STIALANSTIALAN
Jurnal Good GovernanceJurnal Good GovernancePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran empirik, mengidentifikasi, dan menganalisis data serta informasi mengenai integrasi nilai religius dengan kepemimpinan adaptif pada pelatihan kepemimpinan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai religiusitas dengan kepemimpinan adaptif belum terintegrasi karena kurangnya inisiatif dari Widyaiswara dalam meramu materi ajar yang mengandung muatan nilai-nilai religiusitas.
Nilai religiusitas dengan kepemimpinan adaptif pada pelatihan kepemimpinan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat belum terintegrasi.Untuk mengintegrasikan nilai religiusitas dengan kepemimpinan adaptif, perlu dilakukan upaya-upaya yang lebih signifikan, seperti melakukan kajian khusus yang lebih mendalam tentang pentingnya mengintegrasikan nilai religius dengan kepemimpinan adaptif.
Dibutuhkan upaya-upaya yang lebih signifikan dengan melakukan kajian khusus yang lebih mendalam tentang pentingnya mengintegrasikan nilai religius dengan kepemimpinan adaptif pada Pelatihan Kepemimpinan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat. Sebaiknya penyusunan kurikulum pelatihan kepemimpinan khususnya dalam Pelatihan Kepemimpian Administrator terdapat bagian khusus yang mengintegrasikan nilai religiusitas dengan kepemimpinan adapatif. Disusun alat pengukuran secara khusus dari sisi keagamaan pada sebagai bahan evaluasi implementasi kebijakan publik.
| File size | 597.19 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Secara naluri, manusia telah menemukan tauhid, meskipun masih dalam ranah immaterial (ranah roh). Dari pemahaman ini, dapat dipahami bahwa fitrah manusiaSecara naluri, manusia telah menemukan tauhid, meskipun masih dalam ranah immaterial (ranah roh). Dari pemahaman ini, dapat dipahami bahwa fitrah manusia
UIJUIJ Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis terkait penerapan P3 melalui buku Karawi Ma Taho dalam membentuk karakter siswa kelas 2 di SDIT InsanTujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis terkait penerapan P3 melalui buku Karawi Ma Taho dalam membentuk karakter siswa kelas 2 di SDIT Insan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Tantangan-tantangan ini saling berkaitan satu sama lain, yang mencerminkan ketidakselarasan antara praktik madrasah dengan kebutuhan santri modern danTantangan-tantangan ini saling berkaitan satu sama lain, yang mencerminkan ketidakselarasan antara praktik madrasah dengan kebutuhan santri modern dan
STIKKENDALSTIKKENDAL Pendekatan yang menekankan kedisiplinan, variasi metode pembelajaran, serta pembinaan spiritual dan kerja sama dengan orang tua dan masyarakat menghasilkanPendekatan yang menekankan kedisiplinan, variasi metode pembelajaran, serta pembinaan spiritual dan kerja sama dengan orang tua dan masyarakat menghasilkan
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahan ajar PABP materi gibah dan tabayun telah mengacu pada Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila, namun terdapatPenelitian ini menyimpulkan bahwa bahan ajar PABP materi gibah dan tabayun telah mengacu pada Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila, namun terdapat
STAI TBHSTAI TBH Delapan elemen pembentuk karakter—keteladanan, aktivitas ibadah, refleksi diri, bina sosial, integrasi nilai, keyakinan dan kecintaan terhadap ajaranDelapan elemen pembentuk karakter—keteladanan, aktivitas ibadah, refleksi diri, bina sosial, integrasi nilai, keyakinan dan kecintaan terhadap ajaran
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Berdasarkan penelitian, karakteristik kepemimpinan kepala sekolah pengemudi di SMA Negeri 1 Pekalongan adalah adaptif, visioner, dan kolaboratif. KepemimpinanBerdasarkan penelitian, karakteristik kepemimpinan kepala sekolah pengemudi di SMA Negeri 1 Pekalongan adalah adaptif, visioner, dan kolaboratif. Kepemimpinan
UNDIKSHAUNDIKSHA 5) mengkaji nilai-nilai yang menjadi titik temu toleransi umat (Islam dan Hindu) pada tradisi male di Desa Loloan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif5) mengkaji nilai-nilai yang menjadi titik temu toleransi umat (Islam dan Hindu) pada tradisi male di Desa Loloan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
Useful /
STAI TBHSTAI TBH According to Habibie imtaq is a positive synergy of cultural elements and religious elements from the acculturation process in the family. While scienceAccording to Habibie imtaq is a positive synergy of cultural elements and religious elements from the acculturation process in the family. While science
UIMUIM Second, the implementation of these Islamic thinkers can create a society with quality education, access to clean water, decent work, economic growth,Second, the implementation of these Islamic thinkers can create a society with quality education, access to clean water, decent work, economic growth,
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Kurangnya panduan yang jelas dan terverifikasi menyebabkan ketidakjelasan dan ketidakkonsistenan dalam penyusunan serta penerapan bahan ajar. Program pengabdianKurangnya panduan yang jelas dan terverifikasi menyebabkan ketidakjelasan dan ketidakkonsistenan dalam penyusunan serta penerapan bahan ajar. Program pengabdian
STAI TBHSTAI TBH Apabila hal di atas terwujud maka terwujudlah sesungguhnya teori belajar sosial itu. Semoga dari contoh hadits-hadits Rasul akan teori belajar sosial bisaApabila hal di atas terwujud maka terwujudlah sesungguhnya teori belajar sosial itu. Semoga dari contoh hadits-hadits Rasul akan teori belajar sosial bisa