IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO
Proceeding of Annual International Conference on Islamic EducationProceeding of Annual International Conference on Islamic EducationArtikel ini membahas salah satu model penelitian hadis karya H. Muhammad Quraish Shihab. Metode penelitian yang digunakan dalam pembahasan ini adalah metode pustaka dan pendekatan kualitatif dengan cara mengumpulkan dari berbagai referensi buku dan jurnal yang membahas hal tersebut serta menggali isi hadis dan ayat Al-Quran secara komprehensif dengan mencari poin-poin secara mendalam dan luas. Penelitian hadis diperlukan karena sebagian hadis diriwayatkan dalam kategori ahad. Dalam perkembangannya, terdapat berbagai model dalam penelitian hadis ini. Quraish Shihab merupakan seorang ulama hadis dan ahli tafsir populer saat ini yang menggunakan model pendekatan pustaka dengan banyak berkonsentrasi pada penafsiran Al-Quran dalam meneliti hadis. Pendekatan ini mungkin berbeda dengan pandangan ulama lain yang mungkin lebih tradisional dalam pendekatan hadis. Hasil penelitian ini mengenai fungsi hadis terhadap Al-Quran menyatakan bahwa Al-Quran menekankan bahwa Rasulullah SAW berfungsi menjelaskan makna firman Allah SWT sebagaimana tercantum dalam QS An-nahl, 16:44.
Penelitian hadis terus dilakukan dari generasi ke generasi dengan tujuan utama untuk menentukan kualitas hadis yang diteliti.Model penelitian hadis mencakup berbagai pendekatan, termasuk pendekatan komparatif-kritis, historis, tafsir, fiqih, dan lainnya.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hadis memiliki fungsi penting dalam menjelaskan makna ayat-ayat Al-Quran, sebagaimana ditegaskan dalam QS An-nahl, 16.44, di mana Rasulullah SAW berfungsi sebagai penjelas firman Allah SWT.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis perbandingan model penelitian hadis Quraish Shihab dengan model-model lain yang telah ada, untuk mengidentifikasi keunggulan dan keterbatasannya. Kedua, penelitian dapat mengkaji bagaimana pendekatan Quraish Shihab dapat diintegrasikan dengan metode penelitian kontemporer, seperti analisis wacana kritis, untuk menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam tentang hadis. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana model penelitian hadis dapat diterapkan dalam konteks isu-isu keumatan saat ini, seperti isu-isu terkait dengan etika, sosial, dan politik, untuk memberikan solusi yang relevan dan kontekstual. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu hadis dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
| File size | 396.59 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIRUSTAIRU Munasabah sebagai suatu ilmu atau pengetahuan sangat terkait dengan pendidikan baik secara langsung dan tidak langsung. Oleh sebab itu mempelajari munasabahMunasabah sebagai suatu ilmu atau pengetahuan sangat terkait dengan pendidikan baik secara langsung dan tidak langsung. Oleh sebab itu mempelajari munasabah
STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA Maka penelitian ini mengkaji kisah tersebut berdasarkan tafsir di dalam kitab Tafsir Al-Qur`an Al-Azhim karya Imam Ibnu Katsir yang merupakan mufassirMaka penelitian ini mengkaji kisah tersebut berdasarkan tafsir di dalam kitab Tafsir Al-Qur`an Al-Azhim karya Imam Ibnu Katsir yang merupakan mufassir
STIK KENDALSTIK KENDAL Yasin dan mengeksplorasi kontribusinya terhadap pengembangan tafsir di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka,Yasin dan mengeksplorasi kontribusinya terhadap pengembangan tafsir di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka,
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konten dan pendekatan bahan ajar Tafhim Al-Quran pada materi Amanah di Kelas II SMP-T DarulPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konten dan pendekatan bahan ajar Tafhim Al-Quran pada materi Amanah di Kelas II SMP-T Darul
ISQIISQI Sumber tafsir utama mencakup Tafsir Bil Matsur (berdasarkan Al-Quran, Sunnah, Sahabat, Tabiin), Tafsir Bil Rayi (ijtihad akal), dan Tafsir Bil Isyari,Sumber tafsir utama mencakup Tafsir Bil Matsur (berdasarkan Al-Quran, Sunnah, Sahabat, Tabiin), Tafsir Bil Rayi (ijtihad akal), dan Tafsir Bil Isyari,
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Penelitian ini menemukan bahwa Tafsir Al-Munir melampaui sekadar terjemahan dan interpretasi Al-Quran berdasarkan kebutuhan langsung ahli tafsir; sebaliknya,Penelitian ini menemukan bahwa Tafsir Al-Munir melampaui sekadar terjemahan dan interpretasi Al-Quran berdasarkan kebutuhan langsung ahli tafsir; sebaliknya,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO akan tetapi, jika ada hurriyat ill, maka diperbolehkan untuk childfree. Dalam hal pasangan, childfree adalah kesepakatan yang disetujui oleh suami danakan tetapi, jika ada hurriyat ill, maka diperbolehkan untuk childfree. Dalam hal pasangan, childfree adalah kesepakatan yang disetujui oleh suami dan
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Studi ini menemukan bahwa perangkat istifham memiliki daya tarik tersendiri dalam menarik perhatian pembaca terhadap aspek-aspek teologis, moralitas, danStudi ini menemukan bahwa perangkat istifham memiliki daya tarik tersendiri dalam menarik perhatian pembaca terhadap aspek-aspek teologis, moralitas, dan
Useful /
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Berger dan pemikiran Yusuf Qardhawi tentang faktor-faktor yang memengaruhi perilaku moral. Hamka menginterpretasikan ayat-ayat tertentu, seperti dalamBerger dan pemikiran Yusuf Qardhawi tentang faktor-faktor yang memengaruhi perilaku moral. Hamka menginterpretasikan ayat-ayat tertentu, seperti dalam
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Artikel ini bertujuan untuk menguraikan feminisme dan ketidaksetaraan gender saat ini. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur. Temuan menunjukkanArtikel ini bertujuan untuk menguraikan feminisme dan ketidaksetaraan gender saat ini. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur. Temuan menunjukkan
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Kecerahan fajar beransur-ansur bertambah sehingga cerah. Kecerahan fajar bertambah secara berfasa. Fasa fajar atau subuh di dalam Al-Quran disebut sebagaiKecerahan fajar beransur-ansur bertambah sehingga cerah. Kecerahan fajar bertambah secara berfasa. Fasa fajar atau subuh di dalam Al-Quran disebut sebagai
STIA LK DUMAISTIA LK DUMAI Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini telah memberikan wawasan dan informasi baru kepada masyarakat tentang pentingnya penguatan manajemenMelalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini telah memberikan wawasan dan informasi baru kepada masyarakat tentang pentingnya penguatan manajemen