UNIGAUNIGA

Jurnal PublikJurnal Publik

Tujuan penulisan artikel ini adalah membahas tentang pengaruh Implementasi Kebijakan Reforma Agraria Terhadap Manajemen Redistribusi Tanah dalam Mewujudkan Efektivitas Nilai Sertipikat Tanah pada Petani Badega di Kabupaten Garut. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode eksplanasi dengan teknik evaluasi dimana model ini menganalisis kausal efektual dengan meninjau hubungan rasional yang menganalisa hubungan sebab akibat antara Implementasi Kebijakan Reforma Agraria, Manajemen Redistribusi Tanah, dan Efektivitas Nilai Sertipikat Tanah. Lokasi penelitian dilakukan di lima Desa yang tersebat di tiga Kecamatan di Kabupaten Garut dengan jumlah responden sebanyak 93 orang. Pada pembahasan ini menunjukkan hasil bahwa Implementasi Kebijakan Reforma Agraria berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Redistribusi Tanah dan Efektivitas Nilai Sertipikat Tanah. Artikel ini berkesimpulan bahwa untuk mewujudkan Efektivitas Nilai Sertipikat Tanah dapat dilakukan dengan mengoptimalkan Implementasi Kebijakan Reforma Agraria serta Manajemen Redistribusi Tanah.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Implementasi Kebijakan Reforma Agraria berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Redistribusi Tanah dan Efektivitas Nilai Sertipikat Tanah pada petani Badega di Kabupaten Garut.Implementasi Kebijakan Reforma Agraria juga berpengaruh terhadap Manajemen Redistribusi Tanah, serta Manajemen Redistribusi Tanah berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Nilai Sertipikat Tanah.Dengan demikian, optimalisasi Implementasi Kebijakan Reforma Agraria dan Manajemen Redistribusi Tanah menjadi kunci untuk mewujudkan Efektivitas Nilai Sertipikat Tanah.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar Pemerintah Daerah, khususnya Kantor Pertanahan Kabupaten Garut, meningkatkan pengarahan dan pemahaman kepada petani Badega mengenai kebijakan reforma agraria. Selain itu, perlu adanya pendampingan dan pembinaan berkelanjutan dalam manajemen redistribusi tanah, termasuk membantu pembentukan struktur kepengurusan kelompok tani yang solid dan memberikan pelatihan sesuai keahlian petani. Selanjutnya, pemerintah perlu mempermudah akses permodalan bagi petani Badega untuk mengembangkan usaha pertanian mereka, baik melalui pinjaman dengan bunga rendah maupun program bantuan modal lainnya. Penelitian lanjutan dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi efektivitas nilai sertipikat tanah, seperti kepemimpinan, iklim organisasi, dan investasi permodalan, untuk memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif. Dengan demikian, program reforma agraria dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya petani, dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan serta ketahanan pangan di Kabupaten Garut.

  1. #partisipasi masyarakat#partisipasi masyarakat
  2. #implementasi kebijakan#implementasi kebijakan
Read online
File size627.51 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-2cM
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test