LIFESCIFILIFESCIFI

Arthatama: Journal of Business Management and AccountingArthatama: Journal of Business Management and Accounting

Motivasi karyawan tetap menjadi perhatian utama dalam manajemen sumber daya manusia, terutama di tengah dinamika kerja yang terus berkembang seperti pergantian generasi, kerja jarak jauh, dan transformasi digital. Dua teori utama, Teori Hierarki Kebutuhan Maslow dan Teori Dua Faktor Herzberg, telah lama membimbing strategi organisasi namun perlu dievaluasi kembali menghadapi tantangan saat ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan kedua model untuk menilai relevansinya dalam konteks organisasi kontemporer. Metode yang digunakan adalah Studi Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) untuk mengevaluasi sumber akademik dari dua dekade terakhir, dengan fokus pada struktur teoritis, praktik penerapan, serta adaptabilitas kontekstual kedua model. Temuan menunjukkan bahwa meskipun Maslow menawarkan kerangka kerja hirarkis kebutuhan manusia, struktur yang kaku kurang selaras dengan preferensi karyawan modern yang mengutamakan aktualisasi diri dan makna kerja sejak awal karier. Model Herzberg, yang menekankan desain pekerjaan dan motivator intrinsik, lebih adaptif namun dapat menyederhanakan faktor motivasi lintas budaya dan peran. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi motivasi hibrida yang menggabungkan pemahaman dasar Maslow tentang kebutuhan dengan fokus Herzberg pada pengayaan pekerjaan dapat meningkatkan keterlibatan, kepuasan, dan retensi karyawan. Organisasi harus menyesuaikan praktik motivasi menggunakan teknologi dan analitik karyawan agar selaras dengan harapan tenaga kerja yang beragam dan dinamis.

Penelitian ini menganalisis relevansi Teori Hierarki Kebutuhan Maslow dan Teori Dua Faktor Herzberg dalam konteks organisasi modern.Temuan menunjukkan bahwa meskipun kedua teori menempatkan kebutuhan manusia sebagai inti motivasi, struktur dan aplikasinya berbeda.Model Maslow memberikan pemahaman hirarkis kebutuhan psikologis dan sosial, namun struktur linier tidak sepenuhnya sesuai dengan harapan generasi muda.Sebaliknya, penekanan Herzberg pada pengayaan pekerjaan dan kerja bermakna sangat relevan di lingkungan kerja yang berbasis inovasi.Oleh karena itu, organisasi disarankan menerapkan strategi motivasi hibrida yang menggabungkan pendekatan Maslow dan Herzberg secara fleksibel, didukung teknologi seperti sistem informasi manajemen sumber daya manusia untuk personalisasi pengalaman karyawan.

Pertama, perlu penelitian empiris jangka panjang untuk menguji efektivitas kerangka motivasi hibrida yang menggabungkan elemen hierarki kebutuhan Maslow dan faktor motivator Herzberg dalam berbagai jenis industri, terutama di lingkungan kerja digital dan startup yang dinamis. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana generasi milenial dan Gen Z memaknai kebutuhan aktualisasi diri dalam konteks kerja jarak jauh dan fleksibilitas waktu, serta bagaimana desain pekerjaan bisa disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara berkelanjutan. Ketiga, perlu dikaji penerapan sistem rekomendasi berbasis data dan teknologi seperti HRIS atau gamifikasi untuk personalisasi motivasi, termasuk sejauh mana sistem semacam itu dapat mendeteksi perubahan kebutuhan karyawan secara real-time dan mengusulkan intervensi motivasional yang tepat. Penelitian-penelitian ini akan membantu membangun strategi motivasi yang tidak hanya teoritis namun juga adaptif, berbasis bukti, dan mampu merespons kompleksitas tenaga kerja modern secara nyata.

  1. Organizational Behavior: Where We've Been, Where We're Going | Annual Reviews. behavior been... annualreviews.org/content/journals/10.1146/annurev.ps.42.020191.002235Organizational Behavior Where Weve Been Where Were Going Annual Reviews behavior been annualreviews content journals 10 1146 annurev ps 42 020191 002235
  2. 0. pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd dk im yt xi vz endstream... doi.org/10.24818/REJ/2023/85/040 pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd dk im yt xi vz endstream doi 10 24818 REJ 2023 85 04
  3. The "What" and "Why" of Goal Pursuits: Human Needs and the Self-Determination of... tandfonline.com/doi/abs/10.1207/S15327965PLI1104_01The What and Why of Goal Pursuits Human Needs and the Self Determination of tandfonline doi abs 10 1207 S15327965PLI1104 01
  1. #service quality#service quality
  2. #bank mandiri#bank mandiri
Read online
File size224.61 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-2z6
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test