INSPIRAINSPIRA
INDOGENIUSINDOGENIUSTujuan: Mengetahui hasil penerapan senam kaki terhadap penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian studi kasus (case study). Hasil: Ada penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada Tn. P dari 154 mg/dl menjadi 141 mg/dl dan pada Ny. S dari 326 mg/dl menjadi 217 mg/dl. Kesimpulan: Penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan senam kaki selama 3 hari berturut-turut dalam waktu 15 menit, terjadi penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada kedua responden.
Ada perbedaan kadar glukosa darah sewaktu pada kedua responden sebelum dan sesudah dilakukan penerapan senam kaki selama 3 hari berturut-turut.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak responden dan waktu penerapan yang lebih lama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efek jangka panjang dari senam kaki terhadap kontrol kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe II. Selain itu, studi komparatif antara senam kaki dengan jenis latihan fisik lainnya juga dapat dilakukan untuk mengetahui manfaat spesifik dari senam kaki dalam pengelolaan diabetes mellitus tipe II. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami peran senam kaki dalam pengelolaan diabetes mellitus tipe II dan mengembangkan strategi intervensi yang efektif.
| File size | 766.07 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
EBSINAEBSINA Tujuan: Menilai efek teknik pernapasan dalam lambat terhadap skala nyeri pada ibu pasca‑SC di Ruang Jasmine Rumah Sakit Regional dr. Soediran MangunTujuan: Menilai efek teknik pernapasan dalam lambat terhadap skala nyeri pada ibu pasca‑SC di Ruang Jasmine Rumah Sakit Regional dr. Soediran Mangun
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Rendahnya tingkat kepatuhan terhadap pengobatan TB, terutama di kelompok masyarakat berisiko tinggi, menjadi tantangan utama dalam upaya pengendalian penyakitRendahnya tingkat kepatuhan terhadap pengobatan TB, terutama di kelompok masyarakat berisiko tinggi, menjadi tantangan utama dalam upaya pengendalian penyakit
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Program khitan massal menjadi pilihan efektif untuk menjangkau masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantungProgram khitan massal menjadi pilihan efektif untuk menjangkau masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Metode yang digunakan adalah pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui survei, observasi, FGD, dan penyuluhan dengan sasaran lima fokusMetode yang digunakan adalah pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui survei, observasi, FGD, dan penyuluhan dengan sasaran lima fokus
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Kegiatan edukasi tentang peningkatan pemberian ASI eksklusif dan nutrisi kepada orang tua balita perlu ditingkatkan untuk pencegahan pneumonia. BerdasarkanKegiatan edukasi tentang peningkatan pemberian ASI eksklusif dan nutrisi kepada orang tua balita perlu ditingkatkan untuk pencegahan pneumonia. Berdasarkan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Berdasarkan analisis Uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara sikap cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan penyakit scabies.Berdasarkan analisis Uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara sikap cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan penyakit scabies.
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan metode cross-sectional dilaksanakan pada bulan Maret s. d. September 2021, PopulasiJenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan metode cross-sectional dilaksanakan pada bulan Maret s. d. September 2021, Populasi
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER 004, sedangkan menggunakan uji kolmogorovo smirnove untuk faktor umur dengan hasil p value 1. 000 yang berarti tidak terdapat korelasi antara umur dengan004, sedangkan menggunakan uji kolmogorovo smirnove untuk faktor umur dengan hasil p value 1. 000 yang berarti tidak terdapat korelasi antara umur dengan
Useful /
EBSINAEBSINA Penurunan fungsi otak dapat menyebabkan penyakit seperti delirium, demensia, gangguan psikologis, dan gangguan neurologis. Terapi nonfarmakologis untukPenurunan fungsi otak dapat menyebabkan penyakit seperti delirium, demensia, gangguan psikologis, dan gangguan neurologis. Terapi nonfarmakologis untuk
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Implikasinya menuntut penguatan transparansi, koordinasi antar-lembaga, dan percepatan administrasi digital. Jika dijalankan konsisten, kebijakan ini diharapkanImplikasinya menuntut penguatan transparansi, koordinasi antar-lembaga, dan percepatan administrasi digital. Jika dijalankan konsisten, kebijakan ini diharapkan
EBSINAEBSINA Skor NRS pasien A menurun dari 4 menjadi 2, dan skor pasien S menurun dari 6 menjadi 3, yang menunjukkan pergeseran dari tingkat nyeri sedang ke ringan.Skor NRS pasien A menurun dari 4 menjadi 2, dan skor pasien S menurun dari 6 menjadi 3, yang menunjukkan pergeseran dari tingkat nyeri sedang ke ringan.
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Sumber data sekunder yang didapat berupa artikel jurnal bereputasi baik nasional maupun internasional dengan tema yang sudah ditentukan. Dalam penelitianSumber data sekunder yang didapat berupa artikel jurnal bereputasi baik nasional maupun internasional dengan tema yang sudah ditentukan. Dalam penelitian