APTISIAPTISI

Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak variabel-variabel yang menentukan tekanan keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama dan setelah pandemi COVID-19, termasuk persepsi pelanggar SMS, pengetahuan pemasaran digital, dan pertumbuhan laba bersih, serta menawarkan solusi untuk masalah yang dihadapi UMKM. Menggunakan strategi deskriptif dan verifikasi dengan metodologi kuantitatif di Cirebon, penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui survei dan penelitian pustaka. Analisis statistik verifikasi meliputi pengujian hipotesis dengan uji parsial dan simultan (uji f dan t) serta pengujian data menggunakan regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan keuangan sangat dipengaruhi oleh persepsi pelanggar UMKM, tidak terpengaruh oleh pengetahuan pemasaran digital, dan sangat dipengaruhi oleh peningkatan laba bersih. Secara simultan, persepsi pelanggar UMKM, pemahaman pemasaran digital, dan pertumbuhan laba bersih memiliki dampak yang signifikan terhadap Tekanan Keuangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pelanggar UMKM memiliki pengaruh signifikan terhadap Tekanan Keuangan.Pemahaman pemasaran digital tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Tekanan Keuangan, sedangkan pertumbuhan laba bersih memiliki pengaruh signifikan terhadap Tekanan Keuangan.Secara simultan, persepsi pelanggar UMKM, pemahaman pemasaran digital, dan pertumbuhan laba bersih memiliki pengaruh signifikan terhadap Tekanan Keuangan.Penelitian ini memberikan implikasi manajerial bagi pemilik UMKM, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan, terutama di sektor kerajinan rattan Cirebon.Pentingnya meningkatkan kesadaran manajerial dan literasi keuangan, serta terus mengintegrasikan praktik pemasaran digital dalam operasi bisnis, dan menjaga profitabilitas untuk stabilitas keuangan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran inovasi produk dan proses dalam meningkatkan ketahanan finansial UMKM, khususnya di sektor kerajinan rattan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi jenis inovasi yang paling efektif dalam meningkatkan daya saing dan mengurangi risiko tekanan keuangan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan literasi digital dan keuangan UMKM, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari sektor kerajinan rattan. Pelatihan ini dapat mencakup materi tentang pemasaran digital, manajemen keuangan, dan akses ke sumber daya keuangan. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak kebijakan pemerintah dalam mendukung UMKM, seperti program bantuan keuangan dan pelatihan, terhadap ketahanan finansial mereka. Penelitian ini dapat mengevaluasi efektivitas program-program tersebut dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan.

  1. One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.34306/attOne moment please moment please wait request verified doi 10 34306 att
  2. Assessing the Drivers of Financial Distress in Indonesian Rattan SMEs through Digital and Financial Perspectives... att.aptisi.or.id/index.php/att/article/view/534Assessing the Drivers of Financial Distress in Indonesian Rattan SMEs through Digital and Financial Perspectives att aptisi index php att article view 534
  1. #laba bersih#laba bersih
  2. #keuangan umkm#keuangan umkm
Read online
File size557.26 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-3qo
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test