STIPASSTIPAS

Sepakat : Jurnal Pastoral KateketikSepakat : Jurnal Pastoral Kateketik

Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan bahwa melalui tari babukung yang ada di dalam suku Dayak Tomun Arut menghasilkan implementasi toleransi yang saling mengikat antara budaya yang sudah lama dengan agama-agama yang ada di suku Dayak Tomun Arut. Analisis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa prinsip motto suku Dayak “Tanah ini milik kita dan kampung ini milik kita menjadi contoh penting untuk menanamkan sikap dan tindakan toleransi antar masyarakat yang ada di kecamatan Arut Utara. Melalui tari babukung ini menjadi pengikat dan menjadi satu identitas sebagai budaya Suku Dayak Tomun Arut dalam penerapan nilai kerukunan dan kedamaian antar agama, budaya dan etnis.

Implementasi toleransi melalui tarian babukung menunjukkan hubungan saling menghargai antar kelompok, budaya, etnis, dan agama, sehingga menciptakan kedamaian serta kerukunan.Tari babukung berfungsi sebagai pengikat toleransi karena mengandung nilai kesetiakawanan, kebersamaan, dan melibatkan peserta dari berbagai agama, sehingga menjadi identitas budaya Suku Dayak Tomun Arut.Oleh karena itu, pelestarian tarian babukung sebagai warisan budaya dan festival budaya sangat penting untuk memperkuat toleransi dan mencegah konflik di masyarakat Arut Utara.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi tarian babukung dalam kurikulum sekolah mempengaruhi tingkat toleransi antaragama pada remaja, dengan mengukur perubahan sikap dan perilaku siswa sebelum dan sesudah pembelajaran. Selanjutnya, sebuah studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan peran babukung dalam membangun toleransi di antara sub‑suku Dayak yang berbeda, seperti Tomun Arut dan Kapuas, guna mengidentifikasi faktor‑faktor budaya yang bersifat universal atau khusus. Terakhir, penelitian tentang dampak promosi tarian babukung melalui platform digital terhadap persepsi masyarakat luas tentang warisan budaya dan nilai toleransi dapat memberikan insight tentang efektivitas media sosial dalam memperluas rasa hormat lintas komunitas di Indonesia.

  1. #identitas budaya#identitas budaya
  2. #warisan budaya#warisan budaya
Read online
File size77.99 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2Md
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test