UKRIMUKRIM

JURNAL PENABIBLOSJURNAL PENABIBLOS

Penelitian ini berlatar belakang, adanya kesan terkesampingkannya Kitab Yeremia dalam studi teologi maupun dalam praktis penyampaian firman Tuhan. Selain itu, pokok penghukuman atau pendisiplinan Allah terhadap umat-Nya di masa sekarang ini agak terabaikan, karena anggapan bahwa hidup di masa anugerah segala sesuatu anugerah Tuhan sedangkan tindakan hukuman Allah, kurang menjadi perhatian. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode deskriptif. Jadi tujuan utama dari penelitian ini adalah mendeskripsikan data-data dalam Kitab Yeremia, mengenai penghukuman Allah atas umat-Nya dan menjelaskan tentang relevansinya bagi umat Tuhan masa kini. Studi kepustakaan difokuskan kepada studi teks dalam Kitab Yeremia, sedangkan data yang lain diperoleh dari buku-buku tafsiran dan buku-buku pendukung lainnya.

Allah konsisten memberi berkat kepada yang setia dan menghukum yang tidak setia, dengan alasan penolakan, berzinah rohani, ketidakadilan, dan nabi palsu, serta penolakan firman dan pertobatan.Penghukuman terwujud dalam serangan Babilonia dan pembuangan umat Yehuda, sementara Allah menepati janji pemulihan dengan mengembalikan mereka ke tanah Kanaan.Allah yang sama dalam Perjanjian Lama dan Baru tetap menghukum umat‑Nya, meski bentuknya berbeda, menunjukkan konsistensi karakter Allah.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji perbandingan konsep penghukuman Allah dalam Kitab Yeremia dengan kitab nabi‑nabi lain pada Perjanjian Lama untuk melihat pola teologis yang konsisten atau berbeda. Selanjutnya, sebuah studi lapangan dapat dilakukan untuk mengukur persepsi jemaat gereja Indonesia terhadap disiplin ilahi pada masa kini, menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam guna menilai sejauh mana pemahaman tradisional masih relevan. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan model konseling pastoral yang mengintegrasikan ajaran penghukuman Allah dari Yeremia dengan pendekatan psikologi positif, sehingga dapat membantu umat mengatasi rasa bersalah dan mencari pertobatan secara efektif. Keempat, mengingat metode deskriptif kepustakaan yang menjadi batasan dalam penelitian ini, diperlukan analisis hermeneutik kritis yang melibatkan teks‑teks sekunder untuk menilai interpretasi historis dan aplikasinya dalam konteks modern. Kelima, peneliti dapat mengevaluasi dampak penerapan prinsip‑prinsip penghukuman Allah dalam program pendidikan agama di sekolah‑sekolah menengah, untuk menilai perubahan sikap moral siswa.

  1. #penghukuman allah#penghukuman allah
Read online
File size290.1 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-3nB
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test