STIQ WALISONGOSTIQ WALISONGO

ALBAYANALBAYAN

Selama empat belas abad ini, khazanah intelektual Islam telah diperkaya dengan berbagai macam perspektif dan pendekatan dalam menafsirkan al-Quran. Di antaranya adalah dengan menggunakan metode tematik. Metode tafsir tematik adalah menetapkan topik atau masalah yang akan dibahas kemudian menghimpun ayat-ayat yang mempunyai pengertian yang sama dengan topik dan dilengkapi dengan hadis-hadis yang relevan dengan pokok bahasan dan yang perlu dicatat topik yang dibahas diusahakan pada persoalan yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat agar Al‑Quran sebagai petunjuk hidup dapat memberi jawaban terhadap problem masyarakat itu. Secara bahasa “ََرَبَص dapat berarti tabah hati, manahan, menanggung, mencegah, sedangkan secara istilah sabar dapat berarti mencegah dalam kesempitan, memlihara diri dari kehendak akal dan syara‟ dan dari hal yang menuntut untuk memeliharanya. Adapun term‑term lain yang identik dengan “رْبَص Sabar adalah Iffah (ةَّفِع), Hilm (مْل ِح), Qana‟ah (َ ةَعَنَق), dan Zuhud. Terkait sabar dalam al‑Quran, ditemukan beberapa konsep bahwa sabar muncul dalam ketaatan, menghadapi kemaksiatan, mengingat perbuatan dosa, dan menghadapi kesulitan.

Metode tafsir tematik dimulai dengan penetapan topik dan pengumpulan ayat serta hadis yang relevan, berfokus pada masalah yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.Penelitian selanjutnya akan mengkaji konsep sabar dalam Al‑Quran melalui pendekatan tematik/maudhui.Sabar dalam Al‑Quran mencakup beragam istilah seperti Iffah, Hilm, Qanaah, dan Zuhud, serta muncul dalam konteks ketaatan, menghadapi kemaksiatan, mengingat dosa, dan menghadapi kesulitan.

Pertama, lakukan investigasi perbandingan penerapan metode tafsir tematik dalam menjelaskan konsep sabar antara mazhab klasik dan kontemporer untuk menilai pergeseran interpretasi. Kedua, lakukan analisis kuantitatif frekuensi dan konteks munculnya istilah Iffah, Hilm, Qanaah, dan Zuhud dalam seluruh Al‑Quran menggunakan perangkat lunak korpus, guna menilai peran masing‑masing istilah dalam dimensi kesabaran. Ketiga, lakukan studi lapangan yang menguji pengaruh pengajaran tafsir tematik tentang sabar terhadap perilaku resilient masyarakat muslim di daerah rawan konflik, dengan desain eksperimental sebelum‑setelah intervensi. Semua penelitian ini dapat memperkaya pemahaman tentang aplikasi praktis tafsir tematik dalam konteks sosial modern.

  1. #daerah rawan#daerah rawan
  2. #tafsir tematik#tafsir tematik
Read online
File size1.27 MB
Pages23
Short Linkhttps://juris.id/p-2UI
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test