EBSINAEBSINA
Jurnal Kesehatan Komunitas IndonesiaJurnal Kesehatan Komunitas IndonesiaLatar Belakang: Gagal jantung merupakan kondisi di mana jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan sirkulasi tubuh. Pasien gagal jantung dapat mengalami pembengkakan (edema) pada bagian tubuh tertentu, terutama ekstremitas bawah. Edema yang tidak ditangani dapat memperburuk kerusakan sistem sirkulasi. Salah satu penanganan edema ekstremitas bawah pada pasien gagal jantung adalah terapi kompresi. Tujuan: Menentukan efektivitas terapi kompresi terhadap edema ekstremitas bawah pada pasien gagal jantung. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus yang melibatkan satu pasien dengan penyakit gagal jantung yang mengalami edema ekstremitas bawah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pemberian intervensi selama 4 hari dengan tekanan sedang (20‑30 mmHg). Penelitian menggunakan stoking kompresi selama 18 jam dalam 24 jam, diberikan sekali sehari (pemasangan pada pukul 14.00 WIB dan dilepas pada pukul 08.00 WIB keesokan harinya). Instrumen yang dipakai adalah lembar observasi edema pitting. Hasil: Penelitian menunjukkan penurunan derajat edema pitting pada pasien dari nilai 3 dengan kedalaman 5 mm dan waktu kembali 65 detik menjadi nilai 1 dengan kedalaman 1 mm dan waktu kembali 2 detik. Kesimpulan: Terapi kompresi efektif mengurangi derajat edema pitting pada pasien gagal jantung, dengan efektivitas optimal pada hari ketiga intervensi. Oleh karena itu, terapi ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan di ruang rawat inap, khususnya pada pasien gagal jantung yang mengalami edema pada ekstremitas bawah.
Berdasarkan hasil penelitian, penerapan terapi kompresi pada pasien gagal jantung selama empat hari menunjukkan penurunan derajat edema pitting.Dengan demikian, terapi kompresi dapat dianggap praktis untuk mengurangi edema ekstremitas bawah pada pasien gagal jantung.Penelitian ini menyarankan penerapan terapi kompresi secara rutin dalam perawatan rawat inap.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas tekanan kompresi yang berbeda (misalnya 15‑20 mmHg vs 20‑30 mmHg) dalam mengurangi edema pada populasi pasien gagal jantung melalui uji coba terkontrol acak, sehingga dapat menentukan dosis optimal yang memberikan manfaat klinis maksimal tanpa menimbulkan ketidaknyamanan; selanjutnya, studi longitudinal dengan periode pemantauan enam hingga dua belas bulan dapat menilai dampak jangka panjang terapi kompresi terhadap frekuensi readmisi rumah sakit, kualitas hidup, dan fungsi kardiovaskular pada pasien gagal jantung kronis, sehingga memberikan bukti kuat tentang keberlanjutan manfaat terapi; terakhir, penelitian campuran (mixed‑methods) yang menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif dapat mengeksplorasi tingkat kepatuhan, persepsi kenyamanan, serta hambatan penggunaan stoking kompresi di kalangan pasien, dan bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi hasil klinis serta kepuasan pasien dalam konteks perawatan rumah sakit.
| File size | 351.96 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Analisis penelitian menggunakan analisis korelasi, regresi sederhana dan uji t. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai signifikansi paired sampleAnalisis penelitian menggunakan analisis korelasi, regresi sederhana dan uji t. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai signifikansi paired sample
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis teori utama dalam psikologi terkait gangguan mental anak-anak dan proses pemulihannya,Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis teori utama dalam psikologi terkait gangguan mental anak-anak dan proses pemulihannya,
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Kondisi tersebut berpotensi menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Salah satu alternatif solusi berbasis kearifan lokalKondisi tersebut berpotensi menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Salah satu alternatif solusi berbasis kearifan lokal
STIKESCOLUMBIASIAMDNSTIKESCOLUMBIASIAMDN Kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku dan kesadaran kolektif tentang pentingnya penanganan trauma dasar di tingkat rumah tangga. Kegiatan pengabdianKegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku dan kesadaran kolektif tentang pentingnya penanganan trauma dasar di tingkat rumah tangga. Kegiatan pengabdian
SARI MUTIARASARI MUTIARA Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit epidemi akut yang disebabkan oleh virus yang ditransmisikan oleh Aedes aegypti dan Aedes albopictus. PenyakitDemam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit epidemi akut yang disebabkan oleh virus yang ditransmisikan oleh Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Kegiatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan partisipatif dalam membangun kesadaran kesehatan komunitas. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positifKegiatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan partisipatif dalam membangun kesadaran kesehatan komunitas. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif
EBSINAEBSINA Penggunaan aloe vera juga memberikan manfaat anti-inflamasi dan menenangkan kulit, sehingga meningkatkan efektivitas penurunan suhu secara alami. StudiPenggunaan aloe vera juga memberikan manfaat anti-inflamasi dan menenangkan kulit, sehingga meningkatkan efektivitas penurunan suhu secara alami. Studi
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Wawancara terstruktur dengan menggunakan format keperawatan anak, observasi langsung untuk memantau keadaan klien, dan dokumentasi untuk mencatat dataWawancara terstruktur dengan menggunakan format keperawatan anak, observasi langsung untuk memantau keadaan klien, dan dokumentasi untuk mencatat data
Useful /
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Studi ini menyelidiki pengaruh acara televisi realitas Big Brother Naija (BBN) terhadap perilaku sosial mahasiswa komunikasi massa di Universitas Bingham,Studi ini menyelidiki pengaruh acara televisi realitas Big Brother Naija (BBN) terhadap perilaku sosial mahasiswa komunikasi massa di Universitas Bingham,
UMPOUMPO Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Quantitative Easing Amerika Serikat secara signifikan meningkatkan utang jangka pendek di negara‑negaraTemuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Quantitative Easing Amerika Serikat secara signifikan meningkatkan utang jangka pendek di negara‑negara
UMPOUMPO Hasil menunjukkan bahwa ukuran rumah, tipe permukiman (pedesaan/kota), usia kepala rumah tangga, dan pengeluaran non‑pangan secara signifikan memengaruhiHasil menunjukkan bahwa ukuran rumah, tipe permukiman (pedesaan/kota), usia kepala rumah tangga, dan pengeluaran non‑pangan secara signifikan memengaruhi
UMPOUMPO Sebaliknya, keberadaan dewan komisaris yang efektif serta kebijakan presentasi OCI dalam reklasifikasi memberikan pengaruh negatif terhadap penghindaranSebaliknya, keberadaan dewan komisaris yang efektif serta kebijakan presentasi OCI dalam reklasifikasi memberikan pengaruh negatif terhadap penghindaran