POLTEKBAUBAUPOLTEKBAUBAU

Jurnal Ekonomi dan BisnisJurnal Ekonomi dan Bisnis

Retribusi pasar memiliki peran strategis dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendukung kemandirian fiskal regional. Studi ini menganalisis efektivitas, kontribusi, dan faktor-faktor yang memengaruhi pengelolaan retribusi pasar berdasarkan temuan penelitian dari sebelas wilayah, termasuk Kabupaten Jombang, Kota Prabumulih, Kabupaten Takalar, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Sikka, Kabupaten Blora, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Balangan, Kabupaten Wajo, Kota Pandaan, dan Kota Banjarbaru. Metode yang digunakan adalah analisis konten data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh dari setiap lokasi. Temuan menunjukkan bahwa daerah dengan tingkat efektivitas tinggi, seperti Kabupaten Jombang dan Kota Prabumulih, telah menunjukkan dampak positif terhadap PAD. Sebaliknya, daerah dengan efektivitas rendah, seperti Kabupaten Sikka, belum mencapai hasil yang optimal. Faktor pendukung meliputi manajemen yang baik, pengumpulan data yang akurat, partisipasi pedagang, dan penggunaan teknologi digital, sementara faktor penghambat terdiri dari rendahnya kesadaran pedagang, pengawasan yang lemah, dan data potensi pasar yang tidak akurat.

Retribusi pasar merupakan sumber PAD krusial, namun efektivitas dan kontribusinya bervariasi antar daerah dan sangat bergantung pada kualitas pengelolaan, termasuk transparansi, akuntabilitas, partisipasi pedagang, dan fasilitas memadai.Daerah dengan manajemen retribusi yang efektif, seperti Jombang dan Prabumulih, menunjukkan dampak positif terhadap PAD, berbanding terbalik dengan daerah yang kinerjanya suboptimal akibat lemahnya manajemen, disiplin petugas, data tidak akurat, dan kurangnya partisipasi.Untuk mengoptimalkan retribusi pasar sebagai sumber PAD yang berkelanjutan dan memperkuat kemandirian fiskal daerah, diperlukan manajemen profesional yang melibatkan semua pemangku kepentingan, dengan catatan bahwa studi ini terbatas pada data komparatif dan belum mencakup faktor eksternal seperti kondisi ekonomi atau perilaku konsumen.

Untuk memperkaya pemahaman dan optimalisasi pendapatan daerah dari retribusi pasar, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan. Pertama, penting untuk meneliti lebih dalam mengenai dampak konkret dari penerapan sistem e-retribusi yang terintegrasi di pasar-pasar tradisional. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah: sejauh mana adopsi teknologi digital ini dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi pengumpulan, transparansi, dan pada akhirnya, kepatuhan pedagang dalam membayar retribusi, khususnya di daerah dengan tingkat infrastruktur dan literasi digital yang berbeda? Penelitian ini dapat membandingkan model-model e-retribusi yang sukses dan mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan atau kegagalan dalam konteks pasar tradisional Indonesia.. . Kedua, mengingat adanya keterbatasan dalam studi sebelumnya yang belum mempertimbangkan faktor eksternal, investigasi mengenai pengaruh kondisi ekonomi makro dan perubahan perilaku konsumen terhadap potensi retribusi pasar akan sangat berharga. Misalnya, bagaimana fluktuasi inflasi, daya beli masyarakat, atau bahkan tren berbelanja online memengaruhi aktivitas ekonomi di pasar tradisional, dan pada akhirnya, kapasitas daerah untuk memungut retribusi? Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif untuk memodelkan hubungan antara variabel-variabel eksternal ini dengan penerimaan retribusi.. . Ketiga, karena rendahnya kesadaran pedagang seringkali menjadi kendala, perlu ada studi yang berfokus pada efektivitas program edukasi dan sosialisasi yang disesuaikan. Kita perlu mengetahui: apakah pendekatan komunikasi yang lebih personal dan program pelatihan literasi keuangan dapat secara langsung meningkatkan pemahaman dan motivasi pedagang untuk membayar retribusi secara rutin? Penelitian ini bisa melibatkan studi kasus atau eksperimen di beberapa pasar untuk membandingkan metode sosialisasi yang berbeda dan mengukur dampaknya terhadap kepatuhan pembayaran.

  1. Strategi Badan Pendapatan Daerah Dalam Sektor Peningkatan PAD Sektor Retribusi Pasar di Pasar Langgur... ejournal.lumbungpare.org/index.php/jim/article/view/861Strategi Badan Pendapatan Daerah Dalam Sektor Peningkatan PAD Sektor Retribusi Pasar di Pasar Langgur ejournal lumbungpare index php jim article view 861
  2. Login | Jurnal Cita Ekonomika. jurnal cita ekonomika skip main content navigation menu site footer editorial... ojs3.unpatti.ac.id/index.php/citaekonomika/article/view/2224Login Jurnal Cita Ekonomika jurnal cita ekonomika skip main content navigation menu site footer editorial ojs3 unpatti ac index php citaekonomika article view 2224
  3. PENGELOLAAN RETRIBUSI PASAR AENG TOWA TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN TAKALAR... doi.org/10.26618/kjap.v3i3.1058PENGELOLAAN RETRIBUSI PASAR AENG TOWA TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN TAKALAR doi 10 26618 kjap v3i3 1058
  4. Pengaruh Retribusi Pelayanan Pasar dan Pelayanan Parkir Terhadap Pendapatan Asli Daerah dengan Inflasi... ejurnal.seminar-id.com/index.php/ekuitas/article/view/4480Pengaruh Retribusi Pelayanan Pasar dan Pelayanan Parkir Terhadap Pendapatan Asli Daerah dengan Inflasi ejurnal seminar id index php ekuitas article view 4480
  1. #pendapatan asli daerah#pendapatan asli daerah
  2. #pengumpulan data#pengumpulan data
Read online
File size378.28 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-30E
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test