UPPRUPPR

AGRISILVIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu PertanianAGRISILVIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk guano terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman segau di tanah mineral. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal, dengan 5 taraf perlakuan dan 4 kelompok. Perlakuan pemberian guano (G) dengan dosis: G0: 0 ton/ha, G1: 15 ton/ha (36 gr/polybag), G2: 30 ton/ha (72 gr/ polybag), G3: 45 ton/ha (108 gr/ polybag), G4: 60 ton/ha (144 gr/polybag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk guano berpengaruh terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar total, berat segar tajuk dan berat segar akar. Perlakuan terbaik dosis 30 ton/ha terdapat pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun sedangkan 15 ton/ha pada variabel berat segar tanaman, berat segar tajuk dan berat segar akar.

Pemberian pupuk guano berpengaruh terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar total tanaman, berat segar tajuk dan berat segar akar.Dosis 30 ton/ha merupakan perlakuan terbaik untuk variabel tinggi tanaman, jumlah daun, dan luas daun.Sementara itu, dosis 15 ton/ha memberikan hasil optimum pada variabel berat segar tanaman, berat segar tajuk, dan berat segar akar.

Untuk melanjutkan penelitian ini, ada beberapa ide baru yang bisa diteliti agar hasilnya lebih bermanfaat bagi petani lokal. Pertama, penting sekali untuk menguji pupuk guano ini langsung di sawah atau kebun terbuka, tidak hanya di dalam polybag. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah hasil yang sama baiknya akan didapatkan ketika tanaman segau tumbuh di kondisi lingkungan yang sesungguhnya, dengan mendapat sinar matahari dan air hujan alami. Kedua, hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk yang berbeda memberikan hasil terbaik untuk pertumbuhan daun dan untuk berat panen. Hal ini menimbulkan pertanyaan menarik: mengapa hal itu bisa terjadi? Sebuah penelitian baru bisa fokus untuk menganalisis bagaimana tanaman segau menggunakan nutrisi dari pupuk guano, apakah lebih diprioritaskan untuk tumbuh tinggi atau untuk menghasilkan berat yang lebih besar. Analisis kandungan nutrisi pada berbagai bagian tanaman, seperti daun dan akar, akan memberikan jawaban yang ilmiah. Ketiga, penelitian ini hanya menggunakan guano, sedangkan di pasaran ada banyak pupuk organik lain seperti kandang ayam. Oleh karena itu, sebuah studi perbandingan antara penggunaan guano, pupuk kandang ayam, dan mungkin campuran keduanya akan sangat berguna. Penelitian ini bisa menjawab pertanyaan praktis mana jenis pupuk organik yang paling efektif dan paling menguntungkan secara ekonomi untuk membudidayakan tanaman segau di wilayah tersebut, sehingga petani bisa membuat pilihan yang tepat.

  1. #tanaman cabai#tanaman cabai
  2. #ekosistem mangrove#ekosistem mangrove
Read online
File size167.56 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1Dy
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test