BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social Science

Tanaman yang berpotensi sebagai sumber insektisida nabati, salah satunya adalah jambu biji. Komponen aktif biji jambu biji adalah asetogenin, yang dianggap larvisidal, dan azitogenin yang dikandungnya juga merupakan insektisida, akarisida, antiparasit, dan agen bakterisida. Alternatif lain dari tanaman yang dapat digunakan sebagai insektisida herbal, selain biji buah jambu biji, adalah daun cengkeh, yang mengandung bahan kimia minyak atsiri seperti eugenol dan bahan lainnya secara tradisional digunakan untuk mengendalikan kecoa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji jambu biji dan daun cengkeh sebagai bioinsektisida dalam pengendalian kecoa vektor. Penelitian ini merupakan eksperimen nyata dengan sampel penelitian sebanyak 288 kecoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji jambu biji dan daun cengkeh pada konsentrasi 80% menyebabkan kematian 14 kecoa. Tingkat efektivitas ekstrak biji jambu biji dan daun cengkeh dalam pertarungan melawan kecoa rumah adalah konsentrasi 80%.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan ekstrak biji sisak (Annona muricata Linn) dan daun cengkeh (Syzygium aromaticum) dalam pengendalian kecoa (Periplaneta americana) terbukti efektif.Tingkat efektivitas ekstrak biji jambu biji dan daun cengkeh terhadap kecoa rumah (Perplaneta americana) adalah konsentrasi 80%.Penggunaan ekstrak alami ini menjanjikan sebagai alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan insektisida sintetis.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada identifikasi senyawa spesifik dalam ekstrak jambu biji dan cengkeh yang bertanggung jawab atas aktivitas insektisida, sehingga formulasi bioinsektisida dapat dioptimalkan. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh kombinasi ekstrak ini terhadap berbagai spesies kecoa dan serangga hama lainnya, serta evaluasi keamanannya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Pengembangan formulasi bioinsektisida yang lebih stabil dan mudah diaplikasikan, misalnya dalam bentuk semprotan atau gel, juga menjadi arah penelitian yang penting untuk meningkatkan efektivitas dan kemudahan penggunaan.

  1. #pengendalian hama#pengendalian hama
  2. #jambu biji#jambu biji
Read online
File size162.69 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2An
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test