UNUUNU

Al-Iqro': Journal of Islamic StudiesAl-Iqro': Journal of Islamic Studies

Efek buruk minuman beralkohol telah meningkatkan angka kriminalitas di Indonesia. Sebagai tindakan pencegahan, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang mengatur peredaran minuman beralkohol. Namun, kebijakan itu dianggap problematis dan memicu polemik dari berbagai pihak tidak terkecuali lembaga-lembaga keagamaan. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana pandangan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU DIY tentang regulasi minuman beralkohol di Indonesia. Secara khusus menggali argumentasi-argumentasi untuk mendukung regulasi itu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka dan penyajian secara deskriptif-analitis. Sumber primer diambil dari keputusan bahtsul masail LBM PWNU DIY pada 09 November 2024 yang bertempat di Pondok Pesantren ORA AJI Sleman, Yogyakarta. Sedangkan sumber sekunder diambil dari berita, artikel, dan karya ilmiah pendukung lain yang relevan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga argumentasi utama yang muncul: Pertama, penggunaan maqashid al-syariah. Kedua, pertimbangan situasi sosial dan ekonomi. Ketiga, kompromi hukum. Ketiga temuan itu menjadi landasan LBM PWNU DIY dalam mendukung kebijakan pemerintah tentang pembatasan minuman beralkohol. Temuan itu juga menunjukkan pergeseran nalar bahtsul masail dalam proses penggalian hukum fiqh dari konsep “qauli (mengikuti pandangan ulama klasik) yang bersifat teosentris menuju “manhaji (menggunakan kerangka metodologis yang kontekstual) yang mempertimbangkan kebutuhan manusia secara aktual. Transformasi itu menunjukkan model pendidikan Islam khas pesantren yang menanamkan tradisi keilmuan klasik, pemikiran kritis dan kontekstualisasi hukum Islam.

Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU DIY) terhadap regulasi peredaran minuman beralokohol yang dikeluaran oleh pemerintah Indonesia selaras dengan tiga argumentasi penting.Identifikasi dari pandangan bahtsul masail sebagaimana tiga temuan penting itu menunjukkan bahwa ada pergeseran paradigma dalam penggalian hukum dari konsep qauli (mengikuti pandangan ulama klasik) menuju manhaji (menggunakan kerangka metodologis yang kontekstual).Penggunaan konsep yang sifatnya metodologis meniscayakan peritimbangan hukum yang proporsional, artinya tidak hanya melihat teks secara kaku tetapi mencari solusi alternatif yang sesuai dengan kondisi dan situasi tertentu.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana pandangan LBM PWNU DIY tentang regulasi minuman beralkohol dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat masyarakat, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik sosial dan budaya di berbagai daerah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif antara pandangan LBM PWNU DIY dengan lembaga keagamaan lain di Indonesia mengenai regulasi minuman beralkohol, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan pendekatan serta implikasinya terhadap kebijakan publik. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak regulasi minuman beralkohol terhadap sektor ekonomi, khususnya industri pariwisata dan UMKM, serta mencari solusi untuk meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan manfaat ekonomi yang dihasilkan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas regulasi minuman beralkohol di Indonesia, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk mencapai keseimbangan antara kepentingan agama, sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat.

  1. Dampak Kebijakan Penertiban Peredaran Minuman Beralkohol di Kota Jayapura | JURNAL EKOLOGI BIROKRASI.... doi.org/10.31957/jeb.v12i3.4164Dampak Kebijakan Penertiban Peredaran Minuman Beralkohol di Kota Jayapura JURNAL EKOLOGI BIROKRASI doi 10 31957 jeb v12i3 4164
  1. #maqashid syariah#maqashid syariah
  2. #bahtsul masail#bahtsul masail
Read online
File size384.26 KB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-3mv
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test