UNISKA BJMUNISKA BJM

Jurnal Manajemen Pendidikan Al HadiJurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi

Sumber Daya Manusia (SDM) adalah aset paling berharga yang dapat dimiliki oleh perusahaan. Setiap karyawan memberikan manfaat bagi perusahaan/organisasi ketika mereka mencapai target yang ditetapkan oleh perusahaan. Perusahaan harus berusaha sebaik mungkin untuk membuat karyawan bekerja seproduktif mungkin agar dapat menghasilkan keuntungan. Motivasi sebagai aspek kunci dalam manajemen SDM menjadi semakin penting baik di bidang akademik maupun industri. Sering kali, hubungan antara motivasi karyawan dan kinerja tampaknya sangat jelas. Namun, hubungan antara keduanya sebenarnya jauh lebih kompleks jika tidak ditangani secara adil dan dengan tujuan yang jelas. Penelitian ini menggunakan literatur teoritis dengan melihat berbagai teori motivasi dari Weiner (Attribution Theory), Greenberg (Equity Theory), dan Vroom (Expectancy Theory) dan studi‑studi sebelumnya terhadap keterlibatan karyawan dan kinerja organisasi. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan dengan meningkatkan motivasi dan keterlibatan karyawan. Semakin tinggi motivasi dan keterlibatan yang kuat, dapat menyebabkan kepuasan karyawan yang lebih tinggi dan loyalitas yang lebih kuat terhadap perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan karyawan dan motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan secara langsung dan tidak langsung melalui keterlibatan sebagai variabel intervening. Motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan karyawan.

Keterlibatan karyawan sangat mempengaruhi kinerja dan kesuksesan organisasi, sehingga diperlukan strategi efektif untuk meningkatkan keterlibatan.Kinerja organisasi dan motivasi karyawan saling terkait.organisasi yang berkinerja tinggi memberikan peluang pengembangan yang meningkatkan motivasi, sementara karyawan yang termotivasi berkontribusi secara maksimal.Strategi motivasi yang tepat—lingkungan mendukung, penghargaan yang sesuai, dan kesempatan pengembangan—meningkatkan keterlibatan dan kinerja, menghasilkan produktivitas, inovasi, dan kesejahteraan bersama.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki dampak strategi motivasi berbasis gamifikasi digital terhadap keterlibatan karyawan di berbagai sektor industri dengan menggunakan desain longitudinal untuk mengamati perubahan dalam jangka waktu yang panjang. Selanjutnya, diperlukan studi yang menguji peran persepsi keadilan organisasi sebagai variabel mediasi antara strategi motivasi dan kinerja karyawan, menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas sistem umpan balik pribadi yang didukung kecerdasan buatan dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan karyawan, dibandingkan dengan metode umpan balik tradisional, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasinya.

  1. PENGARUH STRATEGI MOTIVASI TERHADAP KETERLIBATAN KARYAWAN DAN KIBERJA ORGANISASI | Khairunisa | Jurnal... doi.org/10.31602/jmpd.v5i2.17872PENGARUH STRATEGI MOTIVASI TERHADAP KETERLIBATAN KARYAWAN DAN KIBERJA ORGANISASI Khairunisa Jurnal doi 10 31602 jmpd v5i2 17872
  2. Indian Journal of Social Psychiatry. indian journal social psychiatry doi.org/10.4103/ijsp.ijsp_315_20Indian Journal of Social Psychiatry indian journal social psychiatry doi 10 4103 ijsp ijsp 315 20
  1. #instrumen hots ranah#instrumen hots ranah
  2. #analisis instrumen hots#analisis instrumen hots
Read online
File size529.06 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-3or
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test