STIQ WALISONGOSTIQ WALISONGO
ALBAYANALBAYANFiqh merupakan hukum produk hasil ijtihad para ulama sehingga menghasilkan hukum yang sesuai dengan tujuan syariat Islam untuk kemaslahatan umat manusia yang semakin berkembang seiring dengan situasi dan kondisi perubahan zaman. Para Ulamā dituntut untuk selalu peka terhadap problematika sosial di masyarakat. Akan tetapi, perbedaan latar sisial-kultural para fuqaha menyebabkan perbedaan pendapat. Perbedaan tersebut tentunya menimbulkan konsekuensi dalam pembentukan hukum Islam. sebagaimana perbedaan tersebut adalah tentang kehujjahan Sadd al-Dzarîah antara Ibnu al-Qayyim dan Ibnu Hazm. Ibnu al-Qayyim memandang bahwa konsep sadd al-dzarîah sebagai hujjah dalam Hukum Islam selain itu, Ibnu al-Qayyim selalu memberi memotivasi selalu berijtihad, karena pintu ijtihad tidak ditutup dan mengecam kepada orang yang melakukan taklid. Berpikiran rasional diutamakan agar tidak terpaku kepada teks. Dengan pemikiran ini beliau lebih longgar dalam menetapkan dasar-dasar hukum meskipun tidak ada nash yang secara rinci mengakui kehujjahan sadd al-dzarîah. Berbeda dengan Ibnu Hazm bahwa selama tidak ditemukan nash yang merubah ketentuan hukumnya sehingga kehujjahan sadd al-dzarîah tidak bisa diterima. Dengan demikian, Perbedaan pendapat ini berimplikasi kepada beberapa kasus yang tidak sama ketentuan hukumnya antara Ibnu al-Qayyim dan Ibnu Hazm. Contoh; jual beli secara tempo lalu si penjual membeli lagi barang tersebut secara kontan dengan harga yang lebih murah. Dalam masalah ini, jika di dekati dengan sadd al-dzarîah, maka transaksi ini haram karena praktek jual beli ini berorientasi untuk melakukan praktek riba yang diharamkan. Sedangkan menurut Ibnu Hazm, jual beli ini tidak dilarang karena sudah sesuai dengan ketentuan syara.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan pandangan yang signifikan antara Ibnu al-Qayyim dan Ibnu Hazm mengenai konsep *sadd al-dzarîah* sebagai dalil hukum Islam.Perbedaan ini berakar pada perbedaan latar belakang sosial-kultural dan tipologi pemikiran ushul fiqh mereka.Meskipun terdapat perbedaan, kedua ulama ini tetap memberikan kontribusi penting dalam pengembangan hukum Islam, dan perbedaan pandangan mereka memperkaya khazanah pemikiran Islam.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mengkaji implementasi konsep *sadd al-dzarîah* dalam kasus-kasus hukum kontemporer, seperti rekayasa keuangan syariah atau isu-isu lingkungan. Selain itu, perlu dilakukan analisis mendalam mengenai relevansi konsep *sadd al-dzarîah* dalam konteks modernitas dan globalisasi, serta bagaimana konsep ini dapat diintegrasikan dengan prinsip-prinsip keadilan dan kemaslahatan publik. Terakhir, penelitian komparatif dapat diperluas dengan melibatkan pandangan ulama lain dari berbagai mazhab dan aliran pemikiran untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif dan holistik mengenai konsep *sadd al-dzarîah*.
| File size | 1.21 MB |
| Pages | 27 |
| DMCA | Report |
Related /
INAISINAIS Oleh karena itu, Ibnu Khaldun tidak hanya berdiri sebagai tokoh terkemuka dalam sejarah intelektual Islam tetapi juga pelopor dalam pengembangan pemikiranOleh karena itu, Ibnu Khaldun tidak hanya berdiri sebagai tokoh terkemuka dalam sejarah intelektual Islam tetapi juga pelopor dalam pengembangan pemikiran
UINMADURAUINMADURA Posisi pertengahan menjadikan anggota masyarakat tersebut tidak memihak ke kiri dan ke kanan, yang dapat mengantar manusia berlaku adil. Keberadaan masyarakatPosisi pertengahan menjadikan anggota masyarakat tersebut tidak memihak ke kiri dan ke kanan, yang dapat mengantar manusia berlaku adil. Keberadaan masyarakat
LAKASPIALAKASPIA Plato menekankan pendidikan sebagai proses pembentukan jiwa yang harmonis antara akal, moral, dan nafsu, serta pencapaian pengetahuan sejati (episteme)Plato menekankan pendidikan sebagai proses pembentukan jiwa yang harmonis antara akal, moral, dan nafsu, serta pencapaian pengetahuan sejati (episteme)
4141 The study concludes that Imam Al-Syathibis economic thought significantly contributes to the foundation of modern Islamic economics. Through the conceptThe study concludes that Imam Al-Syathibis economic thought significantly contributes to the foundation of modern Islamic economics. Through the concept
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Padahal substansi didunia terdiri dari dunia fisik dan metafisik. Oleh karena itu, dalam artikel penelitian ini akan menguraikan konsep Islamisasi SyedPadahal substansi didunia terdiri dari dunia fisik dan metafisik. Oleh karena itu, dalam artikel penelitian ini akan menguraikan konsep Islamisasi Syed
STAI NURULIMANSTAI NURULIMAN al-Baqarah[2]: 221 ditakhsis dengan QS. al-Maidah[5]: 5, maka diperbolehakan dengan syarat bahwa ia seorang Ahl Kitab. Adapun Ahl Kitab dalam pengungkapanal-Baqarah[2]: 221 ditakhsis dengan QS. al-Maidah[5]: 5, maka diperbolehakan dengan syarat bahwa ia seorang Ahl Kitab. Adapun Ahl Kitab dalam pengungkapan
ALJAMIAHALJAMIAH Lingkungan Islamnya memaksa Ibn Sina untuk mengharmoniskan penyelidikan rasionalnya dengan ajaran-ajaran Islam. Ibn Sina menggambarkan sosok Nabi dalamLingkungan Islamnya memaksa Ibn Sina untuk mengharmoniskan penyelidikan rasionalnya dengan ajaran-ajaran Islam. Ibn Sina menggambarkan sosok Nabi dalam
STAIBSLLGSTAIBSLLG Sumber daya umat Islam harus mampu mendefinisikan bahwa syariat Islam yang diterapkan di dunia global adalah haq dan benar, kemudian secara rasional danSumber daya umat Islam harus mampu mendefinisikan bahwa syariat Islam yang diterapkan di dunia global adalah haq dan benar, kemudian secara rasional dan
Useful /
STIQ WALISONGOSTIQ WALISONGO Kemudian kita bermaksud menanami tumbuhan demi membantu meringankan siksa. Hal ini jelas tidak boleh lantaran kita sudah berprasangka buruk terhadap siKemudian kita bermaksud menanami tumbuhan demi membantu meringankan siksa. Hal ini jelas tidak boleh lantaran kita sudah berprasangka buruk terhadap si
STIQ WALISONGOSTIQ WALISONGO Sabar dalam Al‑Quran mencakup beragam istilah seperti Iffah, Hilm, Qanaah, dan Zuhud, serta muncul dalam konteks ketaatan, menghadapi kemaksiatan, mengingatSabar dalam Al‑Quran mencakup beragam istilah seperti Iffah, Hilm, Qanaah, dan Zuhud, serta muncul dalam konteks ketaatan, menghadapi kemaksiatan, mengingat
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Insecurity pun hadir sebagai sinyal atas kehilangan orientasi hakiki manusia sebagai makhluk ruhani yang diciptakan dengan tujuan ilahiah.melalui muraqabah,Insecurity pun hadir sebagai sinyal atas kehilangan orientasi hakiki manusia sebagai makhluk ruhani yang diciptakan dengan tujuan ilahiah.melalui muraqabah,
POLITAN IPYKPOLITAN IPYK Penelitian ini menganalisis secara komparatif saluran pemasaran kopi Robusta di Kota Solok. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan pendekatanPenelitian ini menganalisis secara komparatif saluran pemasaran kopi Robusta di Kota Solok. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan pendekatan