UNIMMANUNIMMAN

Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan Amanah

Abdomen adalah bagian tubuh dengan batas atasnya diafragma dan batas bawahnya symphysis pubis, di dalam terdapat tiga sistem organ. Salah satu patologi abdomen akut adalah ileus obstruktif, terjadi ketika isi lumen saluran cerna tidak dapat diteruskan ke anus akibat sumbatan. Pada pemeriksaan radiografi abdomen akut pada kasus ileus obstruktif menggunakan proyeksi AnteroPosterior (AP), Left Lateral Decubitus (LLD), dan AP tegak, waktu tunggu ekspose 5 atau 10 sampai 20 menit. Di Instalasi RSI Sultan Agung Semarang menggunakan proyeksi AP dan LLD, dan waktu tunggu ekspose 5 menit. Tujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan abdomen akut pada kasus ileus obstruktif, proyeksi AP dan LLD yang digunakan, dan waktu tunggu ekspose 5 menit. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian 3 radiografer, 1 dokter spesialis radiologi, 1 dokter pengirim. Objek penelitian pasien yang menjalani pemeriksaan abdomen akut. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data di analisis dengan cara transkrip, reduksi, tabel kategorisasi, koding terbuka, dan ditarik kesimpulan. Hasil pemeriksaan abdomen akut pada kasus ileus tidak ada persiapan khusus, hanya saja melepaskan benda logam yang dapat mengganggu hasil radiograf, proyeksi yang digunakan AP dan LLD. Proyeksi LLD dapat memperjelas visualisasi tingkat Air Fluid Level, penggunaan posisi LLD dapat membantu menegakkan diagnosa ileus obstruktif secara lebih akurat. Waktu tunggu ekspose 5 menit, dengan waktu tersebut sudah menampakkan udara bebas pada rongga perut.

Pemeriksaan radiografi abdomen akut pada kasus ileus obstruktif di RSI Sultan Agung Semarang hanya memerlukan melepaskan logam.Proyeksi AP dan LLD digunakan untuk visualisasi dan diagnosa yang lebih akurat.Waktu tunggu ekspose 5 menit sudah cukup untuk menampakkan udara bebas dalam rongga perut.

Penelitian mendalam mengenai perbandingan waktu tunggu ekspose kurang dari 5 menit untuk kemudahan pasien dapat dijalankan. Seperti juga, penelitian mengenai penggunaan proyeksi AP tegak untuk випадности dengan hasil radiografi fakultatif. Selain itu, penelitian mengenai dampak penggunaan alat radiografi modern seperti CT scan terhadap akurasi diagnosis ileus obstruktif perlu dilakukan.

  1. Studi Kasus Pemeriksaan Radiografi Kegawatdaruratan Abdomen Akut pada Kasus Ileus Obstruktif di RSI Sultan... ejournal.unimman.ac.id/index.php/jka/article/view/908Studi Kasus Pemeriksaan Radiografi Kegawatdaruratan Abdomen Akut pada Kasus Ileus Obstruktif di RSI Sultan ejournal unimman ac index php jka article view 908
  2. ANALISIS PAPARAN RADIASI LINGKUNGAN RUANG RADIOLOGI DI RUMAH SAKIT DENGAN PROGRAM DELPHI | Trikasjono... publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jte/article/view/803ANALISIS PAPARAN RADIASI LINGKUNGAN RUANG RADIOLOGI DI RUMAH SAKIT DENGAN PROGRAM DELPHI Trikasjono publikasi mercubuana ac index php jte article view 803
  3. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.59141/cerdika.v3i5.594One moment please one moment please wait request verified doi 10 59141 cerdika v3i5 594
  1. #pengumpulan data#pengumpulan data
  2. #penyakit parkinson#penyakit parkinson
Read online
File size595.96 KB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-3kz
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test