UKINSTITUTEUKINSTITUTE
Journal of Psychological PerspectiveJournal of Psychological PerspectiveStudi kasus kualitatif ini dilakukan di sebuah universitas negeri di Indonesia. Blended learning adalah pendekatan pembelajaran yang menggabungkan pertemuan tatap muka dengan aktivitas pembelajaran daring. Efektivitasnya sangat bergantung pada integrasi teknologi digital yang tepat, terutama selama sesi daring sinkron dan asinkron. Penelitian ini mengeksplorasi perspektif dosen universitas mengenai implementasi blended learning sebagaimana dialami oleh mahasiswa. Menggunakan desain penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Peserta terdiri dari 37 dosen dari Universitas Negeri Padang, dengan lima di antaranya berpartisipasi dalam FGD. Temuan mengungkapkan empat tema dominan dalam persepsi dosen: (1) tantangan teknis, (2) berkurangnya interaksi sosial antara mahasiswa dan dosen serta antar mahasiswa, (3) efektivitas pembelajaran, dan (4) kompetensi digital dosen. Sebuah model konseptual ringkas menunjukkan bahwa kendala teknis secara langsung mengurangi interaksi sosial dan efektivitas pembelajaran, sementara kompetensi digital dosen dapat mengurangi efek ini melalui desain dan fasilitasi yang bertujuan. Implikasinya menekankan perlunya dukungan institusional yang terstruktur, termasuk konektivitas kampus yang andal dan waktu aktif sistem manajemen pembelajaran, program peningkatan keterampilan pedagogis yang terstruktur dan berkelanjutan untuk dosen, dan pedoman integrasi yang jelas yang menyelaraskan komponen daring dengan hasil pembelajaran mata kuliah, sehingga blended learning dapat diskalakan dan efektif dalam konteks negara berkembang dengan kondisi serupa. Studi ini memberikan bukti kaya konteks dari Indonesia dan berkontribusi pada literatur internasional tentang implementasi blended learning.
Berdasarkan temuan yang dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa dosen universitas, sebagai fasilitator blended learning, merasakan pendekatan ini menawarkan fleksibilitas adaptif dalam proses pembelajaran.Studi ini mengidentifikasi empat tema inti yang membentuk persepsi tersebut.tantangan teknis, berkurangnya interaksi sosial (antara dosen dan mahasiswa, serta antar mahasiswa), efektivitas pembelajaran, dan kompetensi digital dosen.Dimensi-dimensi yang saling terkait ini mengungkapkan bahwa meskipun blended learning menawarkan fleksibilitas dan kemudahan yang cukup besar, keberhasilannya pada akhirnya bergantung pada keterlibatan kolaboratif antara dosen dan mahasiswa.
Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai desain blended learning yang adaptif terhadap keberagaman kompetensi digital dosen dan infrastruktur yang tersedia, misalnya dengan membandingkan efektivitas model pembelajaran yang berbeda berdasarkan tingkat kompetensi digital dosen dan ketersediaan sumber daya. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memahami bagaimana persepsi dan efektivitas blended learning berkembang seiring waktu, terutama setelah intervensi peningkatan kompetensi digital dosen atau perbaikan infrastruktur. Penting juga untuk meneliti strategi yang efektif dalam membangun interaksi sosial yang bermakna dalam lingkungan blended learning, seperti penggunaan platform kolaboratif atau metode pembelajaran aktif yang mendorong partisipasi mahasiswa, guna mengatasi masalah penurunan interaksi yang sering terjadi dalam pembelajaran daring.
- Perception of Blended Learning in Faculty and Students of Higher Learning | International Journal of... doi.org/10.18488/61.v10i3.3069Perception of Blended Learning in Faculty and Students of Higher Learning International Journal of doi 10 18488 61 v10i3 3069
- Cognitive Presence in a Blended Learning Environment at Jordanian Universities – AWEJ. cognitive... awej.org/cognitive-presence-in-a-blended-learning-environment-at-jordanian-universitiesCognitive Presence in a Blended Learning Environment at Jordanian Universities Ae AWEJ cognitive awej cognitive presence in a blended learning environment at jordanian universities
| File size | 351.4 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ASIAASIA Penelitian ini membahas masalah kesehatan tiga kali lipat di Indonesia, dengan menekankan kesehatan mental sebagai penyakit tidak menular kunci, dan mempromosikanPenelitian ini membahas masalah kesehatan tiga kali lipat di Indonesia, dengan menekankan kesehatan mental sebagai penyakit tidak menular kunci, dan mempromosikan
ASIAASIA Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan menemukan bahwa strategi sosialisasi dan promosi media efektif dalam meningkatkan partisipasiPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan menemukan bahwa strategi sosialisasi dan promosi media efektif dalam meningkatkan partisipasi
ASIAASIA Dengan implementasi teknologi ini, diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, serta mendukung peningkatanDengan implementasi teknologi ini, diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, serta mendukung peningkatan
ASIAASIA Penelitian ini mengidentifikasi isu-isu utama dalam manajemen pariwisata saat ini dan mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Islam dapat berkontribusiPenelitian ini mengidentifikasi isu-isu utama dalam manajemen pariwisata saat ini dan mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Islam dapat berkontribusi
ASIAASIA Temuan penelitian memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti: meningkatkan kualitas visual dan branding yang konsisten, menciptakan cerita yangTemuan penelitian memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti: meningkatkan kualitas visual dan branding yang konsisten, menciptakan cerita yang
ASIAASIA Pendekatan penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan wawancara mendalam, observasi langsung, dan tinjauan dokumen untuk mengumpulkan data dariPendekatan penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan wawancara mendalam, observasi langsung, dan tinjauan dokumen untuk mengumpulkan data dari
ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE Oleh karena itu, kesadaran kolektif diperlukan untuk mendorong penggunaan teknologi yang bijaksana, sehingga teknologi dapat mendukung daripada menghambatOleh karena itu, kesadaran kolektif diperlukan untuk mendorong penggunaan teknologi yang bijaksana, sehingga teknologi dapat mendukung daripada menghambat
STIEPARISTIEPARI Subjek penelitian terdiri atas pemilik usaha, staf bagian pemasaran, serta beberapa konsumen yang pernah melakukan pembelian. Fokus penelitian ini terletakSubjek penelitian terdiri atas pemilik usaha, staf bagian pemasaran, serta beberapa konsumen yang pernah melakukan pembelian. Fokus penelitian ini terletak
Useful /
ASIAASIA Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan personel manajemen kunci, observasi lapangan langsung, dan analisis dokumen. Aplikasi Praktis: TemuanData dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan personel manajemen kunci, observasi lapangan langsung, dan analisis dokumen. Aplikasi Praktis: Temuan
UKINSTITUTEUKINSTITUTE Studi ini mengkonfirmasi bahwa optimisme dan harapan secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ketekunan (grit) pada remajaStudi ini mengkonfirmasi bahwa optimisme dan harapan secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ketekunan (grit) pada remaja
JOMPARNDJOMPARND Untuk menjamin keberlanjutan program, diperlukan pendampingan berkelanjutan dalam upaya menciptakan desa mandiri pupuk organik demi manfaat ekonomi danUntuk menjamin keberlanjutan program, diperlukan pendampingan berkelanjutan dalam upaya menciptakan desa mandiri pupuk organik demi manfaat ekonomi dan
STAITTDSTAITTD Hasil asesmen formatif dapat digunakan untuk menyesuaikan strategi pembelajaran secara real-time, memperbaiki kelemahan, dan memperkuat kekuatan anak.Hasil asesmen formatif dapat digunakan untuk menyesuaikan strategi pembelajaran secara real-time, memperbaiki kelemahan, dan memperkuat kekuatan anak.