UNJUNJ

Jurnal Sains GeografiJurnal Sains Geografi

Penelitian ini menganalisis dinamika spasio-temporal suhu permukaan lahan (LST) dan suhu udara permukaan (AST) di Universitas Indonesia dan kawasan Fakultas Ilmu Komputer–Perpustakaan Universitas Indonesia. Studi dilakukan dengan mengolah citra satelit Landsat 8 OLI/TIRS tahun 2014, 2015, dan 2025 untuk memperoleh data LST yang kemudian dikonversi menjadi AST melalui model regresi linier. Pengolahan dan analisis dilakukan menggunakan platform Google Earth Engine dan ArcGIS Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LST dan AST meningkat dari waktu ke waktu. LST mengalami kenaikan 15,82%, dari angka 35,4°C pada periode 2014–2015 menjadi 41°C pada Mei 2025, dengan suhu maksimum ekstrem mencapai 50°C. Secara spasial, wilayah dengan tutupan vegetasi seperti hutan dan danau menunjukkan suhu yang lebih rendah, sementara kawasan dengan tutupan lahan terbangun menunjukkan suhu yang lebih tinggi. Peta isoterm dan hasil interpolasi kriging memperlihatkan distribusi suhu yang konsisten dengan karakteristik tutupan lahan. Hasil ini mengindikasikan adanya pengaruh signifikan perubahan tutupan lahan terhadap kondisi termal kawasan kampus, serta memberikan dasar bagi perencanaan tata ruang berkelanjutan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa suhu permukaan tanah (Land Surface Temperature) dan suhu udara permukaan (Air Surface Temperature) di Universitas Indonesia, khususnya di kawasan Fakultas Ilmu Komputer dan Perpustakaan, dipengaruhi oleh variasi tutupan lahan dan albedo.Secara spasial, kawasan dengan tutupan lahan yang lebih banyak bangunan atau permukaan keras cenderung memiliki LST dan AST yang lebih tinggi, sementara kawasan dengan vegetasi menunjukkan suhu yang lebih rendah.Analisis temporal menunjukkan peningkatan suhu permukaan tanah seiring waktu, mengindikasikan adanya fenomena pemanasan global pada skala lokal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak perubahan tutupan lahan terhadap kualitas udara di lingkungan kampus, mengingat peningkatan suhu dapat memicu peningkatan polusi udara. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai strategi mitigasi panas perkotaan, seperti peningkatan ruang terbuka hijau, penggunaan material bangunan reflektif, dan penerapan sistem pendingin evaporatif, dalam mengurangi efek Urban Heat Island di Universitas Indonesia. Ketiga, penting untuk mengembangkan model prediksi spasial-temporal LST dan AST yang lebih akurat dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kelembaban, kecepatan angin, dan radiasi matahari, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif bagi perencanaan tata ruang yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan iklim. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menciptakan lingkungan kampus yang lebih nyaman, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika.

  1. Analisis Spasio-Temporal Tutupan Lahan dan LST AST di Universitas Indonesia dan Kawasan Perpustakaan... journal.unj.ac.id/unj/index.php/jsg/article/view/56501Analisis Spasio Temporal Tutupan Lahan dan LST AST di Universitas Indonesia dan Kawasan Perpustakaan journal unj ac unj index php jsg article view 56501
  1. #tutupan lahan#tutupan lahan
  2. #suhu udara#suhu udara
Read online
File size1.55 MB
Pages18
Short Linkhttps://juris.id/p-3sn
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test