MAHADALYALFITHRAHMAHADALYALFITHRAH

PUTIH: Jurnal Pengetahuan Tentang Ilmu dan HikmahPUTIH: Jurnal Pengetahuan Tentang Ilmu dan Hikmah

Artikel ini bermaksud untuk melihat lebih mendalam bagaimana pola munāsabah yang ditawarkan oleh Salwa, hal ini tentunya untuk melihat bagaimana gagasan-gagasan baru yang diusung dan apa yang menjadi perbedaan signifikan antara gagasan textual relation yang diusung oleh Salwa dengan teori munāsabah yang digagas oleh para pendahulunya seperti al-Zarkasy, as-Suyūti dan al-Qaţţān yang dianggap sebagai tokoh paling otoritatif dalam bidang ulūmu al-Qurān. Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis menyimpulkan bahwa teori yang digunakan oleh Salwa adalah menggunakan pendekatan historis-linguistik. Jadi bukan hanya pola secara tekstual yang coba Salwa analisis keterkaitannya melainkan Salwa juga melihat bagaimana konteks historis penurunan wahyu dan di analisis sebagai satu paduan tema dan kejadian yang saling berhubungan antara teks dan konteks. Artinya, Salwa pada dasarnya berusaha melihat bagaimana pola munāsabah dalam surah al-Ahzāb dalam menjawab persoalan-persoalan politik, budaya dan konteks sosial pada masa awal Hijriyah di Jazirah Arab.

Kesarjanaan modern dalam menyusun Al-Quran berbasis surat dengan metode tartīb nuzūl merupakan sebuah inovasi secara radikal dibandingkan pendekatan klasik yang lebih bersifat linier atau holistik.Teori yang digunakan oleh Salwa adalah pendekatan historis-linguistik yang tidak hanya mengkaji keterkaitan tekstual antar ayat tetapi juga mempertimbangkan konteks historis penurunan wahyu.Dengan pendekatan ini, Salwa berusaha menunjukkan bagaimana pola munāsabah dalam surah al-Ahzāb menjawab persoalan politik, budaya, dan sosial pada masa awal Hijriyah di Arab.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang menguji penerapan pendekatan historis-linguistik Salwa pada surah lain di luar al-Ahzāb dan al-Qiyāmah, untuk melihat sejauh mana metodenya dapat diadaptasi secara konsisten dalam konteks tema dan sejarah yang berbeda. Kedua, sebaiknya dikembangkan studi komparatif antara metode munāsabah klasik seperti al-Zarkasyi dan as-Suyūti dengan pendekatan koherensi dan relevansi ala Salwa, untuk mengidentifikasi nilai tambah dan keterbatasan masing-masing dalam menjelaskan kesatuan tekstual Al-Quran. Ketiga, perlu dirancang penelitian yang mengeksplorasi bagaimana penerapan teori Salwa dapat membantu memahami dinamika sosial masyarakat Muslim kontemporer melalui telaah surah-surah yang berkaitan dengan isu keadilan, kepemimpinan, dan hubungan sosial, dengan menghubungkannya secara sistematis antara teks, konteks historis, dan realitas umat saat ini, sehingga hasil penelitian tidak hanya akademis tetapi juga relevan secara sosial.

  1. #kesejahteraan sosial#kesejahteraan sosial
  2. #demokrasi ideal#demokrasi ideal
Read online
File size1.6 MB
Pages18
Short Linkhttps://juris.id/p-2rN
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test