ITSIITSI
Jurnal Agro EstateJurnal Agro EstatePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan Mucuna bracteata. Penelitian dilaksanakan di Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP-2) Instiper Yogyakarta, Sleman, Yogyakarta, selama Februari-Mei 2023 menggunakan rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama adalah jenis media tanam (tanah murni, tanah 1:1 pupuk kandang sapi, tanah 1:1 pupuk kandang kambing, tanah 1:1 kompos sekam padi). Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK (0 g, 0,5 g, 0,75 g, 1 g). Hasil menunjukkan media tanam pupuk kandang sapi memberikan pertumbuhan terbaik pada semua parameter fisik tanaman, meskipun dosis NPK tidak berpengaruh signifikan.
Tidak terdapat interaksi nyata antara jenis media tanam dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan Mucuna bracteata.1 pupuk kandang sapi meningkatkan tinggi tanaman dibandingkan media lain.Pemberian pupuk NPK tidak berpengaruh signifikan pada semua parameter pertumbuhan.
Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi kombinasi pupuk organik (seperti kompos dari bahan lokal lain) dengan variasi proporsi media tanam untuk mendukung pertumbuhan Mucuna bracteata di lahan kering. Selain itu, pengujian keberlanjutan penggunaan pupuk kandang sapi dalam skala lapang diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pada kesuburan tanah. Studi tambahan juga dapat membandingkan respons pertumbuhan spesies legum lain terhadap perlakuan media tanam serupa untuk aplikasi peremajaan lahan.
| File size | 420.51 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISBA BLITARUNISBA BLITAR Pemberian pupuk biochar sekam dan biourine sapi menghasilkan tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah malai tertinggi. Pada parameter panen, hasil tertinggiPemberian pupuk biochar sekam dan biourine sapi menghasilkan tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah malai tertinggi. Pada parameter panen, hasil tertinggi
POLIWANGIPOLIWANGI Dari hasil penelitian pertumbuhan setek kopi robusta dan arabika dengan pemberian beberapa jenis zat pengatur tumbuh alami, menunjukan bahwa pemberianDari hasil penelitian pertumbuhan setek kopi robusta dan arabika dengan pemberian beberapa jenis zat pengatur tumbuh alami, menunjukan bahwa pemberian
UNSIMARUNSIMAR Cabai rawit (Capsicum frutescens L. ) merupakan tanaman hortikultura dengan nilai ekonomi tinggi, baik sebagai bumbu dapur maupun sebagai sumber metabolitCabai rawit (Capsicum frutescens L. ) merupakan tanaman hortikultura dengan nilai ekonomi tinggi, baik sebagai bumbu dapur maupun sebagai sumber metabolit
UNIVAUNIVA Penggunaan pupuk NPK Mutiara dan pupuk CMA tidak berpengaruh terhadap semua parameter tinggi tanaman dan jumlah daun. Tinggi daun tertinggi terdapat padaPenggunaan pupuk NPK Mutiara dan pupuk CMA tidak berpengaruh terhadap semua parameter tinggi tanaman dan jumlah daun. Tinggi daun tertinggi terdapat pada
ITSIITSI Analisis data dilakukan dengan cara membaca, mengumpulkan, mengutip informasi, mencatat, menyimpulkan serta melakukan interpretasi atas hasil yang diperolehAnalisis data dilakukan dengan cara membaca, mengumpulkan, mengutip informasi, mencatat, menyimpulkan serta melakukan interpretasi atas hasil yang diperoleh
IKIPIKIP Aplikasi pupuk guano organik dosis 12 ton/ha (360 g/10 kg tanah) memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan hasil bawang merah dengan berat segar umbiAplikasi pupuk guano organik dosis 12 ton/ha (360 g/10 kg tanah) memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan hasil bawang merah dengan berat segar umbi
UNIKSUNIKS Perlakuan terbaik ditemukan pada dosis 50 ton/ha, menghasilkan tinggi tanaman 33,61 cm, jumlah polong 13 buah, berat biji kering 9,65 gram per tanaman,Perlakuan terbaik ditemukan pada dosis 50 ton/ha, menghasilkan tinggi tanaman 33,61 cm, jumlah polong 13 buah, berat biji kering 9,65 gram per tanaman,
UNIPASUNIPAS Parameter diameter batang pada perlakuan 50 ml per liter air memberikan hasil tertinggi dengan nilai 3,96 mm bibit tanaman kopi. Diperoleh kesimpulan bahwaParameter diameter batang pada perlakuan 50 ml per liter air memberikan hasil tertinggi dengan nilai 3,96 mm bibit tanaman kopi. Diperoleh kesimpulan bahwa
Useful /
UNIVAUNIVA Analisis varians (ANOVA) mengonfirmasi bahwa kecepatan potong merupakan faktor yang paling dominan (kontribusi 67. 3%) terhadap kualitas permukaan hasilAnalisis varians (ANOVA) mengonfirmasi bahwa kecepatan potong merupakan faktor yang paling dominan (kontribusi 67. 3%) terhadap kualitas permukaan hasil
UNIKSUNIKS Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan 5 ulangan sehingga seluruhnya adalahMetode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan 5 ulangan sehingga seluruhnya adalah
UNIVAUNIVA Metode eksperimental dievaluasi pengaruh berbagai alat penyesap dan teknik pengeringan terhadap biji jagung, dengan alat utama terdiri dari kamera ESP32-CAM,Metode eksperimental dievaluasi pengaruh berbagai alat penyesap dan teknik pengeringan terhadap biji jagung, dengan alat utama terdiri dari kamera ESP32-CAM,
JOIVJOIV Bagi pengguna baru, profil dibangun berdasarkan gaya belajar. Sistem rekomendasi berbasis pembelajaran gaya dan penyaringan kolaboratif diusulkan untukBagi pengguna baru, profil dibangun berdasarkan gaya belajar. Sistem rekomendasi berbasis pembelajaran gaya dan penyaringan kolaboratif diusulkan untuk