STAIALHIKMAHPARIANGANSTAIALHIKMAHPARIANGAN
Journal International Inspire Education TechnologyJournal International Inspire Education TechnologyKesenjangan digital yang terus berlanjut di wilayah frontier, terluar, dan tertinggal (3T) Indonesia menjadi hambatan signifikan bagi pendidikan yang merata, sering membuat solusi teknologi pendidikan konvensional tidak efektif. Penelitian ini menangani tantangan implementasi teknologi di daerah dengan infrastruktur terbatas dan lanskap sosio‑kultural yang unik. Studi ini bertujuan merancang, menerapkan, dan mengevaluasi model pembelajaran campuran berbasis komunitas yang kontekstual, disesuaikan untuk komunitas terpencil di Papua. Dengan menggunakan metodologi Community-Based Participatory Research (CBPR), peneliti berkolaborasi dengan pendidik lokal, siswa, dan pemimpin komunitas selama periode 12 bulan. Proses tersebut meliputi co‑design modul pembelajaran yang mengintegrasikan budaya lokal dengan konten digital yang dapat diakses melalui perangkat berbandwidth rendah dan dapat beroperasi secara offline. Data dikumpulkan melalui metode campuran, termasuk penilaian pra‑ dan pasca‑intervensi, observasi kelas, dan wawancara semi‑terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterlibatan siswa dan keterampilan literasi dasar. Selain itu, model ini meningkatkan literasi digital dan rasa kepemilikan di antara guru dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan satu ukuran untuk semua dalam teknologi pendidikan tidak berkelanjutan di wilayah 3T. Model partisipatif yang kontekstual, yang memprioritaskan kebutuhan lokal, relevansi budaya, dan realitas infrastruktur, menawarkan kerangka kerja yang dapat memanfaatkan teknologi untuk menjembatani disparitas pendidikan di setting terpencil.
Penelitian ini menunjukkan bahwa proses partisipatif yang dipimpin komunitas menjadi faktor utama keberhasilan teknologi pendidikan di wilayah 3T, di mana teknologi berfungsi sebagai katalis dalam sistem sosial‑teknis yang kuat.Kontribusi utama adalah penyediaan kerangka kerja metodologis berbasis Community-Based Participatory Research yang dapat direplikasi untuk implementasi teknologi pendidikan di lingkungan terpinggirkan.Namun, karena studi ini hanya dilakukan di satu lokasi dengan sampel terbatas, diperlukan penelitian lanjutan untuk menguji transferabilitas, keberlanjutan jangka panjang, dan skala model di berbagai daerah 3T.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji skalabilitas dan transferabilitas model berbasis komunitas ini dengan menerapkan kerangka CBPR pada berbagai wilayah 3T yang memiliki latar budaya dan infrastruktur berbeda, guna mengidentifikasi elemen inti yang dapat diadaptasi secara fleksibel. Selanjutnya, studi longitudinal diperlukan untuk melacak dampak jangka panjang intervensi terhadap pencapaian belajar siswa serta keberlanjutan kapasitas komunitas, termasuk bagaimana sekolah dan warga terus memanfaatkan serta mengembangkan model setelah tim peneliti meninggalkan lokasi. Selain itu, penting untuk mengembangkan dan menguji toolkit kebijakan serta materi praktis yang mengefektifkan penyebaran temuan penelitian ke pemerintah, LSM, dan praktisi pendidikan, sehingga dapat dievaluasi sejauh mana alat bantu tersebut meningkatkan penerapan pendekatan partisipatif di konteks pendidikan terpencil.
- An End-to-end Heterogeneous Restraint Network for RGB-D Cross-modal Person Re-identification | ACM Transactions... doi.org/10.1145/3506708An End to end Heterogeneous Restraint Network for RGB D Cross modal Person Re identification ACM Transactions doi 10 1145 3506708
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/ort0000847APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 ort0000847
- University education 5.0: artificial intelligence and emerging technologies for innovation in higher... doi.org/10.56294/mw2025433University education 5 0 artificial intelligence and emerging technologies for innovation in higher doi 10 56294 mw2025433
| File size | 259.43 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
FKPTFKPT Berdasarkan hasil evaluasi, model Random Forest menunjukkan kinerja sangat baik dengan akurasi 0,99942 (99,942%). Precision untuk kelas 0 dan 1 masing-masingBerdasarkan hasil evaluasi, model Random Forest menunjukkan kinerja sangat baik dengan akurasi 0,99942 (99,942%). Precision untuk kelas 0 dan 1 masing-masing
PAPANDAPAPANDA Matematika kerap dipandang sebagai disiplin ilmu yang terlepas dari konteks sosial dan budaya, padahal perkembangan konsep-konsep matematis sesungguhnyaMatematika kerap dipandang sebagai disiplin ilmu yang terlepas dari konteks sosial dan budaya, padahal perkembangan konsep-konsep matematis sesungguhnya
IKMIIKMI Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi api berbasis pengolahan citra menggunakan algoritma YOLOv8 untuk mendukung deteksi dini kebakaran secara real-time.Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi api berbasis pengolahan citra menggunakan algoritma YOLOv8 untuk mendukung deteksi dini kebakaran secara real-time.
UNIBAUNIBA Integrasi teknologi seperti GeoGebra dan AR/VR memperkuat posisi VRSM dalam ekosistem edutech berkelanjutan. Kajian ini menghasilkan sintesis konseptualIntegrasi teknologi seperti GeoGebra dan AR/VR memperkuat posisi VRSM dalam ekosistem edutech berkelanjutan. Kajian ini menghasilkan sintesis konseptual
UMPRUMPR Intervensi dilakukan dalam tiga sesi tematik: literasi keagamaan, pengenalan keberagaman etnis, dan pembentukan sikap prososial. Hasil penelitian menunjukkanIntervensi dilakukan dalam tiga sesi tematik: literasi keagamaan, pengenalan keberagaman etnis, dan pembentukan sikap prososial. Hasil penelitian menunjukkan
UNWUNW Karakter sangat penting diajarkan sejak usia dini. Melalui pembiasaan, terutama nilai karakter islami yang konsisten, diharapkan akan menjadi permanenKarakter sangat penting diajarkan sejak usia dini. Melalui pembiasaan, terutama nilai karakter islami yang konsisten, diharapkan akan menjadi permanen
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Setelah keduanya dapat saling memahami, maka kepercayaan antara keduanya akan terbangun sehingga dapat menghindari dan mengatasi terjadinya konflik. KonflikSetelah keduanya dapat saling memahami, maka kepercayaan antara keduanya akan terbangun sehingga dapat menghindari dan mengatasi terjadinya konflik. Konflik
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Banyak orang kecewa karena mencoreng nilai persaudaraan dan humanis antar warga budaya Yogyakarta. Fenomena sosial yang menggiring opini diskrimasi sosialBanyak orang kecewa karena mencoreng nilai persaudaraan dan humanis antar warga budaya Yogyakarta. Fenomena sosial yang menggiring opini diskrimasi sosial
Useful /
IMADIKLUSIMADIKLUS Penelitian ini berhasil mengembangkan instrumen evaluasi pembelajaran sepanjang hayat yang valid dan reliabel dengan 19 item untuk konteks PPM Indonesia.Penelitian ini berhasil mengembangkan instrumen evaluasi pembelajaran sepanjang hayat yang valid dan reliabel dengan 19 item untuk konteks PPM Indonesia.
IMADIKLUSIMADIKLUS Hasil menunjukkan bahwa kelompok yang mengikuti pendekatan heutagogy mengalami peningkatan signifikan dalam hasil belajar dibandingkan dengan kelompokHasil menunjukkan bahwa kelompok yang mengikuti pendekatan heutagogy mengalami peningkatan signifikan dalam hasil belajar dibandingkan dengan kelompok
FTUNCENFTUNCEN Dengan demikian, terdapat selisih biaya sebesar Rp.1,537,698,960.00 atau sebesar 21,8% dengan waktu pelaksanaan sebesar 77 hari kalender dan mempercepatDengan demikian, terdapat selisih biaya sebesar Rp.1,537,698,960.00 atau sebesar 21,8% dengan waktu pelaksanaan sebesar 77 hari kalender dan mempercepat
UNSIKAUNSIKA Kebakaran merupakan kondisi darurat yang dapat menimbulkan kerugian materi dan jiwa. Faktor jangkauan, tempat, waktu, dan keamanan menjadi kendala utamaKebakaran merupakan kondisi darurat yang dapat menimbulkan kerugian materi dan jiwa. Faktor jangkauan, tempat, waktu, dan keamanan menjadi kendala utama