UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA
Jurnal HonaiJurnal HonaiPenyerobotan tanah tetap menjadi masalah agraria yang signifikan yang memengaruhi kepastian hukum dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum pidana yang berlaku pada kasus penyerobotan tanah, mengevaluasi peran aparat penegak hukum, menilai efektivitas penegakan hukum, serta mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam penanganan kasus tersebut. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan analisis data dari sumber primer maupun sekunder, hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum pidana yang mengatur penyerobotan tanah sudah ada, pelaksanaannya menghadapi kesulitan seperti birokrasi yang kompleks, tumpang tindih kewenangan antar lembaga, serta lemahnya pengawasan internal yang dapat menyebabkan korupsi dan intervensi dari pihak berkepentingan. Oleh karena itu, harmonisasi regulasi, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, dan penguatan koordinasi antar lembaga sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas perlindungan hukum. Selain itu, pemberdayaan masyarakat dan sistem informasi pertanahan yang transparan menjadi faktor penting dalam mendukung penegakan hukum yang adil dan optimal. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat dijadikan pedoman untuk memperkuat perlindungan hukum pidana terhadap penyerobotan tanah di Indonesia.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum pidana terhadap penyerobotan tanah di Indonesia memiliki dasar hukum yang kuat, namun implementasinya menghadapi berbagai kendala signifikan.Peran aparat penegak hukum sangat penting, namun efektivitasnya terbatas oleh proses hukum yang panjang, kompleksitas birokrasi, dan adanya intervensi serta korupsi.Peningkatan kapasitas aparat, penyederhanaan prosedur hukum, harmonisasi peraturan, dan penguatan pengawasan serta partisipasi masyarakat adalah langkah strategis yang diperlukan untuk memperkuat perlindungan hukum pidana terhadap penyerobotan tanah di Indonesia.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa tanah di luar pengadilan, seperti melalui mediasi atau arbitrase, untuk mengetahui sejauh mana mekanisme tersebut dapat memberikan solusi yang lebih cepat dan adil bagi para pihak yang terlibat. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji peran teknologi informasi dan sistem pertanahan digital dalam mencegah praktik penyerobotan tanah dan meningkatkan transparansi data kepemilikan tanah. Ketiga, studi komparatif dengan negara lain yang berhasil mengatasi masalah penyerobotan tanah dapat memberikan wawasan berharga mengenai strategi dan kebijakan yang efektif untuk diterapkan di Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu hukum agraria dan perumusan kebijakan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam melindungi hak atas tanah di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta sistem pertanahan yang lebih adil, transparan, dan akuntabel, serta mampu memberikan kepastian hukum dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
- PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PIDANA TERHADAP NOTARIS SEBAGAI OKNUM MAFIA TANAH | JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT.... doi.org/10.37081/ed.v11i1.4192PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PIDANA TERHADAP NOTARIS SEBAGAI OKNUM MAFIA TANAH JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT doi 10 37081 ed v11i1 4192
- Legalisasi Aset Tanah Transmigrasi Dalam Rangka Penguatan Reforma Agraria di Sumatera Utara | Jurnal... doi.org/10.31289/jiph.v10i1.8862Legalisasi Aset Tanah Transmigrasi Dalam Rangka Penguatan Reforma Agraria di Sumatera Utara Jurnal doi 10 31289 jiph v10i1 8862
- Perlindungan Hukum Pidana dalam Menghadapi Tindakan Penyerobotan Tanah di Indonesia | Jurnal Honai. perlindungan... doi.org/10.61578/jh.5137-46Perlindungan Hukum Pidana dalam Menghadapi Tindakan Penyerobotan Tanah di Indonesia Jurnal Honai perlindungan doi 10 61578 jh 5137 46
| File size | 607.31 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNILAUNILA Jenis-jenis tanaman yang terdapat pada areal penelitian diantaranya alpukat, aren, bisoro, kakao, dadap, duku, durian, karet, kemiri, kopi, nangka, petai,Jenis-jenis tanaman yang terdapat pada areal penelitian diantaranya alpukat, aren, bisoro, kakao, dadap, duku, durian, karet, kemiri, kopi, nangka, petai,
UNILAUNILA Inventarisasi pohon plus adalah kegiatan pengumpulan dan penyusunan data mengenai pohon plus untuk memenuhi kebutuhan data yang berguna dalam budidayaInventarisasi pohon plus adalah kegiatan pengumpulan dan penyusunan data mengenai pohon plus untuk memenuhi kebutuhan data yang berguna dalam budidaya
UNILAUNILA Hasil yang didapat waktu makan lutung Jawa adalah pada kisaran pukul 07.00-11.00; 13.00-14.00; dan 15.00-17.00, tempat lutung makan adalah di strata atasHasil yang didapat waktu makan lutung Jawa adalah pada kisaran pukul 07.00-11.00; 13.00-14.00; dan 15.00-17.00, tempat lutung makan adalah di strata atas
UNILAUNILA Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan data lapangan terhadap kriteria penilaian manajemen. Hasil penelitianAnalisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan data lapangan terhadap kriteria penilaian manajemen. Hasil penelitian
UNILAUNILA Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha budidaya lebah madu menggunakan dua jenis media, yaitu stup dan glodok. Berdasarkan umur ekonomis stup dan glodokHasil penelitian menunjukkan bahwa usaha budidaya lebah madu menggunakan dua jenis media, yaitu stup dan glodok. Berdasarkan umur ekonomis stup dan glodok
UNILAUNILA Persepsi masyarakat Desa Pesawaran Indah terhadap keterkaitan ketersediaan air dengan kondisi hutan berkisar 64%-73%, masyarakat bersedia membayar rehabilitasiPersepsi masyarakat Desa Pesawaran Indah terhadap keterkaitan ketersediaan air dengan kondisi hutan berkisar 64%-73%, masyarakat bersedia membayar rehabilitasi
UNILAUNILA Metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas rata-rata hutan rakyat milik petaniMetode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas rata-rata hutan rakyat milik petani
UNILAUNILA Komposisi dengan pendapatan tertinggi adalah komposisi IX yaitu sebesar Rp 23.404,-/ha/th yang terletak di fisiografi bawah dengan INP tertinggi yaituKomposisi dengan pendapatan tertinggi adalah komposisi IX yaitu sebesar Rp 23.404,-/ha/th yang terletak di fisiografi bawah dengan INP tertinggi yaitu
Useful /
UNILAUNILA Oleh karena itu ada peluang yang sangat besar dalam upaya meningkatkan produksi sawit nasional dengan metode penanaman yang berkelanjutan. Metode diagnosisOleh karena itu ada peluang yang sangat besar dalam upaya meningkatkan produksi sawit nasional dengan metode penanaman yang berkelanjutan. Metode diagnosis
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Strategi dalam upaya menciptakan kebijakan yang efektif dan memberantas korupsi adalah dengan mengintegrasikan pendekatan preventif, represif, dan kolaboratif.Strategi dalam upaya menciptakan kebijakan yang efektif dan memberantas korupsi adalah dengan mengintegrasikan pendekatan preventif, represif, dan kolaboratif.
IRPIIRPI 12 triliun. Demi mencegah hal tersebut terulang kembali, perlu dilakukan pencegahan dini dengan cara mengelompokkan data titik panas bumi menjadi sejumlah12 triliun. Demi mencegah hal tersebut terulang kembali, perlu dilakukan pencegahan dini dengan cara mengelompokkan data titik panas bumi menjadi sejumlah
POLANKAPOLANKA Penggunaan IDE yang terdiri dari VS Code dan Flutter menjadikan rancangan sistem ini menjadi rancangan sistem yang multiplatform sehingga proses pengembanganPenggunaan IDE yang terdiri dari VS Code dan Flutter menjadikan rancangan sistem ini menjadi rancangan sistem yang multiplatform sehingga proses pengembangan