UNIMUNIM

MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan MatematikaMAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan kuantitatif. Penelitian pemahaman konsep matematika siswa SMP ditinjau dari pengumpulan data, interpretasi data, dan lain-lain. melalui pembelajaran bilingual berbasis etnomatematika pada materi yang diterjemahkan secara objektif menggunakan angka. dan penampilan serta hasilnya.Pembelajaran bilingual berbasis etnomatematika dapat dicapai dengan membangun pengalaman yang bermakna dan berfokus pada budaya di dalam dan di luar kelas. Kegiatan ini dapat memperkuat dan memperdalam pemahaman siswa terhadap pembelajaran matematika melalui situs cagar budaya termasuk Candi Brahu. Kerjasama antara siswa, guru, dan penggunaan metode pembelajaran yang tepat dapat menumbuhkan lingkungan belajar yang kondusif untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa, terutama kemampuan mereka untuk memahami konsep dan keterampilan pemecahan masalah matematika siswa kususnya pada materi translasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa 22 dari 24 siswa memiliki kriteria jawaban baik. Hal ini menunjukkan bahwa sebesar 91,67% siswa memiliki minat baik terhadap kegiatan .

Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran bilingual berbasis etnomatematika di situs Candi Brahu dapat menjadi inovasi pembelajaran yang mendukung pelestarian budaya serta meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa SMP.Pendekatan tersebut berhasil mengembangkan kemampuan siswa dalam identifikasi masalah, perumusan hipotesis, pengumpulan data, serta pemecahan masalah secara kritis dan ilmiah.Dengan demikian, metode ini berpotensi meningkatkan motivasi dan minat belajar matematika melalui konteks budaya yang bermakna.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana penggunaan situs warisan budaya lain di daerah Jawa Timur, selain Candi Brahu, memengaruhi efektivitas pembelajaran matematika dwibahasa berbasis etnomatematika pada siswa SMP, dengan membandingkan hasil belajar dan minat siswa di masing‑misnya. Selanjutnya, penting untuk mengkaji sejauh mana pemahaman konsep matematika yang diperoleh melalui pendekatan tersebut dapat dipertahankan dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan tes retensi setelah tiga hingga enam bulan dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan teknologi realitas tertambah (augmented reality) yang menampilkan model‑model tiga dimensi situs budaya selama proses belajar, untuk menilai apakah interaksi digital meningkatkan motivasi, pemahaman bahasa, dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Hasil dari studi‑studi tersebut dapat menjadi dasar kebijakan pendidikan yang menekankan integrasi budaya lokal dalam kurikulum matematika nasional.

  1. Systematic Literature Review: Etnomatematika Kearifan Lokal Budaya Sasak | Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan... doi.org/10.31004/cendekia.v6i1.1183Systematic Literature Review Etnomatematika Kearifan Lokal Budaya Sasak Jurnal Cendekia Jurnal Pendidikan doi 10 31004 cendekia v6i1 1183
  2. Jurnal Gantang. kemampuan berpikir kritis pembelajaran geometri jurnal gantang authors suhartini universitas... doi.org/10.31629/jg.v2i2.198Jurnal Gantang kemampuan berpikir kritis pembelajaran geometri jurnal gantang authors suhartini universitas doi 10 31629 jg v2i2 198
  1. #warisan budaya#warisan budaya
  2. #pemahaman konsep#pemahaman konsep
Read online
File size863.29 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2MH
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test