UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Bantara Journal of Animal ScienceBantara Journal of Animal ScienceThis study aimed to determine the performance of laying hen eggs on the addition of sprouts at Wakhid Farm, Magetan Regency. This research was conducted at Wakhid Farm, Magetan Regency. Sprouts were soaked for 1 day before being given to the treatment feed. This study used 4 types of treatment and each treatment consisted of 4 replications. P0 is control (50% corn 15% bran 35 concentrate), P1 is 50% corn 15% bran 35% concentrate 5% sprouts, P2 is 50% corn 15% bran 35% concentrate 10% sprouts and P3 which is 50% corn 15% bran 35% concentrate 15% sprouts. Observation parameters include feed consumption, hen day production, egg weight and egg mass. Parameters observed in the study included feed consumption, egg production, hen day production, egg weight and egg mass. The research method used RAL (Completely Randomized Design) unidirectional pattern. The data obtained were then analyzed using ANOVA (Analysis of variance). If there is a significant treatment effect, then proceed with the DMRT Test (Duncan Multiple Range Test) to determine the differences between treatments. The data obtained showed that the performance of different eggs for each treatment sample had a significant effect on feed consumption, hen day production, egg weight and egg mass. The results showed that feed consumption was between 118.7 – 118.5 grams/day/head, hen day production was between 79.46 – 90.17%, egg weight was between 57.08 – 60.47 grams and egg mass was 43.94 – 56.55 grams. The conclusion was that the addition of sprouts did not affect feed consumption, hen day production and egg mass and had a significant effect on egg weight.
Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa kinerja telur ayam petelur dengan penambahan tauge di Peternakan Wakhid, Kabupaten Magetan termasuk dalam kategori baik.Hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan konsumsi pakan antara 118,7 - 118,5 gram/ekor/hari, produksi telur per hari antara 79,46 – 90,17%, massa telur antara 43,94 – 56,55 g/butir/hari dan berat telur antara 57,08 – 60,47 gram.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh pemberian jenis tauge yang berbeda terhadap performa produksi telur ayam petelur, dengan mempertimbangkan kandungan nutrisi spesifik pada masing-masing jenis tauge. Selain itu, penting untuk dilakukan studi mengenai efektivitas biaya penambahan tauge dalam pakan terhadap peningkatan kualitas telur dan keuntungan peternak, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif. Terakhir, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengaruh pemberian tauge terhadap kualitas internal telur, seperti kandungan kolesterol dan vitamin, serta dampaknya terhadap kesehatan konsumen, karena informasi tersebut belum banyak tersedia dan dapat memberikan nilai tambah bagi produksi telur ayam petelur.
| File size | 312.65 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Kadar nitrogen ditentukan menggunakan kolorimeter, kadar fosfor ditentukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis, dan kadar kalium ditentukan menggunakanKadar nitrogen ditentukan menggunakan kolorimeter, kadar fosfor ditentukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis, dan kadar kalium ditentukan menggunakan
UMGUMG ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kondisi pemeliharaan pada sistem bioflok berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kinerja produksi ikan lele). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kondisi pemeliharaan pada sistem bioflok berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kinerja produksi ikan lele
UnwahasUnwahas 1 menghasilkan nilai IC50 tertinggi, yaitu 15,74 ppm, sehingga menjadi kombinasi terbaik sebagai antioksidan. Serum formula F2 dan F3 mengandung aktivitas1 menghasilkan nilai IC50 tertinggi, yaitu 15,74 ppm, sehingga menjadi kombinasi terbaik sebagai antioksidan. Serum formula F2 dan F3 mengandung aktivitas
UnwahasUnwahas Berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan, senyawa trans-nerolidol B dari kapulaga jawa menunjukkan aktivitas yang paling potensial terhadap COX-2 denganBerdasarkan hasil studi yang telah dilakukan, senyawa trans-nerolidol B dari kapulaga jawa menunjukkan aktivitas yang paling potensial terhadap COX-2 dengan
UnwahasUnwahas Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok masing masing terdiri dari 5 mencit. Kelompok 1 kontrol positif obat (amitriptilin), kelompok 2 kontrol negatif (CMCHewan uji dibagi menjadi 5 kelompok masing masing terdiri dari 5 mencit. Kelompok 1 kontrol positif obat (amitriptilin), kelompok 2 kontrol negatif (CMC
UNIBAUNIBA Penentuan sample menggunakan Simple random sampling dengan total sampel minimal sebanyak 78 sampel. Data di analisis dengan menggunakan Chi-Square Test.Penentuan sample menggunakan Simple random sampling dengan total sampel minimal sebanyak 78 sampel. Data di analisis dengan menggunakan Chi-Square Test.
UmriUmri Larva Tenebrio molitor mampu mendegradasi Masker Medis Surgical yang dicampur dengan limbah organik. Hasil analisis korelasi mendapatkan nilai r = 0. 7413,Larva Tenebrio molitor mampu mendegradasi Masker Medis Surgical yang dicampur dengan limbah organik. Hasil analisis korelasi mendapatkan nilai r = 0. 7413,
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah biji nangka untuk pembuatan rempeyek biji nangka (REJIKA) di Desa Margo Mulyo menunjukkan bahwa pemanfaatanKegiatan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah biji nangka untuk pembuatan rempeyek biji nangka (REJIKA) di Desa Margo Mulyo menunjukkan bahwa pemanfaatan
Useful /
UnwahasUnwahas Penanganan terapi pasien PPOK di RSUD S. Potensi interaksi obat paling tinggi terjadi pada tingkat keparahan ringan, yaitu interaksi antara metilprednisolonPenanganan terapi pasien PPOK di RSUD S. Potensi interaksi obat paling tinggi terjadi pada tingkat keparahan ringan, yaitu interaksi antara metilprednisolon
UnwahasUnwahas Subyek yang terlibat dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien anak-anak yang menjalani rawat inap dan memperoleh peresepan antibiotik intravena padaSubyek yang terlibat dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien anak-anak yang menjalani rawat inap dan memperoleh peresepan antibiotik intravena pada
UmriUmri Provinsi Riau merupakan daerah yang kaya akan sumber daya biomasa salah satunya adalah kabupaten Bengkalis, dimana hampir 80% penduduknya masih menggunakanProvinsi Riau merupakan daerah yang kaya akan sumber daya biomasa salah satunya adalah kabupaten Bengkalis, dimana hampir 80% penduduknya masih menggunakan
UmriUmri Variasi waktu elektrolisis adalah 15, 30, 45, dan 60 menit. Pengolahan limbah surfaktan secara elektrokoagulasi efektif pada kerapatan arus 50 A/m2 denganVariasi waktu elektrolisis adalah 15, 30, 45, dan 60 menit. Pengolahan limbah surfaktan secara elektrokoagulasi efektif pada kerapatan arus 50 A/m2 dengan