STIKESHBSTIKESHB
JURKESSIAJURKESSIAPelayanan kesehatan dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat pertama, tingkat kedua (rumah sakit umum kabupaten/kota) yang hanya dapat diakses melalui rujukan dari pelayanan kesehatan tingkat pertama, serta tingkat ketiga (rumah sakit umum provinsi/pusat) yang hanya dapat diakses melalui rujukan dari tingkat pertama atau kedua, kecuali dalam keadaan darurat atau masalah khusus dalam peraturan BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis . Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dilaksanakan di wilayah kerja UPT Puskesmas Martapura Barat, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap dua dokter umum, kepala puskesmas, pengelola obat, perawat, bidan, dan pengelola JKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan rujukan di UPT Puskesmas Martapura Barat berpedoman pada Surat Keputusan berdasarkan nota kesepahaman (MoU) yang diatur oleh BPJS, terdapat diagnosa yang seharusnya ditangani oleh puskesmas, namun ketersediaan dokter masih kurang, ketersediaan obat di puskesmas masih mengalami banyak kekurangan, fasilitas alat kesehatan secara umum cukup namun masih perlu ditingkatkan, serta masih terdapat pasien yang meminta rujukan.
Implementasi kebijakan rujukan di UPT Puskesmas Martapura Barat belum berjalan optimal karena rasio rujukan melebihi standar BPJS.Kekurangan tenaga dokter, seringnya kegiatan luar, keterbatasan ketersediaan obat, serta fasilitas alat kesehatan yang belum lengkap menyebabkan banyak pasien yang dirujuk.Permintaan rujukan oleh pasien atas permintaan sendiri turut menyumbang tingginya angka rujukan sehingga konsep gatekeeper belum terlaksana dengan baik.
Pertama, perlu penelitian tentang efektivitas penambahan dokter di Puskesmas Martapura Barat dalam menurunkan angka rujukan, dengan membandingkan beban kerja, kualitas pelayanan, dan tingkat kepuasan pasien sebelum dan sesudah penambahan tenaga dokter. Kedua, layak dikaji bagaimana sistem pengadaan obat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar memengaruhi ketersediaan obat di puskesmas, termasuk kesesuaian antara perencanaan obat dengan kebutuhan riil berdasarkan pola penyakit di wilayah kerja puskesmas. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang desain alur rujukan kolaboratif antara puskesmas dan rumah sakit rujukan untuk kasus penyakit saraf, guna memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang berkelanjutan tanpa mengabaikan prinsip rujukan berjenjang, serta mengurangi rujukan tidak perlu akibat keterbatasan fasilitas dan obat di puskesmas.
| File size | 140.53 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Jenis Penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di instalasi rawat inap RSUP.Jenis Penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di instalasi rawat inap RSUP.
MALAHAYATIMALAHAYATI Diharapkan sekolah menggunakan poster dengan metode think pair share pada saat memberikan materi penyuluhan hipertensi. Kesimpulan dari penelitian iniDiharapkan sekolah menggunakan poster dengan metode think pair share pada saat memberikan materi penyuluhan hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini
STIKESHBSTIKESHB Hasil menunjukkan bahwa usia, kelengkapan APD, frekuensi dan lama penyemprotan tidak berhubungan signifikan dengan kejadian anemia (p‑value > 0,05),Hasil menunjukkan bahwa usia, kelengkapan APD, frekuensi dan lama penyemprotan tidak berhubungan signifikan dengan kejadian anemia (p‑value > 0,05),
MALAHAYATIMALAHAYATI Sementara itu aktifitas fisik termasuk dalam faktor risiko, namun tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p>0,05). Kesimpulan dariSementara itu aktifitas fisik termasuk dalam faktor risiko, namun tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p>0,05). Kesimpulan dari
UMNUMN Hal ini menunjukkan bahwa intervensi berhasil memperkenalkan konsep, manfaat, dan metode pembuatan Eco Enzyme kepada para praktisi. Dengan keterlibatanHal ini menunjukkan bahwa intervensi berhasil memperkenalkan konsep, manfaat, dan metode pembuatan Eco Enzyme kepada para praktisi. Dengan keterlibatan
UNISUNIS Sementara itu, Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 memberikan pengecualian tertentu yang mengizinkan aborsi dalam kondisi-kondisi khusus, sepertiSementara itu, Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 memberikan pengecualian tertentu yang mengizinkan aborsi dalam kondisi-kondisi khusus, seperti
LLDIKTI10LLDIKTI10 And it can make it easier for schools to provide information about the school profile, school vision and mission, teacher data, student data and otherAnd it can make it easier for schools to provide information about the school profile, school vision and mission, teacher data, student data and other
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Pelatihan kader di Posyandu Flamboyan 20 berhasil melibatkan 11 kader dari berbagai RW dan memperkenalkan program pendampingan ibu nifas serta bayi baruPelatihan kader di Posyandu Flamboyan 20 berhasil melibatkan 11 kader dari berbagai RW dan memperkenalkan program pendampingan ibu nifas serta bayi baru
Useful /
GOLDENRATIOGOLDENRATIO The study concludes that competence demonstrates a positive yet statistically insignificant impact on employee performance within the Regional DevelopmentThe study concludes that competence demonstrates a positive yet statistically insignificant impact on employee performance within the Regional Development
UNISUNIS Analisis data digunakan secara kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peraturan perundang-undangan di Indonesia belum secara tegas mengatur penahananAnalisis data digunakan secara kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peraturan perundang-undangan di Indonesia belum secara tegas mengatur penahanan
UNISUNIS Hasil penelitian menyimpulkan bahwa partisipasi masyarakat masih terbatas, meskipun kebebasan menyampaikan aspirasi telah diamanatkan oleh Undang-UndangHasil penelitian menyimpulkan bahwa partisipasi masyarakat masih terbatas, meskipun kebebasan menyampaikan aspirasi telah diamanatkan oleh Undang-Undang
LLDIKTI10LLDIKTI10 Hasil pengujian menunjukkan bahwa akurasi tertinggi menggunakan augmentasi data yang diperoleh sebesar 94.31%, sedangkan akurasi tertinggi tanpa augmentasiHasil pengujian menunjukkan bahwa akurasi tertinggi menggunakan augmentasi data yang diperoleh sebesar 94.31%, sedangkan akurasi tertinggi tanpa augmentasi