IAIN KERINCIIAIN KERINCI

The Progress: Journal of Language and EthnicityThe Progress: Journal of Language and Ethnicity

Polisemi merupakan isu masalah dalam linguistik karena satu kata dapat memiliki banyak arti. Itu tergantung pada konteks banyak hal, apalagi dalam terjemahan. Keakuratan memilih kesetaraan dalam bahasa target jauh lebih sulit. Penelitian ini merupakan upaya untuk menganalisis dua karya terjemahan. Karya pertama adalah The Holy Quran with English Translation and Commentaries oleh Yusuf Ali, dan yang kedua adalah Interpretation of The Meanings of Noble Quran: A Summarized Version of at-Tabari, al-Qurtubi dan Ibn Kathir with Comments from Sahih al-Bukhari karya Muhsin Khan dan Taqiudin Al Hilali. Penelitian ini menemukan bahwa kata wali/auliya dan turunannya diterjemahkan dengan berbagai cara. Di beberapa tempat, mereka diterjemahkan ke dalam kata-kata yang tepat, dan di tempat lain, mereka diterjemahkan secara berbeda. Namun, Muhsin Khan dan Hilali kebanyakan menerjemahkan kata ini ke dalam kata yang sama, wali/auliya, dengan penjelasan berikut dalam tanda kurung.

Penelitian menunjukkan bahwa kata wali/auliya bersifat polisemi dan diterjemahkan ke dalam berbagai cara dalam al-Quran Inggris.Yusuf Ali dan Muhsin Khan secara konsisten menerjemahkan kata ini dengan berbagai variasi seperti protector, guardian, friend, heir, atau tetap menggunakan kata wali/auliya dengan penjelasan tambahan.Perbedaan pendekatan terjemahan mengindikasikan pengaruh konteks, makna semantik, dan interpretasi masing-masing penerjemah pada proses pemilihan kesetaraan linguistik.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana kata wali/auliya diterjemahkan dalam versi al-Quran bahasa lain, seperti Spanyol atau Prancis, untuk membandingkan keakuratan makna semantik di luar konteks bahasa Inggris. Selain itu, perlu diteliti perbedaan makna turunan kata wali/auliya dalam Surah Al-Baqarah dan Al-Ikhlas, yang memiliki konteks teologis kompleks. Studi lanjut juga bisa mengeksplorasi dampak pilihan terjemahan terhadap pemahaman pemeluk agama non-Arab terhadap ajaran Islam.

  1. #ajaran islam#ajaran islam
  2. #al quran#al quran
Read online
File size311.93 KB
Pages23
Short Linkhttps://juris.id/p-348
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test