STTII AMBONSTTII AMBON

Nahiru: Jurnal Teologi dan Keagamaan KristenNahiru: Jurnal Teologi dan Keagamaan Kristen

Daniel 6 mengisahkan peristiwa dilematis kepemimpinan raja Darius yang terpaksa menghukum Daniel akibat tipu daya para pejabatnya. Pasal ini didominasi dialog dan kondisi konflik batin raja Darius yang menarik untuk diteliti. Ada tiga tokoh raja yang muncul dalam Daniel 1-6, yakni Nebukadnezar (ps. 1-4), Belsyazar (ps. 5) dan Darius (ps. 6), namun Darius berada disisi yang berbeda. Ia sosok protagonis yang menghormati Daniel dan Allahnya. Darius telah menerima banyak perhatian dalam diskusi aspek historis berkaitan tentang identitasnya, namun sedikit yang memberi perhatian pada perannya. Penulis berusaha menganalisa bagaimana raja Darius dalam kekuasaannya menyikapi kondisi dilema terhadap Daniel dengan memperhatikan teks yang penting pada pasal 6. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan eksegeses. Melalui penelitian ini penulis menemukan bahwa raja Darius Darius adalah pemimpin yang menerapkan sifat-sifat ilahi dari Allah, utamanya kesetiaan pada kebenaran dan keadilan. Ia sosok yang percaya kepada orang benar, bersedih terhadap kejahatan, menaruh hormat terhadap hukum dan undang-undang, percaya kepada pengharapan, menyatakan keadilan dan kebesaran Allah.

Raja Darius adalah salah satu pemimpin yang menerapkan sifat-sifat ilahi dari Allah.Rangkaian cerita dalam Daniel pasal 6 dapat disimpulkan sebagai cerita atas keberhasilan raja Darius dalam menghadapi peristiwa dilematis yang penuh ironi.Meskipun dalam konflik batin yang berat, namun keteguhan hati terhadap kesetiaan dan keadilan terhadap Daniel menggambarkan gaya kepemimpinan yang sejati.Sosok Darius tidak dapat diabaikan dalam kisah Daniel dan gua singa.Penulis menemukan bahwa raja Darius dalam dilema kekuasaannya merupakan sosok pemimpin yang percaya kepada orang benar, bersedih terhadap kejahatan, menaruh hormat terhadap hukum dan undang-undang, percaya kepada pengharapan, menyatakan keadilan dan kebesaran Allah.Seorang pemimpin Kristen harus memimpin dengan kesetiaan pada prinsip-prinsip kebenaran dan keadilan.

Penelitian ini bisa dikembangkan dengan membandingkan karakteristik kepemimpinan raja Darius dalam Daniel 6 dengan tokoh pemimpin Kristen kontemporer untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip relevan yang bisa diterapkan di masa kini. Selain itu, perlu diadakan studi lebih dalam tentang bagaimana konflik batin raja Darius terkait dengan teologi penderitaan dan keadilan Allah dalam konteks Alkitab. Penelitian lanjutan juga bisa fokus pada implikasi etika kepemimpinan berdasarkan tindakan Darius dalam situasi dilematis, terutama dalam konteks otoritas dan tanggung jawab secara teologis dan praktis.

  1. Implementasi Nilai-nilai Moral dan Agama pada Anak Usia Dini | Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak... doi.org/10.31004/obsesi.v1i1.28Implementasi Nilai nilai Moral dan Agama pada Anak Usia Dini Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak doi 10 31004 obsesi v1i1 28
  1. #anak usia#anak usia
  2. #pendidikan anak#pendidikan anak
Read online
File size383.51 KB
Pages17
Short Linkhttps://juris.id/p-36l
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test