GLOBALECONEDUGLOBALECONEDU
Journal of Health, Nursing and SocietyJournal of Health, Nursing and SocietyThis study aims to examine the relationship between self-esteem and sexual behavior. This research is a quantitative study involving students of SMA Negeri 13 Padang with a total sample of 278 students. The instrument used to collect data in this study was a questionnaire. Data analysis using the person product moment correlation technique using statistic product and service solution (SPSS). The results show the correlation coefficient in this study is -0.686 and the significant level is <0.001. This means that there is a significant negative relationship between self-esteem and sexual behavior. This means that the higher the self-esteem, the lower the students sexual behavior, and vice versa, the lower the self-esteem, the higher the sexual behavior.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di SMA Negeri 13 Padang, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan harga diri siswa berada pada kategori sedang.Selain itu, secara keseluruhan perilaku seksual siswa juga berada pada kategori sedang.Terdapat hubungan negatif dan signifikan antara harga diri dengan perilaku seksual, yang berarti semakin tinggi harga diri siswa, semakin rendah perilaku seksualnya, dan sebaliknya.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi hubungan antara harga diri dan perilaku seksual remaja, seperti pengaruh teman sebaya, lingkungan keluarga, atau paparan media. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan harga diri remaja, dengan harapan dapat mengurangi risiko perilaku seksual yang tidak bertanggung jawab. Penelitian kualitatif juga dapat dilakukan untuk memahami secara mendalam pengalaman dan perspektif remaja mengenai harga diri dan perilaku seksual mereka, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan program pencegahan yang efektif. Dengan memahami kompleksitas faktor-faktor yang terlibat, kita dapat merancang strategi yang lebih tepat sasaran untuk melindungi remaja dari risiko perilaku seksual yang merugikan dan membantu mereka mengembangkan potensi diri secara optimal.
| File size | 379.99 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Namun, tindakannya menyembunyikan penyakit anak juga menunjukkan adanya dilema antara perlindungan dan transparansi, sehingga kepemimpinan dalam keluargaNamun, tindakannya menyembunyikan penyakit anak juga menunjukkan adanya dilema antara perlindungan dan transparansi, sehingga kepemimpinan dalam keluarga
HTPHTP Sebanyak 50% responden berniat melakukan aktivitas fisik seperti jalan cepat selama 30 menit tiga kali dalam seminggu dan menghindari kegiatan sedentarySebanyak 50% responden berniat melakukan aktivitas fisik seperti jalan cepat selama 30 menit tiga kali dalam seminggu dan menghindari kegiatan sedentary
STAK PESATSTAK PESAT Orang tua memiliki peranan penting dalam mengasuh anak karena pertumbuhan dan perkembangan anak pada dasarnya tidak terlepas dari peran orang tua. BegituOrang tua memiliki peranan penting dalam mengasuh anak karena pertumbuhan dan perkembangan anak pada dasarnya tidak terlepas dari peran orang tua. Begitu
UQGRESIKUQGRESIK Dengan menggunakan data antropometri Indonesia dihasilkan usulan perbaikan pijakan tangga yang diharapkan dapat menurunkan faktor resiko menjadi 4 atauDengan menggunakan data antropometri Indonesia dihasilkan usulan perbaikan pijakan tangga yang diharapkan dapat menurunkan faktor resiko menjadi 4 atau
UQGRESIKUQGRESIK Artikel ini menyoroti bahaya hoaks, terutama dalam konteks kampanye politik dan dampak potensialnya pada pilihan suara orang lanjut usia. Artikel ini jugaArtikel ini menyoroti bahaya hoaks, terutama dalam konteks kampanye politik dan dampak potensialnya pada pilihan suara orang lanjut usia. Artikel ini juga
UQGRESIKUQGRESIK Melalui tradisi sanad Keilmuan, Pesantren mempunyai peluang besar dalam pengembangan lembaga, karena kemampuan pesantren tidak hanya kepada pembinaan kepribadianMelalui tradisi sanad Keilmuan, Pesantren mempunyai peluang besar dalam pengembangan lembaga, karena kemampuan pesantren tidak hanya kepada pembinaan kepribadian
UQGRESIKUQGRESIK Bangsa Indonesia memiliki kelebihan sumber daya manusia yang juga berpotensi meningkatkan angka pengangguran. Jiwa kewirausahaan penting ditumbuhkan diBangsa Indonesia memiliki kelebihan sumber daya manusia yang juga berpotensi meningkatkan angka pengangguran. Jiwa kewirausahaan penting ditumbuhkan di
POLTEKKES PALUPOLTEKKES PALU Gizi yang tidak adekuat akan mengganggu tidak hanya pertumbuhan dan fungsi organ tubuh, tetapi juga fungsi reproduksi terutama gangguan menstruasi. TidakGizi yang tidak adekuat akan mengganggu tidak hanya pertumbuhan dan fungsi organ tubuh, tetapi juga fungsi reproduksi terutama gangguan menstruasi. Tidak
Useful /
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur, menggunakan sumber berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur, menggunakan sumber berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan
HTPHTP Sumber daya manusia merupakan aset yang sangat penting bagi suatu perusahaan dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan, sehingga merupakan suatu keharusanSumber daya manusia merupakan aset yang sangat penting bagi suatu perusahaan dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan, sehingga merupakan suatu keharusan
HTPHTP Teknik pengambilan data dilakukan melalui observasi langsung dan studi dokumentasi dari unit rekam medis. Jumlah sampel yang di analisis sebanyak 40 dariTeknik pengambilan data dilakukan melalui observasi langsung dan studi dokumentasi dari unit rekam medis. Jumlah sampel yang di analisis sebanyak 40 dari
HTPHTP Indonesia merupakan negara dengan jumlah kasus Tuberkulosis (TB) tertinggi kedua di dunia, dan sekitar 30% penderitanya adalah perempuan usia produktif.Indonesia merupakan negara dengan jumlah kasus Tuberkulosis (TB) tertinggi kedua di dunia, dan sekitar 30% penderitanya adalah perempuan usia produktif.