UNISKA BJMUNISKA BJM

An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)

Ketidaknyamanan saat kehamilan banyak terjadi di trimester I, sebanyak 80% ibu hamil mengeluhkan masalah mual atau muntah yang biasa disebut dengan morning sickness. Biasanya masalah ini timbul sekitar 0-16 minggu usia kehamilan atau pada saat ibu hamil memasuki Trimester 1 kehamilannya. Di Puskesmas Padurenan terdapat 25 RW, dengan jumlah ibu hamil 994. Angka rujukan di Puskesmas Padurenan sebesar 120 orang, diagnosa hiperemisis menjadi penyumbang angka rujukan terbanyak yaitu sebesar 50 kasus (41,6%) pada periode Januari – Desember 2022. Pada tahun 2023 periode Januari – Mei keluhan mual muntah pada ibu hamil trimester 1 sebanyak 40 ibu hamil. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui . Desain penelitian ini adalah quasi eksperimental, pre dan post test with Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 pasien dengan 18 kelompok eksperimen dan 18 kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan buku panduan aromaterapi dan kuesioner INVR yang sudah di uji validitas dan reabilitas. Pada penelitian ini didapatkan hasil ada pengaruh pemberian aromatherapy peppermint terhadap morning sickness pada kelompok eksperimen dan kontrol sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Pada kelompok eksperimen didapatkan nilai p 0,00 dan untuk kelompok kontrol didapatkan nilai p 0.60.

Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan skala nyeri ibu bersalin pada pesalinan kala I fase aktif sebelum dilakukan pijat akupresure nilai rata-rata 6,40 dan setelah dilakukan pijat akupresure skala nyeri mengalami penurunan dengan nilai rata-rata 4,33.Pijat akupresure efektif dalam membantu mengurangi nyeri persalinan pada ibu bersalin di Klinik Trimedika Bintara Bekasi Barat pada Tahun 2023.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas aromatherapy peppermint dalam mengurangi morning sickness pada ibu hamil dengan menggunakan metode penelitian yang lebih luas dan melibatkan lebih banyak responden. Selain itu, dapat juga dieksplorasi apakah ada efek samping atau interaksi dengan obat-obatan lain yang perlu dipertimbangkan. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada mekanisme kerja aromatherapy peppermint dalam mengurangi morning sickness, apakah melalui efek aromatik atau melalui komponen kimia tertentu dalam minyak esensial. Dengan memahami mekanisme kerja, dapat dikembangkan strategi intervensi yang lebih efektif dan terarah.

  1. Efektivitas Essential Oil Peppermint Terhadap Morning Sickness Pada Ibu Hamil Trimester I Di puskesmas... ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ANN/article/view/13354Efektivitas Essential Oil Peppermint Terhadap Morning Sickness Pada Ibu Hamil Trimester I Di puskesmas ojs uniska bjm ac index php ANN article view 13354
  1. #sumber daya manusia#sumber daya manusia
  2. #kepuasan pasien#kepuasan pasien
Read online
File size337.96 KB
Pages4
Short Linkhttps://juris.id/p-2oQ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test