PKRPKR

JURNAL IBU DAN ANAKJURNAL IBU DAN ANAK

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pola asuh orang tua tunggal terhadap perkembangan kemandirian anak di era modern. Meningkatnya jumlah keluarga yang dipimpin oleh orang tua tunggal menjadi latar belakang penting untuk memahami dinamika pengasuhan dan dampaknya terhadap anak. Melalui kajian literatur yang melibatkan berbagai penelitian dan studi kasus, baik di Indonesia maupun negara lain, artikel ini menganalisis bagaimana pola asuh yang diterapkan oleh orang tua tunggal, termasuk pemberian tanggung jawab, dukungan otonomi, dan komunikasi, berkorelasi dengan tingkat kemandirian anak. Pembahasan juga mencakup tantangan yang dihadapi orang tua tunggal, seperti keterbatasan waktu dan tekanan ekonomi, serta peran dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis orang tua dalam memengaruhi pola asuh dan perkembangan anak. Kesimpulan dari kajian ini menyoroti bahwa meskipun terdapat tantangan unik dalam keluarga orang tua tunggal, pola asuh yang suportif dan berfokus pada pemberdayaan anak dapat secara efektif menumbuhkan kemandirian. Konteks sosial dan ekonomi yang mendukung juga memainkan peran krusial dalam memfasilitasi perkembangan positif anak dalam keluarga orang tua tunggal.

Meskipun terdapat kendala, penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang dibesarkan oleh orang tua tunggal seringkali mengembangkan tingkat kemandirian situasional yang signifikan sebagai respons terhadap tuntutan lingkungan keluarga mereka.Kualitas pola asuh yang diterapkan oleh orang tua tunggal, yang ditandai dengan pemberian tanggung jawab yang sesuai usia, dukungan terhadap otonomi, dan komunikasi yang efektif, menjadi faktor penentu utama dalam menumbuhkan kemandirian anak.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk memahami dampak jangka panjang dari berbagai pola asuh orang tua tunggal terhadap perkembangan anak. Kedua, penelitian kualitatif dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang pengalaman subjektif orang tua tunggal dan anak-anak mereka. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor spesifik dalam pola asuh yang paling berkontribusi terhadap berbagai aspek kemandirian anak, seperti kemandirian emosional, sosial, dan akademik. Dengan demikian, penelitian di masa depan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika keluarga orang tua tunggal dan membantu merancang intervensi yang lebih efektif untuk mendukung perkembangan anak.

  1. #ai pola#ai pola
  2. #pola asuh anak#pola asuh anak
Read online
File size191.19 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-3i2
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test