BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL
International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social ScienceBackground: Stunting is a chronic nutritional problem caused by a lack of nutritional intake over a long period of time and is often associated with an inadequate diet. This condition has a serious impact on the physical growth, cognitive development, and productivity of children in the future. Objective: This study aims to determine the relationship between diet and nutritional status and the incidence of stunting in children aged 2–5 years in the working area of the Mawasangka Health Center. Methods: This study used a cross sectional design with a sample of 80 children aged 2–5 years who were selected by purposive sampling. It will be held in November 2025. Data were collected using dietary questionnaires, anthropometric measurements (weight, height), and maternal interviews. Data analysis was carried out by Chi-Square test. Results: The results showed that there was a significant relationship between diet and stunting incidence (p=0.001) and between nutritional status and stunting incidence (p=0.003). Children with an unbalanced diet are 3.5 times more likely to experience stunting than children with a good diet. Conclusion: Diet and nutritional status have a significant relationship with stunting events. Efforts are needed to improve balanced nutrition education for families to reduce stunting rates in the work area of the Mawasangka Health Center.
The study concludes that there is a significant relationship between diet and nutritional status with the incidence of stunting in children aged 2–5 years in the Mawasangka Health Center area.It is essential to increase balanced nutrition education and regular monitoring of child growth by health workers.Furthermore, the active role of the family in ensuring adequate nutritional intake for children is crucial to reduce stunting rates.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi pola makan dan status gizi anak usia 2-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Mawasangka, seperti pengaruh tingkat ekonomi keluarga, aksesibilitas terhadap makanan bergizi, dan pengetahuan orang tua tentang gizi. Selain itu, studi intervensi yang melibatkan pendekatan pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan pembuatan makanan bergizi dengan bahan lokal dan pendampingan pola makan keluarga, dapat dieksplorasi untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan stunting. Terakhir, penelitian kualitatif yang mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan praktik orang tua terkait pemberian makan anak, serta hambatan-hambatan yang mereka hadapi dalam menyediakan makanan bergizi, sehingga intervensi yang dirancang dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan konteks lokal.
| File size | 297.89 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
IJNMSIJNMS Fondasi pertumbuhan dan perkembangan anak selama masa usia emas adalah lingkungan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan utama bagi pertumbuhan dan perkembanganFondasi pertumbuhan dan perkembangan anak selama masa usia emas adalah lingkungan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan utama bagi pertumbuhan dan perkembangan
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG The findings emphasize the importance of addressing sodium intake as a crucial risk factor for hypertension, particularly in vulnerable coastal communities.The findings emphasize the importance of addressing sodium intake as a crucial risk factor for hypertension, particularly in vulnerable coastal communities.
IJNMSIJNMS The study concludes that audiovisual-based health education utilizing the Family-Centered Maternity Care (FCMC) approach effectively increases womens motivationThe study concludes that audiovisual-based health education utilizing the Family-Centered Maternity Care (FCMC) approach effectively increases womens motivation
POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI 154 kasus pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene, riwayat kontak, kualitas fisik air bersih, dan kelayakan154 kasus pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene, riwayat kontak, kualitas fisik air bersih, dan kelayakan
GOODWOODPUBGOODWOODPUB Metode penelitian ini menerapkan metode asosiatif untuk mengidentifikasi hubungan antara distribusi anggaran dengan hasil gizi. Data dikumpulkan melaluiMetode penelitian ini menerapkan metode asosiatif untuk mengidentifikasi hubungan antara distribusi anggaran dengan hasil gizi. Data dikumpulkan melalui
INSCHOOLINSCHOOL 2%, length of treatment at the advanced stage 59. 5%, adherent to taking medication 87. 0%, good quality of life 54. 2%. Based on the Chi-Square test,2%, length of treatment at the advanced stage 59. 5%, adherent to taking medication 87. 0%, good quality of life 54. 2%. Based on the Chi-Square test,
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 375 responden usia 15–59 tahun yang terdaftar di Puskesmas Plaju. PengambilanPenelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 375 responden usia 15–59 tahun yang terdaftar di Puskesmas Plaju. Pengambilan
UKMCUKMC Total sampel sebanyak 41 orang. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Hasil menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dan kepatuhanTotal sampel sebanyak 41 orang. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Hasil menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan
Useful /
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan PLWHA dan tenaga kesehatan.Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan PLWHA dan tenaga kesehatan.
JK RISKJK RISK Prosedur CABG dilakukan selama 7 jam dengan on pump procedure dengan cardiopulmonal bypass (CPB) time 232 menit dan aortic clamp time 123 menit. Dua hariProsedur CABG dilakukan selama 7 jam dengan on pump procedure dengan cardiopulmonal bypass (CPB) time 232 menit dan aortic clamp time 123 menit. Dua hari
JK RISKJK RISK Sedangkan kardiomiopati peri-partum merupakan salah satu penyebab disfungsi sistolik ventrikel kiri pada kehamilan. Dalam penelitian ini dilaporkan sebuahSedangkan kardiomiopati peri-partum merupakan salah satu penyebab disfungsi sistolik ventrikel kiri pada kehamilan. Dalam penelitian ini dilaporkan sebuah
UKMCUKMC Factors like vocabulary knowledge, teaching quality, and prior experience influence both writing competence and lexical errors. Therefore, instructorsFactors like vocabulary knowledge, teaching quality, and prior experience influence both writing competence and lexical errors. Therefore, instructors