WONOGIRIKABWONOGIRIKAB

Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang)Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang)

Dalam upaya meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi siswa, SDN 1 Ngancar melaksanakan praktik baik Taman Dolanan Literasi dan Numerasi yaitu Taman Literasi berupa Lumbung basa dan Taman Dolanan Numerasi. Tujuan dari Taman Dolanan Literasi dan Numerasi sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan keterampilan calistung anak di SDN 1 Ngancar. Taman Dolanan Literasi Lumbung Basa menekankan pada penggunaan Bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari siswa dan Taman Dolanan Numerasi adalah wahana edukasi berbasis permainan tradisional yang dikombinasikan dengan kegiatan literasi dan numerasi yang menyenangkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Pendekatan ini dipilih untuk mengetahui efektivitas penerapan Taman Dolanan Literasi dan Numerasi dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa melalui permainan tradisional yang dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan diakhiri kegiatan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak setelah mengikuti kegiatan di Taman Dolanan Literasi dan Numerasi. Anak-anak menunjukkan peningkatan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan kolaborasi melalui berbagai permainan tradisional seperti congklak, engklek, dan dakon. Implementasi taman dolanan ini juga berhasil menciptakan suasana belajar yang interaktif dan kontekstual, sehingga anak dapat memahami konsep dasar literasi dan numerasi secara lebih bermakna, tidak hanya mendukung pengembangan kognitif, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan budaya lokal.

Praktik pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi dapat dilihat melalui implementasi Taman Dolanan Literasi dan Numerasi yang dilakukan di SDN 1 Ngancar.Melalui pendekatan pembelajaran berbasis bermain yang menyenangkan dan kontekstual, siswa lebih antusias dan aktif dalam proses belajar membaca, menulis, dan berhitung.Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan calistung, tetapi juga menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, serta kemandirian belajar.

Buatlah penelitian lanjutan yang membandingkan efektivitas kombinasi permainan tradisional dan digital dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Selain itu, teliti bagaimana keterlibatan orang tua dalam bermain bersama anak di Taman Dolanan dapat ditingkatkan untuk memperkuat penggunaan Bahasa Jawa dalam konteks sehari-hari. Terakhir, eksplorasi penerapan strategi serupa di sekolah lain yang memiliki latar belakang budaya berbeda untuk melihat adaptabilitas metode ini terhadap berbagai konteks lokal.

  1. Peningkatan Kemampuan Numerasi Melalui Permainan Tradisional | Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan.... doi.org/10.33752/ed-humanistics.v8i02.5113Peningkatan Kemampuan Numerasi Melalui Permainan Tradisional Ed Humanistics Jurnal Ilmu Pendidikan doi 10 33752 ed humanistics v8i02 5113
  2. Efektivitas Permainan Tradisonal Congklak terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini | Murhum : Jurnal... doi.org/10.37985/murhum.v4i1.214Efektivitas Permainan Tradisonal Congklak terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini Murhum Jurnal doi 10 37985 murhum v4i1 214
  1. #pembelajaran interaktif#pembelajaran interaktif
  2. #inovasi pendidikan#inovasi pendidikan
Read online
File size907.63 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-35c
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test