UAIUAI

Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)

Masalah kebersihan lingkungan merupakan masalah penting yang perlu diperhatikan semua orang baik di kota mau pun di desa. Oleh karena itu, solusi yang tepat perlu diberikan untuk menghasilkan lingkungan hidup yang bersih, nyaman dan sehat. Salah satu langkah untuk menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat, yaitu melalui pendidikan Karang Taruna di desa Cikidang sebagai “sasaran kegiatan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, rapi dan sehat. Dari hasil observasi yang telah dilakukan, diketahui bahwa pihak Karang Taruna tidak memiliki pengetahuan dalam mengolah sampah organik dengan teknologi ramah lingkungan berupa Maggot BSF (black soldier fly). Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh mitra, adalah: (1) Karang Taruna membutuhkan pengetahuan tentang pengolahan sampah organik dengan Maggot BSF. (2) Karang Taruna tidak memiliki ketrampilan tentang pengolahan sampah yang bisa memberi nilai ekonomis. (3) Karang Taruna tidak memiliki peralatan sederhana untuk budidaya Maggot. Solusi yang ditawarkan kepada mitra berupa pemberian pelatihan dan pendampingan tentang pengolahan sampah organik dengan Maggot BSF sehingga dapat menjadi makanan ikan dan unggas, serta pemberian peralatan sederhana untuk budidaya Maggot. Kegiatan ini memberikan hasil yang signifikan karena Karang Taruna telah mampu mengurai sampah organik dan budidaya Maggot sehingga bisa menjadi makanan ikan dan unggas yang bernilai ekonomis bagi masyarakat setempat.

Pelatihan budidaya Maggot BSF telah berhasil meningkatkan pengetahuan para peserta pelatihan dari Karang Taruna “Tunas Muda Mandiri di desa Cikidang.Saat Pendampingan diketahui bahwa pihak Karang Taruna telah memiliki ketrampilan khusus mengelola sampah organik dan telah berhasil melakukan budidaya Maggot BSF dengan memanfaatkan kandang Maggot dan peralatan sederhana yang diberikan oleh pihak UAI.Peran Public Relations sebagai teknisi komunikasi dimulai sejak tahap perencanaan kegiatan hingga tahap evaluasi dan akhir kegiatan.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi keberlanjutan jangka panjang usaha budidaya Maggot BSF oleh Karang Taruna, dengan mengukur dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan selama setidaknya dua tahun setelah intervensi. Penelitian lain dapat mempelajari optimalisasi komposisi substrat sampah organik yang digunakan untuk budidaya Maggot, sehingga meningkatkan produktivitas larva dan kualitas pakan ikan serta unggas. Sebuah studi dapat mengembangkan platform digital berbasis aplikasi atau grup media sosial untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan, monitoring pertumbuhan Maggot, dan pemasaran produk, serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan partisipasi anggota Karang Taruna. Penelitian komparatif dapat membandingkan metode pelatihan tradisional dengan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi (e‑learning) dalam meningkatkan keterampilan anggota Karang Taruna dalam pengolahan sampah organik. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi budidaya Maggot BSF dengan praktik pertanian lain seperti hidroponik, untuk menciptakan sistem pertanian sirkular yang meningkatkan ketahanan pangan desa.

  1. Pemberdayaan Karang Taruna dalam Mengoptimalkan Pengolahan Sampah Organik dengan Maggot BSF di Desa Cikidang... jurnal.uai.ac.id/index.php/PSN/article/view/1615Pemberdayaan Karang Taruna dalam Mengoptimalkan Pengolahan Sampah Organik dengan Maggot BSF di Desa Cikidang jurnal uai ac index php PSN article view 1615
  1. #antenatal care#antenatal care
  2. #sma negeri#sma negeri
Read online
File size367.12 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2Yr
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test