STTII AMBONSTTII AMBON

Nahiru: Jurnal Teologi dan Keagamaan KristenNahiru: Jurnal Teologi dan Keagamaan Kristen

Gereja merupakan sebuah organisasi yang terdiri dari berbagai kepentingan dan kebutuhan orang banyak. Meskipun bergerak dalam urusan kerohanian, tidak menutup kemungkinan timbul konflik di dalamnya. Seringkali gembala sidang harus menyelesaikan konflik yang terjadi. Untuk itu diperlukan sebuah sikap yang benar dalam menyelesaikan konflik tersebut. Pentingnya artikel ini adalah untuk memberikan contoh sikap yang benar dalam menyelesaikan sebuah konflik dalam jemaat masa kini secara alkitabiah berdasarkan Filemon 1:8-22. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif dengan melakukan studi literatur dari berbagai jurnal, buku dan Alkitab untuk menemukan teladan penyelesaian konfliks berdasarkan teks Filemon tersebut. Penelitian ini mengungkapkan relevansi sikap Paulus dalam surat Filemon terhadap gembala sidang dalam menyelesaikan konflik jemaat masa kini. Pertama, seorang gembala sidang tidak boleh bersikap otoriter dalam menghadapi konflik jemaat. Kedua, gembala sidang harus mempunyai sikap menghargai akan hak-hak jemaat. Ketiga, gembala sidang wajib mempunyai kerendahan hati dalam menyelesaikan konflik dan keempat, seorang gembala sidang dituntut untuk memiliki rasa rela berkorban dalam pelayanan yang mereka emban.

Pertama, seorang gembala sidang tidak boleh bersikap otoriter.Ketiga, harus memiliki kerendahan hati dan rela berkorban dalam pelayanan.

Penelitian lanjut bisa membandingkan pendekatan Paulus dalam Filemon dengan strategi penyelesaian konflik di gereja modern. Selain itu, perlu dijelaskan dampak kerendahan hati terhadap kepuasan jemaat dalam konteks gereja. Terakhir, analisis peran gender dalam penerapan prinsip-prinsip Paulus untuk konflik yang melibatkan perbedaan strata sosial bisa menjadi arah studi baru.

  1. Tinjauan Praktis Tentang Resolusi Konflik Berdasarkan Filemon 1:1-25 | Kamaya: Jurnal Ilmu Agama. tinjauan... doi.org/10.37329/kamaya.v5i3.1903Tinjauan Praktis Tentang Resolusi Konflik Berdasarkan Filemon 1 1 25 Kamaya Jurnal Ilmu Agama tinjauan doi 10 37329 kamaya v5i3 1903
  2. Kepemimpinan Pastoral Dalam Mengelola Konflik Jemaat Di Gereja Lokal Berdasarkan Markus 10:41-45 | RERUM:... doi.org/10.55076/rerum.v2i2.144Kepemimpinan Pastoral Dalam Mengelola Konflik Jemaat Di Gereja Lokal Berdasarkan Markus 10 41 45 RERUM doi 10 55076 rerum v2i2 144
  3. Servants of God and Masters: Theological Thought According to Equality of Status in God's Justification... journal.stbi.ac.id/index.php/PSC/article/view/367Servants of God and Masters Theological Thought According to Equality of Status in Gods Justification journal stbi ac index php PSC article view 367
  4. Pendekatan Paulus dalam Penyelesaian Konflik Perbudakan: Analisis Sosio-Historis terhadap Surat Paulus... doi.org/10.21460/gema.2022.71.750Pendekatan Paulus dalam Penyelesaian Konflik Perbudakan Analisis Sosio Historis terhadap Surat Paulus doi 10 21460 gema 2022 71 750
  1. #studi literatur#studi literatur
  2. #bahasa kiasan#bahasa kiasan
Read online
File size314.47 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-36k
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test