KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK
Jurnal Keterapian FisikJurnal Keterapian FisikLatar belakang: Keluhan akibat sindrom nyeri myofascial otot upper trapezius mencakup spasm, nyeri, dan keterbatasan gerak fungsional leher serta area sekitarnya. Salah satu cara mengatasi ini adalah myofascial release, namun belum ada ulasan tentang efeknya terhadap fungsional leher pada sindrom nyeri myofascial. Penelitian ini menganalisis efek myofascial release terhadap nyeri dan fungsional leher pada otot upper trapezius. Metode: Review sistematis dengan kerangka PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcomes). Identifikasi artikel menggunakan database Googlescholar, PubMed, dan PeDro dengan kata kunci yang disesuaikan. Seleksi artikel menggunakan PRISMA flowchart dan penilaian kritis. Hasil: Dari 3 database diperoleh 3684 artikel, setelah screening 10 artikel terpilih yang membuktikan efektivitas myofascial release dalam mengurangi nyeri dan keterbatasan fungsional leher. Kesimpulan: Teknik myofascial release efektif dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan gerak fungsional leher pada sindrom nyeri myofascial otot upper trapezius.
Teknik myofascial release pada kondisi sindrom nyeri myofascial otot upper trapezius efektif untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan gerak fungsional leher.Dosis pelaksanaan 90-120 detik diulang 5 kali per minggu selama 1 minggu terbukti efektif dalam melepaskan titik nyeri dan mengurangi spasme otot.NDI dan NPQ merupakan instrumen yang digunakan untuk mengetahui tingkat gangguan fungsional leher.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas kombinasi myofascial release dengan teknik lain seperti iskemia kompresi atau terapi elektromedis untuk meningkatkan hasil pengobatan. Selain itu, penting untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari teknik ini pada pasien dengan kondisi nyeri kronis. Peneliti juga disarankan mengembangkan protokol standar dosis dan durasi terapi yang optimal berdasarkan karakteristik demografi dan kebutuhan spesifik pasien.
| File size | 476.19 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Kurang berpengalaman berisiko 9 kali lebih tinggi dibanding berpengalaman. Kompensasi yang kurang memuaskan berisiko 13 kali lebih besar dibanding kompensasiKurang berpengalaman berisiko 9 kali lebih tinggi dibanding berpengalaman. Kompensasi yang kurang memuaskan berisiko 13 kali lebih besar dibanding kompensasi
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Salah satunya adalah masalah mual dan muntah. Kondisi ini 50 % terjadi pada ibu hamil, paling banyak terjadi pada primigravida. Penelitian ini bertujuanSalah satunya adalah masalah mual dan muntah. Kondisi ini 50 % terjadi pada ibu hamil, paling banyak terjadi pada primigravida. Penelitian ini bertujuan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi (P=0,000) dan asupan zat besi (P=0,003), tetapi tidak ada peningkatanHasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi (P=0,000) dan asupan zat besi (P=0,003), tetapi tidak ada peningkatan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran Patient Specifik Functional Scale (PSFS) di awal penelitian dan akhir penelitian. Hasil: Hasil uji pairedPengumpulan data diperoleh melalui pengukuran Patient Specifik Functional Scale (PSFS) di awal penelitian dan akhir penelitian. Hasil: Hasil uji paired
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Tujuan umum dalam penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui googleTujuan umum dalam penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui google
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Penularan COVID-19 masih ditemukan di masyarakat. Hal ini berkaitan dengan masih kurangnya perilaku pencegahan. Data dari Ketua Rukun Tetangga (RT) menunjukkanPenularan COVID-19 masih ditemukan di masyarakat. Hal ini berkaitan dengan masih kurangnya perilaku pencegahan. Data dari Ketua Rukun Tetangga (RT) menunjukkan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Penggunaan media sosial sangat populer di kalangan remaja di Kota Makassar, dengan Instagram, YouTube, dan TikTok sebagai platform yang paling banyak digunakan.meskipunPenggunaan media sosial sangat populer di kalangan remaja di Kota Makassar, dengan Instagram, YouTube, dan TikTok sebagai platform yang paling banyak digunakan.meskipun
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Penelitian mengenai aktivitas antidiabetes tanaman jamblang masih terbatas, sehingga artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang potensi jamblangPenelitian mengenai aktivitas antidiabetes tanaman jamblang masih terbatas, sehingga artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang potensi jamblang
Useful /
ALJAMIAHALJAMIAH Muhammad Abduh dan Bint al-Shafi berupaya mencari dimensi baru dalam menginterpretasikan narasi-narasi historis yang terkait dengan Ad, Thamud, dan FiraunMuhammad Abduh dan Bint al-Shafi berupaya mencari dimensi baru dalam menginterpretasikan narasi-narasi historis yang terkait dengan Ad, Thamud, dan Firaun
ALJAMIAHALJAMIAH Socrates dan Suhrawardi hidup dalam dua dunia yang sangat berbeda, namun keduanya berakhir secara tragis akibat ketidaksesuaian pandangan mereka denganSocrates dan Suhrawardi hidup dalam dua dunia yang sangat berbeda, namun keduanya berakhir secara tragis akibat ketidaksesuaian pandangan mereka dengan
STAIALHIKMAHPARIANGANSTAIALHIKMAHPARIANGAN Integrasi sistem pemesanan berbasis web berhasil mengubah proses manual di Laboratorium Gudang PEM Akamigas menjadi kerangka digital efisien, dengan peningkatanIntegrasi sistem pemesanan berbasis web berhasil mengubah proses manual di Laboratorium Gudang PEM Akamigas menjadi kerangka digital efisien, dengan peningkatan
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Hipertensi adalah masalah kesehatan serius yang semakin meningkat setiap tahun. Perubahan gaya hidup, seperti kurangnya pergerakan, menjadi salah satuHipertensi adalah masalah kesehatan serius yang semakin meningkat setiap tahun. Perubahan gaya hidup, seperti kurangnya pergerakan, menjadi salah satu