INSPIRAINSPIRA
INDOGENIUSINDOGENIUSTujuan: Mendeskripsikan perbedaan perkembangan kondisi ulkus diabetikum sebelum dan setelah dilakukan perawatan luka dengan metode dressing madu. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan penelitian deskriptif kuantitatif pra-post test design. Hasil: Penelitian ini menunjukan sebelum dilakukan penerapan perawatan luka dengan madu skala luka pada responden Tn.S yaitu 27 dalam kategori regenerasi dan responden Tn.Y yaitu 25 dalam kategori regenrasi. Setelah dilakukan penerapan perawatan luka dengan madu skala luka responden Tn.S yaitu 12 dalam kategori jaringan sembuh dan responden Tn.Y yaitu 16 dalam kategori regenerasi. Kesimpulan: Terdapat perbedaan skor pada kedua responden dari sebelum dan sesudah dilakukan perawatan luka dengan madu.
Hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti, pada Tn.Y di Desa Kaping dengan penerapan perawatan luka dengan menggunakan metode dressing madu yang dilakukan pada tanggal 28 Juni 2022- 12 Juli 2022, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan skor dari kedua responden dengan skala luka setelah dilakukan perawatan luka pada kedua responden didapatkan hasil, responden pertama Tn.S terjadi penurunan skala dari 27 (regenerasi) menjadi 12 (jaringan sembuh) dan pada responden kedua terjadi penurunan skala luka dari 25 (regenrasi) menjadi 16 (regenerasi).
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan luka pada pasien diabetes mellitus, seperti usia, nutrisi, dan kadar gula darah. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas dressing madu dengan metode perawatan luka lainnya, seperti sofratulle, dalam penyembuhan luka diabetik. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang manfaat madu sebagai terapi komplementer dalam perawatan luka diabetik, termasuk efeknya terhadap pertumbuhan bakteri dan risiko amputasi.
| File size | 621.88 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Secara sikap, lebih dari 50% responden melihat imigrasi sebagai perkembangan positif, meskipun masalah pelayanan publik dan kompetisi pekerjaan menjadiSecara sikap, lebih dari 50% responden melihat imigrasi sebagai perkembangan positif, meskipun masalah pelayanan publik dan kompetisi pekerjaan menjadi
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Studi ini mengembangkan model terintegrasi yang menunjukkan bahwa CSR secara positif memengaruhi kinerja sosial perusahaan (praktik socio‑ekonomi danStudi ini mengembangkan model terintegrasi yang menunjukkan bahwa CSR secara positif memengaruhi kinerja sosial perusahaan (praktik socio‑ekonomi dan
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Posyandu Lansia “Sehat bahagia telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pengetahuan danKegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Posyandu Lansia “Sehat bahagia telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan
UMLUML Namun demikian, studi komprehensif tentang penelitian dan tren kolaborasi internasional dalam tema ini masih terbatas. Penelitian ini merupakan kajianNamun demikian, studi komprehensif tentang penelitian dan tren kolaborasi internasional dalam tema ini masih terbatas. Penelitian ini merupakan kajian
UMLUML RCSE yang tidak diimbangi dengan harga diri internal atau regulasi emosi yang baik memperparah konflik dalam relasi, menurunkan keintiman, dan menggangguRCSE yang tidak diimbangi dengan harga diri internal atau regulasi emosi yang baik memperparah konflik dalam relasi, menurunkan keintiman, dan mengganggu
ITEKES BALIITEKES BALI Fluktuasi kadar glukosa darah pasien (88–207 mg/dL) tercatat selama masa pengobatan, yang berpotensi. Madu terbukti meningkatkan kecepatan penyembuhanFluktuasi kadar glukosa darah pasien (88–207 mg/dL) tercatat selama masa pengobatan, yang berpotensi. Madu terbukti meningkatkan kecepatan penyembuhan
UNIBAUNIBA Penelitian ini menggunakan desain True Eksperimental dengan memberikan madu dan ekstrak etanol daun kelor dalam sediaan gel untuk mempengaruhi percepatanPenelitian ini menggunakan desain True Eksperimental dengan memberikan madu dan ekstrak etanol daun kelor dalam sediaan gel untuk mempengaruhi percepatan
MARANATHAMARANATHA 733). Penggunaan sari buah nanas(Ananas comosus) topikal mempercepat proses pembentukan jaringan granulasi dan proses reepitelisasi pada penyembuhan hewan733). Penggunaan sari buah nanas(Ananas comosus) topikal mempercepat proses pembentukan jaringan granulasi dan proses reepitelisasi pada penyembuhan hewan
Useful /
IWIIWI Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan in-house dalam meningkatkan kompetensi Widyaiswara di BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan,Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan in-house dalam meningkatkan kompetensi Widyaiswara di BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan,
MARANATHAMARANATHA Hasil penelitian menunjukkan selisih daya ledak otot 20 menit dengan sebelum penggunaan Kinesio Taping (196,62±150,67) watt lebih rendah daripada selisihHasil penelitian menunjukkan selisih daya ledak otot 20 menit dengan sebelum penggunaan Kinesio Taping (196,62±150,67) watt lebih rendah daripada selisih
MARANATHAMARANATHA Hal tersebut dapat dicegah dengan menjaga kestabilan volume dan keasaman saliva. Mengunyah permen karet yang mengandung xylitol bermanfaat untuk meningkatkanHal tersebut dapat dicegah dengan menjaga kestabilan volume dan keasaman saliva. Mengunyah permen karet yang mengandung xylitol bermanfaat untuk meningkatkan
MARANATHAMARANATHA Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian asam mefenamat dapat menurunkan efektivitas akupunktur dalam mengatasi nyeri radang karagenan kaki tikus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian asam mefenamat dapat menurunkan efektivitas akupunktur dalam mengatasi nyeri radang karagenan kaki tikus.