ABHINAYAABHINAYA

Journal of Public Health and NursingJournal of Public Health and Nursing

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) (2020) menyatakan bahwa 37% remaja perempuan dan 42% remaja laki-laki menjadi korban perundungan. Perilaku perundungan adalah bentuk kekerasan yang menyalahgunakan kekuasaan secara berkelanjutan terhadap seseorang yang dianggap lemah. Metode pembelajaran seperti roleplay dengan audio visual dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir dan pengetahuan. Selain itu, metode roleplay dengan audio visual dianggap sebagai metode yang menarik sehingga materi yang disajikan lebih mudah dipahami. Untuk menentukan pengaruh roleplay dengan audio visual terhadap pengetahuan tentang perilaku perundungan pada siswa SMAN 1 Jonggat, metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experiment one group pre-test post-test. Populasi penelitian adalah 457 siswa, dengan sampel 82 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan tentang perilaku perundungan, video audio-visual, dan modul PINTAR (Peningkatan Pengetahuan tentang Perilaku Anti-Perundungan). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja di SMAN 1 Jonggat sebelum diberikan intervensi roleplay dengan audio visual tentang perilaku perundungan adalah 71,9% dengan tingkat pengetahuan rendah. Pengetahuan remaja tentang perilaku perundungan setelah diberikan intervensi roleplay dengan audio visual menunjukkan bahwa 97,0% memiliki tingkat pengetahuan baik terkait pengetahuan tentang perilaku perundungan pada remaja. Terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan tentang perilaku perundungan, seperti yang ditunjukkan oleh nilai p sebesar 0,0000. Penggunaan metode roleplay berbasis audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang perilaku perundungan. Dengan mensimulasikan situasi kehidupan nyata dalam format visual yang menarik, remaja mampu memahami berbagai bentuk perundungan, dampaknya, serta cara respons yang konkret dan empatik. Partisipasi aktif dalam roleplay juga mendorong pemrosesan informasi yang lebih mendalam, sehingga memperkuat pemahaman dan kesadaran mereka akan pentingnya mencegah dan menangani perundungan di lingkungan mereka. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan ukuran sampel yang lebih besar, durasi intervensi yang lebih lama, dan menambahkan kelompok kontrol.

Perundungan adalah tindakan kekerasan fisik, verbal, atau psikologis yang berdampak serius terhadap korban, terutama remaja, dan dapat menyebabkan gangguan emosional jangka panjang seperti kecemasan, harga diri rendah, dan kecenderungan bunuh diri.Oleh karena itu, perundungan perlu ditangani secara serius melalui pendekatan pendidikan, pencegahan, dan rehabilitasi yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat.Sekolah, guru, siswa, dan orang tua perlu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung, meningkatkan kesadaran, serta memberikan dukungan kepada korban dan pelaku perundungan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas metode roleplay dengan audio visual dalam jangka waktu yang lebih panjang, misalnya selama satu semester, untuk melihat apakah peningkatan pengetahuan tentang perundungan bertahan lama atau hanya bersifat sementara. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan membandingkan dampak roleplay berbasis audio visual terhadap remaja di berbagai latar belakang sosial-ekonomi atau wilayah geografis, apakah metode ini tetap efektif di sekolah perkotaan maupun pedesaan. Terakhir, penelitian baru bisa mengeksplorasi bagaimana keterlibatan orang tua dan keluarga dalam sesi roleplay—misalnya melalui video edukasi yang bisa ditonton bersama—dapat memperkuat pemahaman remaja dan mengurangi perilaku perundungan di rumah, sehingga menciptakan efek multi-lapis yang melampaui lingkungan sekolah.

  1. Peran UNICEF Indonesia Menangani Perundungan di Sekolah Melalui Program Roots | Sospol. peran unicef... doi.org/10.22219/jurnalsospol.v8i2.22258Peran UNICEF Indonesia Menangani Perundungan di Sekolah Melalui Program Roots Sospol peran unicef doi 10 22219 jurnalsospol v8i2 22258
  2. Journal of Education and Health Promotion. journal education health promotion doi.org/10.4103/jehp.jehp_32_24Journal of Education and Health Promotion journal education health promotion doi 10 4103 jehp jehp 32 24
  3. Health education for the community in the prevention of hypertension and stroke | Jurnal Pengabdian Masyarakat... jurnal.edi.or.id/index.php/JPMEI/article/view/53Health education for the community in the prevention of hypertension and stroke Jurnal Pengabdian Masyarakat jurnal edi index php JPMEI article view 53
  4. DOI Name 10.53510 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 37z crossref email support... doi.org/10.53510DOI Name 10 53510 Values doi name values index type timestamp data hs serv 37z crossref email support doi 10 53510
  1. #audio visual#audio visual
  2. #pengetahuan remaja#pengetahuan remaja
Read online
File size313.78 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2pV
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test