STIKESMUCISSTIKESMUCIS

Nurul Ilmi : Journal of Health Sciences and MidwiferyNurul Ilmi : Journal of Health Sciences and Midwifery

Peneliti mengkaji peran komunikasi interpersonal petugas perawatan dalam meningkatkan kemandirian aktivitas sehari-hari (ADL) lansia di panti jompo. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan dua petugas dan dua informan lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal petugas baik secara verbal maupun non-verbal mempengaruhi kemandirian lansia. Bahsa yang digunakan petugas cocok untuk lansia, dengan bentuk komunikasi non-verbal seperti gerakan, ekspresi wajah, dan intonasi suara yang beragam. Hal tersebut membantu lansia untuk lebih cepat mengertii pesan dan tersampai dari petugas.

Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal petugas dengan lansia di panti jompo cukup efektif.Petugas mampu menggunakan bahasa yang cocok serta bentuk komunikasi non-verbal seperti gerakan, ekspresi wajah dan variasi intonasi suara.Pesan yang disampaikan lebih berfokus pada konsep pembelajaran dan motivasi untuk meningkatkan pemahaman lansia tentang pesan dari petugas.Penelitian mengusulkan adanya pelatihan khusus dalam komunikasi interpersonal bagi petugas panti jompo yang berinteraksi intens dengan lansia.

Dengan melihat tantangan yang dihadapi lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari, penting untuk mengkaji lebih lanjut bagaimana pelatihan komunikasi interpersonal dapat dibangun agar lebih efektif. Pertama, penelitian lanjutan dapat fokus pada kefektifan teknologi komunikasi bawah lintas budaya dalam meningkatkan kemandirian lansia, dengan mengakses kecakapan mengekakukan teknik bersahabat berfikir empat di antara petugas. Kedua, perlu dijelajahi bagaimana diterapkan pelatihan komunikasi interpersonal di berbagai lokasi panti jompo dengan latar belakang geografis yang berbeda, untuk memahami bagaimana adaptasi pelatihan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi petugas. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak efektifitas komunikasi verbal dan non-verbal secara terpisah dalam konteks memotivasi lansia untuk menjadi lebih mandiri, dengan menjadi awal studi tentang bagaimana kombinasi ketiganya dikembangkan dan ditingkatkan untuk menyediakan layanan yang lebih baik.

  1. #teknologi komunikasi#teknologi komunikasi
  2. #peran komunikasi#peran komunikasi
Read online
File size245.89 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2qq
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test