POLTEKPELNIPOLTEKPELNI
JURNAL TRANSPORTASI DAN MANAJEMEN MARITIM (TRANSMA)JURNAL TRANSPORTASI DAN MANAJEMEN MARITIM (TRANSMA)Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kinerja karyawan dan lingkungan kerja terhadap kelancaran ekspor benang PT Bitratex Industries Semarang. Penelitian kuantitatif asosiatif merupakan jenis penelitian ini. Sampel penelitian berjumlah 92 orang, sedangkan populasi berjumlah 1.097 orang pekerja PT Bitratex Industries Semarang. Simple Random Sample atau SRS merupakan pendekatan pengambilan sampel secara probabilitas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. Berdasarkan hasil uji T parsial (X1 (lingkungan kerja) nilai thitung 4,299 > ttabel 1,987), maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima karena terdapat pengaruh yang positif dan signifikan. Kinerja karyawan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kelancaran ekspor benang, maka Ho2 ditolak dan Ha2 diterima berdasarkan hasil uji T parsial X2 (kinerja karyawan) nilai thitung 4,540 > ttabel 1,987. Berdasarkan hasil uji F (simultan) variabel Y (kelancaran ekspor benang) diperoleh nilai fhitung 66,314 > ftabel 3,10, Maka Ho3 ditolak dan Ha3 diterima, ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan kinerja karyawan secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kelancaran ekspor benang. Kedua variabel independen tersebut berpengaruh sebesar 59,8% terhadap kelancaran ekspor benang.
Terdapat pengaruh yang signifikan dan positif lingkungan kerja terhadap kelancaran ekspor benang di PT Bitratex Industries Semarang secara parsial.Terdapat pengaruh yang signifikan dan positif kinerja karyawan terhadap kelancaran ekspor benang di PT Bitratex Industries Semarang secara parsial.Terdapat pengaruh yang signifikan dan positif antara lingkungan kerja dan kinerja karyawan terhadap kelancaran ekspor benang di PT Bitratex Industries Semarang secara simultan sebesar 59,8%.
Mengingat penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 40,2% varians kelancaran ekspor benang yang belum dapat dijelaskan oleh lingkungan kerja dan kinerja karyawan, penelitian lanjutan sangat diperlukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor lain yang mungkin berperan signifikan. Misalnya, studi di masa depan dapat mengeksplorasi secara mendalam dampak dari stabilitas manajemen pasca-akuisisi, program retensi karyawan, efektivitas sistem komunikasi internal antar divisi, atau adaptasi teknologi dalam proses logistik ekspor terhadap kelancaran operasional. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki bagaimana faktor eksternal seperti perubahan kebijakan perdagangan internasional, fluktuasi nilai tukar mata uang, atau kondisi geopolitik global memengaruhi daya saing dan kelancaran ekspor PT Bitratex Industries Semarang. Selanjutnya, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif, penelitian dapat berfokus pada indikator lingkungan kerja yang lebih spesifik, seperti dukungan sosial dari rekan kerja atau atasan, kesempatan pengembangan karier, serta dampak dari sistem insentif dan penghargaan terhadap motivasi kerja karyawan. Pendekatan ini akan membantu perusahaan dalam mengembangkan strategi yang lebih holistik dan berbasis bukti untuk meningkatkan kelancaran ekspor benang dan mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar global.
| File size | 384.13 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
LANLAN Penelitian ini mengungkapkan bahwa simbolisme bahasa dalam kebijakan publik memberi arti terhadap nilai, keyakinan, dan perasaan. Simbolisme bahasa jugaPenelitian ini mengungkapkan bahwa simbolisme bahasa dalam kebijakan publik memberi arti terhadap nilai, keyakinan, dan perasaan. Simbolisme bahasa juga
SUMBARPROVSUMBARPROV Hasil penelitian ini menegaskan bahwa persepsi kemudahan penggunaan merupakan faktor dominan yang memengaruhi perilaku pasien dalam adopsi layanan digital.Hasil penelitian ini menegaskan bahwa persepsi kemudahan penggunaan merupakan faktor dominan yang memengaruhi perilaku pasien dalam adopsi layanan digital.
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA Hasil penelitian diketahui bahwa berdasarkan analisis koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,605, hal ini berarti bahwa variasi variabel terikatHasil penelitian diketahui bahwa berdasarkan analisis koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,605, hal ini berarti bahwa variasi variabel terikat
UNIMMANUNIMMAN Proyeksi Lateral Crosstable dipilih karena kondisi pasien tidak memungkinkan untuk tiduran miring ke salah satu sisi yang sakit dan tidak memungkinkanProyeksi Lateral Crosstable dipilih karena kondisi pasien tidak memungkinkan untuk tiduran miring ke salah satu sisi yang sakit dan tidak memungkinkan
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Hasil: Dari hasil uji yang dilakukan pada 58 responden menunjukkan jenis kelamin laki-laki lebih tinggi disbanding Perempuan karakteristik responden penelitianHasil: Dari hasil uji yang dilakukan pada 58 responden menunjukkan jenis kelamin laki-laki lebih tinggi disbanding Perempuan karakteristik responden penelitian
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Sampel penelitian terdiri dari 76 nelayan yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Palmatak. Hasil analisis statistik menggunakan spearmanSampel penelitian terdiri dari 76 nelayan yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Palmatak. Hasil analisis statistik menggunakan spearman
UKIMUKIM M Haulussy Ambon tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan populasi seluruh neonatus yang meninggal di RSUD Dr. M HaulussyM Haulussy Ambon tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan populasi seluruh neonatus yang meninggal di RSUD Dr. M Haulussy
UNTAGUNTAG Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik statistic regresi dan korelasi parsial. Hasil analisis regresi menunjukkan ada korelasi antara konsepData yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik statistic regresi dan korelasi parsial. Hasil analisis regresi menunjukkan ada korelasi antara konsep
Useful /
LANLAN Penelitian ini menemukan bahwa kolaborasi antar-stakeholder telah berkontribusi pada perbaikan aksesibilitas dan fasilitas umum, namun masih terdapat tantanganPenelitian ini menemukan bahwa kolaborasi antar-stakeholder telah berkontribusi pada perbaikan aksesibilitas dan fasilitas umum, namun masih terdapat tantangan
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA Pengujian hipotesis secara simultan juga diterima, dengan nilai F hitung lebih besar dari F tabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas pelayananPengujian hipotesis secara simultan juga diterima, dengan nilai F hitung lebih besar dari F tabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara variabel X1 (Pelayanan Karyawan) dan variabel X2 (Fasilitas Yang Diberikan Hotel) terhadap variabelHasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara variabel X1 (Pelayanan Karyawan) dan variabel X2 (Fasilitas Yang Diberikan Hotel) terhadap variabel
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA Populasi dari penelitian ini adalah data Laporan Keuangan UD. Tumorang Jaya Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2019-2023. Metode pengumpulan data yangPopulasi dari penelitian ini adalah data Laporan Keuangan UD. Tumorang Jaya Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2019-2023. Metode pengumpulan data yang