TSBTSB
JURNAL PENDIDIKAN BAHASAJURNAL PENDIDIKAN BAHASAPenelitian ini mengkaji urgensi penerapan prinsip kesantunan berbahasa pada ruang publik non-formal kampus, dengan mengambil studi kasus di Kantin UIN Gusdur. Kantin ini berfungsi sebagai ruang interaksi dinamis berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dosen, karyawan, dan pedagang. Fokus utama adalah menganalisis implementasi atau pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa, ditinjau dari empat kriteria: ketepatan bahasa, kelancaran, kesopanan, dan efektivitas komunikasi. Konsep efektivitas komunikasi dan kelancaran didasarkan pada prinsip kerja sama (cooperative principle) dari H. P. Grice. Sementara itu, kesopanan dan kepatuhan pada maksim penghargaan serta pemufakatan berakar pada prinsip kesantunan (politeness principle) oleh Geoffrey Leech. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan partisipatif moderat terhadap interaksi verbal transaksional. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi di Kantin UIN Gusdur secara umum berlangsung efektif, lancar, dan menjaga kesantunan. Meskipun terdapat penggunaan bahasa lisan yang sangat non-formal, seperti penyingkatan kata, penghilangan kata kerja, dan fenomena campur kode dan alih kode, hal ini justru berfungsi untuk meningkatkan keakraban sosial dan kelancaran komunikasi, sekaligus merefleksikan budaya lokal Pekalongan. Penggunaan sapaan hormat (Bu, Om) dan ungkapan lokal (Monggo, Maturnuwun, Nak) menunjukkan kepatuhan yang kuat terhadap maksim penghargaan dan pemufakatan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa etika berkomunikasi di Kantin UIN Gusdur berjalan sangat baik, dengan adaptasi prinsip kesantunan berbahasa yang didukung budaya lokal melalui penggunaan sapaan khas seperti “Bu, “Om, dan “Nak. Meskipun percakapan bersifat santai dan menggunakan bahasa ringkas, nilai kesopanan tetap terjaga, dan fenomena campur kode serta alih kode antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa berfungsi sebagai strategi sosial untuk mengatasi kendala komunikasi serta membangun keakraban.Dengan demikian, kesantunan berbahasa di UIN Gusdur dipahami sebagai strategi sosial adaptif yang selaras dengan latar belakang budaya Pekalongan serta memperkuat nilai keislaman dalam pembentukan karakter mahasiswa.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana intensitas kode‑switching memengaruhi persepsi kesopanan di antara kelompok mahasiswa yang beragam dalam ruang publik kampus, sehingga memberikan wawasan tentang batas optimal penggunaan campur kode. Selanjutnya, studi dapat menilai dampak pelatihan eksplisit tentang prinsip kesantunan berbahasa bagi penjual kantin terhadap efektivitas komunikasi dan kepuasan mahasiswa, yang dapat membantu merumuskan program edukasi bahasa yang lebih terarah. Selain itu, penyelidikan mengenai peran media digital, seperti platform media sosial, dalam membentuk norma kesopanan dan praktik campur kode di kalangan komunitas universitas dapat mengungkap dinamika baru dalam interaksi bahasa dan memberikan dasar bagi kebijakan komunikasi digital kampus.
- Urgensi Penerapan Prinsip Kesantunan Berbahasa di Ruang Publik Kampus: Studi Kasus Kantin UIN Gusdur... ejournal.tsb.ac.id/index.php/jpb/article/view/3617Urgensi Penerapan Prinsip Kesantunan Berbahasa di Ruang Publik Kampus Studi Kasus Kantin UIN Gusdur ejournal tsb ac index php jpb article view 3617
- Analisis Maksim Kesantunan Berbahasa dalam Proses Belajar Mengajar Siswa kelas X-APHP (Agribisnis Hasil... doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3237Analisis Maksim Kesantunan Berbahasa dalam Proses Belajar Mengajar Siswa kelas X APHP Agribisnis Hasil doi 10 54371 jiip v6i12 3237
| File size | 281.91 KB |
| Pages | 9 |
| Short Link | https://juris.id/p-3ad |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKBAUBAUPOLTEKBAUBAU Temuan menunjukkan bahwa daerah dengan tingkat efektivitas tinggi, seperti Kabupaten Jombang dan Kota Prabumulih, telah menunjukkan dampak positif terhadapTemuan menunjukkan bahwa daerah dengan tingkat efektivitas tinggi, seperti Kabupaten Jombang dan Kota Prabumulih, telah menunjukkan dampak positif terhadap
SAGITASAGITA Meskipun norma kesantunan berubah dan bahasa yang digunakan cenderung lebih informal, namun tetap ada unsur rasa hormat. Penelitian ini juga mengungkapMeskipun norma kesantunan berubah dan bahasa yang digunakan cenderung lebih informal, namun tetap ada unsur rasa hormat. Penelitian ini juga mengungkap
ASSYIFAASSYIFA 2) Dalam aktivitas utama, diterapkan lima tahap yang terorganisir: presentasi di kelas, pembelajaran kelompok, permainan, turnamen, dan akhirnya, penghargaan2) Dalam aktivitas utama, diterapkan lima tahap yang terorganisir: presentasi di kelas, pembelajaran kelompok, permainan, turnamen, dan akhirnya, penghargaan
UNESPADANGUNESPADANG Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan 32 pernyataan berbasis skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dan regresi linier sederhana.Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan 32 pernyataan berbasis skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dan regresi linier sederhana.
INSANINSAN Kemajuan teknologi telah mengantarkan manusia untuk menciptakan bentuk baru dalam berinteraksi dan bersosialisasi, salah satunya adalah inovasi teknologiKemajuan teknologi telah mengantarkan manusia untuk menciptakan bentuk baru dalam berinteraksi dan bersosialisasi, salah satunya adalah inovasi teknologi
EKASAKTIEKASAKTI Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar padaMetode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar pada
STAINSTAIN Dengan membiasakan diri menggunakan bahasa yang santun, bahasa yang tidak mengandung muatan makna yang dapat menyinggung perasaan orang lain, memilih danDengan membiasakan diri menggunakan bahasa yang santun, bahasa yang tidak mengandung muatan makna yang dapat menyinggung perasaan orang lain, memilih dan
STAINSTAIN Dunia usaha dalam melakukan bisnisnya membutuhkan modal dana yang cukup dalam mengembangkan usahanya. Dalam memenuhi modal kerja untuk usaha umumnya masyarakatDunia usaha dalam melakukan bisnisnya membutuhkan modal dana yang cukup dalam mengembangkan usahanya. Dalam memenuhi modal kerja untuk usaha umumnya masyarakat
Useful /
TSBTSB Dengan demikian, penguatan peran sastra anak dalam kurikulum bahasa menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi pembelajar yang literat, berempati,Dengan demikian, penguatan peran sastra anak dalam kurikulum bahasa menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi pembelajar yang literat, berempati,
METROMETRO Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran berbasis digital pendidikan Islam dan karakter di sekolah menengah Banda Aceh, dalam bentukHasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran berbasis digital pendidikan Islam dan karakter di sekolah menengah Banda Aceh, dalam bentuk
UNAIUNAI Meski terdapat stigma dan stereotip, hasil menunjukkan bahwa Marites dapat menjadi bagian dari mekanisme koping bila digunakan secara bijak dan objektif.Meski terdapat stigma dan stereotip, hasil menunjukkan bahwa Marites dapat menjadi bagian dari mekanisme koping bila digunakan secara bijak dan objektif.
USDUSD Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengembangkan materi pembelajaran berbahasa Inggris berbasis berbicara bagi staf Bank Mandiri Yogyakarta denganOleh karena itu, penelitian ini berupaya mengembangkan materi pembelajaran berbahasa Inggris berbasis berbicara bagi staf Bank Mandiri Yogyakarta dengan