STAIMUTTAQIENSTAIMUTTAQIEN

Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic StudiesMuttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies

Proses sertifikasi halal di Indonesia sangat penting untuk memenuhi kebutuhan konsumen Muslim domestik dan pasar internasional. Studi ini meneliti perspektif regulator dan praktisi industri terhadap sertifikasi halal di Indonesia, dengan fokus pada kompleksitas regulasi, tantangan prosedural, dan kepatuhan yang didorong oleh permintaan pasar. Menggunakan ini deskriptif mengidentifikasi isu-isu utama, termasuk tumpang tindih tanggung jawab antar badan regulator, dampak transformasi digital, dan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompleksitas regulasi sering menciptakan kebingungan prosedural yang dapat menghambat kepatuhan, sementara inisiatif digital BPJPH menawarkan peluang untuk mempercepat proses sertifikasi tetapi menghadapi tantangan aksesibilitas, terutama bagi UKM di daerah pedesaan. Selain itu, tingginya permintaan konsumen terhadap produk halal menekan perusahaan untuk menjadikan sertifikasi halal sebagai bagian dari strategi daya saing. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya pendekatan terintegrasi dalam studi Islam, melibatkan disiplin agama, kebijakan, dan bisnis untuk mengembangkan ekonomi berbasis syariah yang responsif. Peningkatan kolaborasi antara regulator dan industri menjadi kunci untuk mendukung pertumbuhan sektor halal di Indonesia dan memperkuat posisinya di pasar halal global.

Berdasarkan temuan penelitian ini, proses sertifikasi halal di Indonesia menghadapi tantangan terkait kompleksitas regulasi, kebutuhan digitalisasi, kolaborasi antara regulator dan industri, serta tekanan permintaan konsumen.Kompleksitas regulasi yang melibatkan banyak lembaga seperti BPJPH, MUI, dan Kementerian Agama menimbulkan kebingungan prosedural, menunjukkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan sinergi dan efisiensi regulasi guna mencapai kepatuhan optimal.Sementara itu, upaya transformasi digital BPJPH melalui sistem aplikasi daring berpotensi mempercepat proses sertifikasi, namun tantangan akses teknologi, terutama bagi UMKM di daerah pedesaan, menghambat pelaksanaan yang merata.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model kolaboratif berbasis platform digital yang mengintegrasikan data regulasi, prosedur, dan verifikasi bahan baku dapat meningkatkan transparansi dan mempercepat proses sertifikasi bagi UMKM di daerah pedesaan; selanjutnya, studi komparatif antara pendekatan satu‑lembaga (seperti JAKIM di Malaysia) dan pendekatan multi‑lembaga Indonesia dapat mengidentifikasi faktor‑faktor kunci yang mempengaruhi efektivitas regulasi serta menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk menyederhanakan tanggung jawab lembaga; terakhir, penelitian aksi dapat menguji dampak program pelatihan berbasis komunitas yang melibatkan regulator, industri, dan konsumen dalam meningkatkan literasi halal serta mengukur perubahan persepsi dan kepatuhan dalam jangka panjang, sehingga memberikan bukti empiris untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.

  1. #sertifikasi halal#sertifikasi halal
  2. #kecerdasan spiritual#kecerdasan spiritual
Read online
File size435.7 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-39j
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test