CASSRCASSR

Journal of Asian Social Science ResearchJournal of Asian Social Science Research

Dalam tiga dekade terakhir, perempuan menjadi mayoritas mahasiswa di pendidikan tinggi Indonesia. Namun, cerita yang berbeda terjadi ketika berbicara tentang perempuan sebagai akademisi di lembaga pendidikan tinggi Islam negeri. Dibandingkan dengan rekan pria mereka, akademisi perempuan memiliki posisi akademik yang tidak setara dan posisi kepemimpinan yang lebih rendah. Ada persentase rendah akademisi perempuan yang telah mencapai posisi akademik sebagai profesor atau lektor kepala. Mereka juga memiliki produktivitas yang rendah dalam penelitian dan publikasi. Artikel ini membahas ketidaksetaraan yang dihadapi oleh akademisi Muslim perempuan di pendidikan tinggi Islam negeri (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri [PTKIN]) di Indonesia. Artikel ini mempertanyakan apakah masalah-masalah ini terjadi karena tidak adanya kesempatan yang diberikan kepada akademisi Muslim perempuan untuk mengembangkan karir akademik mereka. Dalam melakukan hal itu, artikel ini menggunakan narasi sebagai pendekatan untuk mengungkapkan kisah para akademisi Muslim Indonesia dan suara feminis Muslim, yang tidak diakui dan diakui secara internasional. Artikel ini berfokus pada analisis suara dan pengalaman karir seorang akademisi perempuan Muslim (Muslimah) di sebuah universitas Islam negeri Indonesia menggunakan metodologi feminis. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana dan mengapa akademisi perempuan menghadapi pencapaian akademik yang tidak setara. Memahami suara mereka tentang promosi akademik yang lebih tinggi penting untuk memecahkan masalah pipa bocor tentang representasi berbasis gender di universitas. Artikel ini berpendapat bahwa akademisi Muslimah Indonesia memiliki representasi yang rendah dalam kemajuan akademik karena mereka mengalami lebih banyak hambatan daripada rekan pria mereka.

Penelitian ini menyoroti pengalaman unik akademisi Muslimah dalam menghadapi tantangan kemajuan karir di lingkungan pendidikan tinggi Islam negeri Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan akademisi seringkali menghadapi hambatan struktural dan budaya yang membatasi kesempatan mereka untuk mencapai posisi akademik yang lebih tinggi dan kepemimpinan.Studi ini menekankan pentingnya mengakui dan mengatasi ketidaksetaraan gender dalam sistem pendidikan tinggi, serta memberikan dukungan yang lebih besar bagi perempuan akademisi untuk mengembangkan potensi mereka secara penuh.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam dampak kebijakan dan praktik universitas terhadap kemajuan karir perempuan akademisi, termasuk analisis terhadap sistem promosi, alokasi sumber daya penelitian, dan budaya organisasi. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan melibatkan universitas Islam negeri di berbagai daerah di Indonesia, atau bahkan dengan membandingkan dengan negara-negara lain yang memiliki konteks serupa, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempercepat atau menghambat kemajuan karir perempuan akademisi. Ketiga, penelitian kualitatif yang lebih mendalam, seperti studi kasus atau etnografi, dapat dilakukan untuk memahami pengalaman hidup perempuan akademisi secara lebih holistik, termasuk bagaimana mereka menyeimbangkan karir akademik dengan peran keluarga dan sosial, serta bagaimana mereka mengatasi diskriminasi dan stereotip gender.

  1. Living the Neo‐liberal University - Ball - 2015 - European Journal of Education - Wiley Online... doi.org/10.1111/ejed.12132Living the NeoyAAAaliberal University Ball 2015 European Journal of Education Wiley Online doi 10 1111 ejed 12132
  2. 0. ask publishers restore access books wayback machine texts audio software images donate archive sign... doi.org/10.1080/09620219800200140 ask publishers restore access books wayback machine texts audio software images donate archive sign doi 10 1080 0962021980020014
  3. Performance Indicators in Indonesian Universities: The Perception of Academics - Gaus - 2016 - Higher... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/hequ.12085Performance Indicators in Indonesian Universities The Perception of Academics Gaus 2016 Higher onlinelibrary wiley doi 10 1111 hequ 12085
  4. Narrative configuration in qualitative analysis: International Journal of Qualitative Studies in Education:... doi.org/10.1080/0951839950080103Narrative configuration in qualitative analysis International Journal of Qualitative Studies in Education doi 10 1080 0951839950080103
  5. All are equal, but some are more equal than others: managerialism and gender equality in higher education... tandfonline.com/doi/abs/10.1080/03050068.2013.807642All are equal but some are more equal than others managerialism and gender equality in higher education tandfonline doi abs 10 1080 03050068 2013 807642
  1. #muslim women#muslim women
  2. #pendidikan islam#pendidikan islam
Read online
File size307.06 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-2QM
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test