STT KADESISTT KADESI
Jurnal Teologi (JUTEOLOG)Jurnal Teologi (JUTEOLOG)Nama Yahweh, nama yang tepat dan perjanjian dari Tuhan Israel, memiliki makna historis, teologis, dan devosi yang dalam. Namun, penggunaannya telah berkurang atau dilupakan oleh banyak orang percaya, termasuk umat Kristen di Indonesia. Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor biblikal, historis, dan linguistik yang berkontribusi terhadap kerahasiaan Yahweh dalam ibadah Kristen kontemporer, terutama dalam konteks Indonesia. Dengan menggunakan teks-teks seperti Yeremia 23:23-32, penelitian ini menekankan implikasi rohani dan doktrinal dari mengabaikan nama Tuhan yang telah diwahyukan. Temuan penelitian menekankan bahwa pemulihan pemahaman dan penghormatan terhadap nama Yahweh sangat penting untuk membangun hubungan yang lebih dalam dengan Tuhan dan meningkatkan kejelasan teologis di gereja. Penelitian juga menunjukkan bahwa pemimpin gereja Indonesia memainkan peran kunci dalam memperkenalkan kembali kebenaran biblikal ini melalui pengajaran dan liturgi, sehingga memperkuat fondasi identitas dan ibadah Kristen.
Penelitian ini berhasil menjawab lima masalah penelitian inti yang diformulasikan dalam pertanyaan penelitian.Setiap masalah telah ditangani melalui analisis eksegetis yang cermat dan refleksi teologis berdasarkan teks Alkitab, khususnya Yeremia 23.Pertama, Apakah benar bahwa YAHWEH adalah nama yang tepat.Ya, YAHWEH dikonfirmasi sebagai nama perjanjian, nama yang tepat dari Tuhan Alkitab, seperti yang tercermin dalam Yeremia 23.Nama ini membedakan Tuhan Israel dari dewa-dewa lain dan menekankan kedekatan dan transenden-Nya.Kedua, Apakah ada bukti sahih bahwa pada zaman Yeremia, nabi-nabi YAHWEH menyebabkan orang-orang Tuhan lupa akan nama-Nya.Penelitian menemukan bukti tekstual yang jelas bahwa nabi-nabi palsu pada zaman Yeremia secara sengaja memimpin orang-orang untuk melupakan nama YAHWEH, menggantikannya dengan mimpi yang menyesatkan dan pengajaran yang menyesatkan (lihat Yeremia 23.Ketiga, Bagaimana YAHWEH menilai mimpi yang diceritakan oleh nabi-nabi yang mengaku diri dibandingkan dengan firman-Nya yang benar.28-29, mimpi nabi-nabi itu dibandingkan dengan jerami - tidak berharga dan tidak substansial - sedangkan firman YAHWEH yang benar seperti gandum, api, dan palu, kuat dan transformatif.Keempat, Mengapa YAHWEH marah dan menentang nabi-nabi yang tidak Dia kirim atau perintahkan.YAHWEH mengungkapkan kemarahan ilahi terhadap nabi-nabi ini karena mereka secara salah mengklaim wahyu ilahi, menyalin firman-Nya, dan menyesatkan orang, sehingga mengancam otoritas-Nya dan membahayakan kesejahteraan rohani komunitas.Kelima, Mengapa kebanyakan orang Kristen Indonesia saat ini tidak mengetahui nama YAHWEH dan sebaliknya merujuk pada Allah sebagai Tuhan mereka.Apakah ini mencerminkan pengulangan sejarah yang serupa dengan penggantian YAHWEH dengan Baal pada zaman dahulu.Penggunaan luas Alkitab Terjemahan Baru (ITB), yang mengganti Tetragrammaton (YHWH) dengan Tuhan atau ALLAH, telah berkontribusi pada hilangnya kesadaran akan nama YAHWEH di antara orang Kristen Indonesia.Situasi ini mencerminkan hilangnya nama Tuhan di Israel kuno melalui pengaruh sinkretis (misalnya, pemujaan Baal).Adopsi kata Allah untuk menerjemahkan Elohim dan Theos tanpa penjelasan teologis yang lebih dalam telah mengaburkan identitas Alkitab dari Tuhan sebagai YAHWEH.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki dampak penggunaan nama Yahweh dalam ibadah Kristen Indonesia terhadap pemahaman teologis dan identitas Kristen. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pemulihan nama Yahweh dapat memperkuat fondasi iman dan pemahaman Alkitab di antara umat Kristen Indonesia. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh terjemahan Alkitab yang berbeda terhadap pemahaman teologis dan praktik ibadah di Indonesia. Dengan mempertimbangkan berbagai terjemahan Alkitab yang ada, penelitian ini dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam menerjemahkan nama-nama ilahi dan istilah-istilah teologis yang penting. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki peran pemimpin gereja Indonesia dalam memperkenalkan kembali nama Yahweh dan implikasinya dalam ibadah dan pengajaran teologis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi dan pendekatan yang efektif untuk mengintegrasikan nama Yahweh dalam liturgi dan pengajaran, serta dampak positifnya terhadap kehidupan rohani umat Kristen Indonesia.
| File size | 1.01 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA Hasil pre-test memperlihatkan pengetahuan yang rendah, misalnya hanya 30% yang mengetahui pentingnya pemeriksaan kaki harian. Setelah intervensi, terjadiHasil pre-test memperlihatkan pengetahuan yang rendah, misalnya hanya 30% yang mengetahui pentingnya pemeriksaan kaki harian. Setelah intervensi, terjadi
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA Hasil rata-rata skor pre-test 57,30 dan terjadi peningkatan skor post-test 85,70, terjadi peningkatan skor sebanyak 28,4. Kegiatan pengabdian masyarakatHasil rata-rata skor pre-test 57,30 dan terjadi peningkatan skor post-test 85,70, terjadi peningkatan skor sebanyak 28,4. Kegiatan pengabdian masyarakat
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA Di Kecamatan Gantarang, banyak siswa SMA menunjukkan pola penggunaan smartphone yang berlebihan, seperti bermain gawai hingga larut malam dan menurunnyaDi Kecamatan Gantarang, banyak siswa SMA menunjukkan pola penggunaan smartphone yang berlebihan, seperti bermain gawai hingga larut malam dan menurunnya
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang tepat, remaja dapat memberikan pertolongan pertama yang efektif sebelum bantuan profesional tiba. TujuanDengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang tepat, remaja dapat memberikan pertolongan pertama yang efektif sebelum bantuan profesional tiba. Tujuan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Berbagai langkah dan upaya dilakukan untuk menurunkan angka kematian yang diakibatkan oleh penyakit HIV dan virus. Human Immunodeficiency Virus atau disingkatBerbagai langkah dan upaya dilakukan untuk menurunkan angka kematian yang diakibatkan oleh penyakit HIV dan virus. Human Immunodeficiency Virus atau disingkat
SARI MUTIARASARI MUTIARA Berdasarkan pelaksanaan kegiatan, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi pemanfaatan internet sehat ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa secara signifikanBerdasarkan pelaksanaan kegiatan, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi pemanfaatan internet sehat ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa secara signifikan
UBUB Temuan menunjukkan bahwa interaksi terkoordinasi antara fasilitator, partisipan, dan program menghasilkan dampak signifikan, baik dalam pengetahuan maupunTemuan menunjukkan bahwa interaksi terkoordinasi antara fasilitator, partisipan, dan program menghasilkan dampak signifikan, baik dalam pengetahuan maupun
UM SURABAYAUM SURABAYA Sedangkan sebagian besar lainnya mengaku sudah cukup memahami dan bisa menjalankan praktek dari materi pelatihan yang diberikan, sehingga diharapkan mampuSedangkan sebagian besar lainnya mengaku sudah cukup memahami dan bisa menjalankan praktek dari materi pelatihan yang diberikan, sehingga diharapkan mampu
Useful /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Peningkatan skor post-test dan keberhasilan praktik simulasi menunjukkan bahwa siswa lebih memahami langkah-langkah penanganan pingsan yang benar, sertaPeningkatan skor post-test dan keberhasilan praktik simulasi menunjukkan bahwa siswa lebih memahami langkah-langkah penanganan pingsan yang benar, serta
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan media berbasis Lynk secara mandiri, serta peningkatan motivasi dalam mengintegrasikanHasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan media berbasis Lynk secara mandiri, serta peningkatan motivasi dalam mengintegrasikan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa gotong royong yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam menjaga kebersihanKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa gotong royong yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan
UBUB Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan konsumsi minyak goreng dalam negeri meningkat 2,32 % per tahun pada sektor rumah tangga dari 2015 hingga 2020.Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan konsumsi minyak goreng dalam negeri meningkat 2,32 % per tahun pada sektor rumah tangga dari 2015 hingga 2020.