PRISMAPRISMA

PRISMA FOODTECHPRISMA FOODTECH

Daun jeruk purut (Citrus hystrix dc) adalah rempah yang memiliki aroma khas dan banyak digunakan sebagai penyedap aroma atau minyak atsiri untuk aromaterapi. Daun jeruk purut juga mengandung alkaloid, polifenol, tokoferol, minyak atsiri, tannin, steroid, triterpenoid, dan flavonoid, sehingga berpotensi dijadikan teh. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi yang tepat dari konsentrasi daun jeruk purut dan lama penyeduhan terhadap kualitas antioksidan teh herbal. Penelitian dilaksanakan di laboratorium teknologi pangan Universitas Prisma selama dua bulan. Bahan utama adalah daun jeruk purut berukuran 7,3-8,0 cm panjang dan 2,5-3 cm lebar, sebanyak 500 gr. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan metode eksperimen laboratorium dan analisis deskriptif. Variabel yang diamati adalah kadar air, uji organoleptik, dan uji antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air teh herbal daun jeruk purut adalah 11,66%. Panelist lebih menyukai rasa teh herbal dengan konsentrasi 10% dan waktu penyeduhan 1 jam, aroma teh herbal dengan konsentrasi 5% dan waktu penyeduhan 1 jam, serta warna teh herbal dengan konsentrasi 15% dan waktu penyeduhan 1 jam. Nilai antioksidan tertinggi diperoleh pada konsentrasi 10% dan waktu penyeduhan 2 jam, yaitu 51,649 ppm. Kesimpulan penelitian adalah setiap perlakuan dengan konsentrasi dan waktu penyeduhan yang berbeda menghasilkan kualitas antioksidan yang berbeda pula.

Persentase kadar air teh herbal daun jeruk purut yang didapatkan yaitu 11,66%.Hasil uji organoleptik seduhan teh herbal daun jeruk purut menunjukkan bahwa tiap-tiap kosentrasi teh herbal daun jeruk purut memiliki signifikan yang sangat berbeda.Panelist lebih menyukai rasa dari perlakuan 10% 1 jam, sedangkan untuk aroma dan warna panelist lebih menyukai perlakuan 5% 2 jam dan 15% 2 jam.Seduhan teh herbal daun jeruk purut yang memiliki nilai antioksidan terkuat diperoleh dari perlakuan A2B3 yakni konsentrasi 10% selama 2 jam dengan nilai IC50 51.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada optimasi proses penyeduhan teh herbal daun jeruk purut. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai faktor yang mempengaruhi kualitas organoleptik dan aktivitas antioksidan, seperti suhu penyeduhan, waktu penyeduhan, dan konsentrasi daun jeruk purut. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam daun jeruk purut yang berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan dan kualitas organoleptik. Dengan memahami mekanisme aksi senyawa aktif ini, kita dapat mengembangkan formulasi teh herbal yang lebih optimal dan efektif dalam mencegah penyakit akibat radikal bebas.

  1. #jeruk nipis citrus#jeruk nipis citrus
  2. #produk teh herbal#produk teh herbal
Read online
File size683.43 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-30B
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test