MEDISTRAMEDISTRA

MEDISTRA MEDICAL JOURNAL (MMJ)MEDISTRA MEDICAL JOURNAL (MMJ)

Latar Belakang: Bunga telang (Clitoria ternatea L.) dikenal sebagai tumbuhan yang sering ditemukan, mengandung antosianin pada bagian bunganya, yang memberikan warna merah dan biru-ungu. Antosianin adalah molekul utama pewarna pada tanaman dan memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah ekstrak bunga telang dapat menggantikan gentian violet pada pewarnaan Gram. Metode: Metode eksperimental digunakan dalam penelitian ini. Hasil: Pewarnaan Gram menggunakan ekstrak bunga telang dengan pH asli pada berbagai konsentrasi (1:10 hingga 5:10) menunjukkan hasil yang bervariasi pada Staphylococcus aureus, dengan hasil terbaik pada konsentrasi 5:10 karena menghasilkan warna ungu pada bakteri. Untuk Escherichia coli, pewarnaan menghasilkan warna merah pada bakteri, menunjukkan hasil yang baik. Kesimpulan: Uji Kruskal Wallis menghasilkan nilai Asymp. Sig (0,000) < 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam pewarnaan Gram antara gentian violet dan ekstrak bunga telang pada variasi pH dan komposisi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) berpotensi sebagai alternatif pewarna gentian violet dalam pewarnaan Gram untuk bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.Pewarnaan dengan ekstrak bunga telang pada pH asli dengan konsentrasi 5.10 memberikan hasil yang baik, terutama pada S.Hasil ini menegaskan potensi ekstrak bunga telang sebagai pengganti pewarna sintetik dalam praktik laboratorium mikrobiologi.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses ekstraksi antosianin dari bunga telang guna meningkatkan efektivitasnya sebagai pewarna Gram. Studi komparatif perlu dilakukan untuk mengevaluasi stabilitas warna dan kemampuan diferensiasi bakteri antara pewarna bunga telang dengan pewarna Gram komersial dalam jangka waktu yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi pewarna bunga telang yang lebih stabil dan mudah digunakan, termasuk penambahan bahan pengawet alami atau modifikasi proses ekstraksi untuk meningkatkan kualitas pewarna dan mengurangi variabilitas hasil pewarnaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternatif pewarnaan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi para peneliti dan praktisi laboratorium mikrobiologi, sekaligus membuka peluang pemanfaatan sumber daya alam lokal dalam bidang kesehatan.

  1. #escherichia coli#escherichia coli
  2. #sumber daya#sumber daya
Read online
File size215.94 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-35H
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test