JRTPPIJRTPPI

Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran IndustriJurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri

Pengukuran jalur mitigasi penting bagi industri besi dan baja Indonesia dalam hal mengurangi emisi gas rumah kaca. Penelitian ini melakukan analisis efektivitas biaya untuk menilai dampak ekonomi dengan potensi pengurangan emisi dari berbagai strategi mitigasi dengan mengembangkan Kurva Biaya Pengurangan (Abatement Cost Curve) yang memilih opsi mitigasi berdasarkan logika model AIM/End-use hingga tahun 2050. Model ini dibangun melalui skenario dasar, dan opsi mitigasi yang sesuai: menyesuaikan struktur produksi (CM1), meningkatkan efisiensi energi dengan mempromosikan teknologi rendah karbon dan teknologi non-blast furnace yang belum diimplementasikan di Indonesia akan dimasukkan sebagai referensi masa depan (CM2), dan beralih dari bahan bakar fosil ke bahan bakar emisi rendah (CM3). Hasil menunjukkan bahwa peta jalan teknologi yang dipilih dari kurva biaya pengurangan di bawah pajak karbon 110 US$/tCO2e pada tahun 2050 dapat menghasilkan pengurangan emisi paling optimal sebesar 19,8 MtCO2e, 50,2 MtCO2e, 54,84 MtCO2e dengan biaya investasi 93,55 juta US$, 1086 juta US$, dan 1183 juta US$ pada skenario CM1, CM2, dan CM3, masing-masing. Efektivitas setiap aksi mitigasi menunjukkan bahwa penghematan energi dan pengurangan emisi dari energi akan sangat bergantung pada promosi teknologi rendah karbon. Strategi paling efektif untuk mengurangi emisi dari IPPU adalah dengan menyesuaikan struktur produksi.

Penelitian ini menganalisis dan mengembangkan struktur model AIM/end-use untuk sektor besi dan baja Indonesia guna mengidentifikasi kombinasi optimal teknologi rendah karbon dan kemungkinan mitigasi lainnya.Hasil analisis skenario menunjukkan bahwa skenario dapat mencapai tingkat penghematan energi dan pengurangan emisi yang berbeda.Berdasarkan kurva biaya pengurangan peta jalan teknologi yang dipilih untuk nilai pajak karbon optimal sebesar 110 USD/ton CO2e, diperoleh potensi pengurangan emisi hingga 19,8 juta tCO2e, 50,2 juta tCO2e, 54,84 juta tCO2e dengan biaya investasi masing-masing 93,55 juta USD, 1086 juta USD, dan 1183 juta USD pada skenario CM1, CM2, dan CM3.Biaya investasi tinggi (976 juta USD) pada CM2 disebabkan oleh penerapan teknologi non-BF (smelting reduction), namun teknologi ini memberikan peluang signifikan untuk mengurangi emisi sebesar 14,12 juta tCO2e.Analisis efektivitas setiap langkah mitigasi menunjukkan bahwa penyesuaian struktur produksi (pemanfaatan scrap) akan berkontribusi pada mitigasi emisi gas rumah kaca yang signifikan dalam kegiatan IPPU dengan potensi pengurangan 0,37 tonCO2e/ton baja.Oleh karena itu, peningkatan penggunaan scrap lama dalam rute BF-BOF dapat menjadi pilihan menarik bagi industri besi dan baja Indonesia.Penghematan energi dan pengurangan emisi gas rumah kaca dari penggunaan energi sangat bergantung pada strategi yang berfokus pada penerapan teknologi rendah karbon dengan potensi pengurangan 2,50 ton CO2e/ton baja pada tahun 2050.Sementara itu, substitusi bahan bakar rendah karbon hanya mengurangi emisi terkait penggunaan energi dengan nilai yang kurang signifikan (0,185 ton CO2e/ton baja) dibandingkan dengan mitigasi lainnya.Oleh karena itu, akan diperlukan pengembangan teknologi rendah karbon untuk promosi strategi penghematan energi di industri baja dalam pertimbangan masa depan.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model AIM/End-use untuk menganalisis dampak dari kombinasi teknologi rendah karbon dan bahan bakar alternatif dalam mengurangi emisi gas rumah kaca di sektor industri lainnya. Selain itu, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang potensi penghematan energi melalui pemanfaatan limbah atau scrap sebagai bahan baku alternatif dalam proses produksi baja. Studi lebih lanjut juga dapat mengevaluasi dampak sosial dan ekonomi dari penerapan teknologi rendah karbon serta kebijakan pajak karbon dalam mendorong transisi menuju industri yang lebih berkelanjutan.

  1. Scenario Analysis of Sulfur Dioxide Emissions Reduction Potential in China's Iron and Steel Industry... doi.org/10.1111/j.1530-9290.2011.00418.xScenario Analysis of Sulfur Dioxide Emissions Reduction Potential in Chinas Iron and Steel Industry doi 10 1111 j 1530 9290 2011 00418 x
  1. #efektivitas biaya#efektivitas biaya
  2. #mata air panas#mata air panas
Read online
File size719 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2Uz
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test