LIMM PUBLIMM PUB
ELASTICITY: Journal of Applied Engineering ScienceELASTICITY: Journal of Applied Engineering SciencePulau Osi masuk dalam destinasi unggulan wisata Kabupaten Seram Bagian Barat. Pulau ini memiliki daya tarik utama yaitu hutan mangrove di sepanjang jembatan kayu dengan panjang 1,300 meter. Masalah dalam penelitian ini yaitu tidak ada air bersih, beberapa kondisi fasilitas kurang baik, akses dalam kawasan ekowisata seperti jembatan dan jalan setapak mulai berlubang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi eksisting ekowisata mangrove, serta menganalisis nilai kesesuaian dan daya dukung kawasan ekowisata mangrove. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, analisis persepsi pengunjung, analisis kesesuaian dan analisis daya dukung kawasan. Hasil yang diperoleh adalah kondisi eksisting ekowisata hutan mangrove Pulau Osi memiliki kondisi hutan yang sejuk disepanjang jembatan serta pemandangan-pemandangan laut yang bersih, namun untuk akses (jalan setapak dan jembatan) ke Pulau Osi masih rusak dan terdapat sarana dan prasarana penunjang yang sudah tersedia. Total skor hasil kondisi ekowisata mangrove Pulau Osi termasuk dalam kategori S2 (Sesuai), dengan total skor 68 dan indeks kesesuaian wisata sebesar 78%, artinya dapat digunakan untuk kegiatan ekowisata dan daya dukung kawasan ekowisata mangrove di Pulau Osi adalah 409 orang per hari.
Kondisi eksisting ekowisata mangrove di Pulau Osi memiliki hutan mangrove yang sejuk, pemandangan laut indah, spot matahari terbenam, dan oleh-oleh berbasis mangrove, namun akses dalam kawasan seperti jalan setapak dan jembatan kayu kondisinya memprihatinkan akibat kurangnya pemeliharaan.Kesesuaian lahan ekowisata mangrove berada pada kategori S2 (Sesuai) dengan indeks kesesuaian 78%, sehingga layak dikembangkan untuk kegiatan ekowisata.Daya dukung kawasan mencapai 409 pengunjung per hari, dengan wisata mangrove menjadi aktivitas utama yang mampu menampung sebanyak 312 orang per hari.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pengaruh peningkatan kualitas jembatan dan jalan setapak terhadap jumlah kunjungan wisatawan serta keberlanjutan ekosistem mangrove, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah perbaikan infrastruktur. Selain itu, perlu diteliti sejauh mana partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan ekowisata memengaruhi keberhasilan pelestarian lingkungan dan penerimaan ekonomi, dengan mengembangkan model partisipatif berbasis komunitas. Terakhir, studi dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari promosi ekowisata mangrove Pulau Osi terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat, dengan memetakan perubahan pendapatan rumah tangga dan pertumbuhan usaha mikro berbasis pariwisata selama lima tahun ke depan, sehingga dapat menjadi dasar kebijakan pengembangan berkelanjutan yang berbasis bukti empiris.
| File size | 1.23 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STPSAHIDSURAKARTASTPSAHIDSURAKARTA Pendekatan tersebut melalui pelibatan Pokdarwis, pengelolaan berbasis nilai lokal, dan pemanfaatan teknologi digital mampu menciptakan ekosistem wisataPendekatan tersebut melalui pelibatan Pokdarwis, pengelolaan berbasis nilai lokal, dan pemanfaatan teknologi digital mampu menciptakan ekosistem wisata
ISKIISKI Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) efektivitas strategi komunikasi lingkungan dalam rehabilitasi ekosistem mangrove dan (2) faktor yang mempengaruhiPenelitian ini bertujuan menganalisis: (1) efektivitas strategi komunikasi lingkungan dalam rehabilitasi ekosistem mangrove dan (2) faktor yang mempengaruhi
YANAYANA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guruPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru
UMSUMS Efek kumulatif tekanan pariwisata menekankan urgensi menerapkan praktik pariwisata berkelanjutan, regulasi ketat, dan keterlibatan komunitas. Langkah-langkahEfek kumulatif tekanan pariwisata menekankan urgensi menerapkan praktik pariwisata berkelanjutan, regulasi ketat, dan keterlibatan komunitas. Langkah-langkah
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Pada teknologi penanaman hidroponik dapat diterapkan sensor pH dan sensor analog TDS. Berdasarkan uraian di atas perlu dirancang sistem hidroponik otomatisPada teknologi penanaman hidroponik dapat diterapkan sensor pH dan sensor analog TDS. Berdasarkan uraian di atas perlu dirancang sistem hidroponik otomatis
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode yang akan digunakan yaitu metode Pavement Condition Index (PCI). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan, mengetahui persentaseMetode yang akan digunakan yaitu metode Pavement Condition Index (PCI). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan, mengetahui persentase
EJOURNALFPIKUNIPAEJOURNALFPIKUNIPA Selain itu, kualitas lingkungan vegetasi mangrove Pulau Tunda masih tergolong tinggi, keanekaragaman maupun dominansi hutan mangrovenya tergolong rendah,Selain itu, kualitas lingkungan vegetasi mangrove Pulau Tunda masih tergolong tinggi, keanekaragaman maupun dominansi hutan mangrovenya tergolong rendah,
UNIBUNIB Mangrove ecosystem in the Village Kahyapu Enggano has the potential to be developed as an ecotourism mangrove. Based on the results, the results of IKWMangrove ecosystem in the Village Kahyapu Enggano has the potential to be developed as an ecotourism mangrove. Based on the results, the results of IKW
Useful /
STAITARUNASTAITARUNA Penelitian Zamakhsyari dalam buku ini menggambarkan semangat Islam dari pesantren sebagai benteng pertahanan dan pusat penyebaran Islam. Tebuireng melakukanPenelitian Zamakhsyari dalam buku ini menggambarkan semangat Islam dari pesantren sebagai benteng pertahanan dan pusat penyebaran Islam. Tebuireng melakukan
STAITARUNASTAITARUNA To answer the problem formulation, the data will be analyzed descriptively quantitatively with percentages. Meanwhile, to answer the problem formulation,To answer the problem formulation, the data will be analyzed descriptively quantitatively with percentages. Meanwhile, to answer the problem formulation,
STAITARUNASTAITARUNA Penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan lima dimensi batiniah manusia—jasmani, ruh, qalbu, nafsu, dan akal—secara terpadu dalam perspektif tasawufPenelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan lima dimensi batiniah manusia—jasmani, ruh, qalbu, nafsu, dan akal—secara terpadu dalam perspektif tasawuf
EJOURNALFPIKUNIPAEJOURNALFPIKUNIPA Ketidakhadiran Mastigias di danau ini secara visual diperlihatkan dengan foto lapangan, sedangkan data suhu didapatkan dari rekaman logger yang dipasangKetidakhadiran Mastigias di danau ini secara visual diperlihatkan dengan foto lapangan, sedangkan data suhu didapatkan dari rekaman logger yang dipasang