UKRIDAUKRIDA
Jurnal Kedokteran MeditekJurnal Kedokteran MeditekPada era milenium ini, ketergantungan individu pada gadget semakin meningkat. Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas menggunakan gadget berpengaruh pada angka kejadian kelainan refraksi dan sering dikaitkan dengan keluhan mata seperti mata lelah, kering, dan berair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik convenience sampling pada 106 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65 orang (61,3%) mengalami kelainan refraksi dan 41 orang (38,7%) tidak mengalami kelainan refraksi. Keluhan terbanyak adalah mata lelah dan gatal. Aktivitas responden dalam melihat gadget cukup tinggi, rata-rata 4-6 jam per hari. Didapatkan bahwa pemakaian gadget lebih dari dua jam, angka kejadian kelainan refraksi lebih tinggi dibandingkan jumlah responden yang tidak memiliki kelainan refraksi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar responden mengalami kelainan refraksi.Aktivitas pemakaian gadget pada responden cukup tinggi, terutama dalam rentang waktu 4-6 jam per hari.Terdapat hubungan antara durasi pemakaian gadget dengan angka kejadian kelainan refraksi, di mana responden yang menggunakan gadget lebih dari dua jam cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami kelainan refraksi.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap peningkatan angka kejadian kelainan refraksi pada mahasiswa, seperti faktor genetik, pola makan, dan lingkungan. Selain itu, penting untuk dilakukan studi intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata, misalnya melalui edukasi tentang penggunaan gadget yang bijak dan penerapan aturan 20-20-20 (setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik). Penelitian selanjutnya juga dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi atau perangkat lunak yang dapat membantu memantau durasi penggunaan gadget dan memberikan peringatan jika sudah melebihi batas waktu yang direkomendasikan, sehingga dapat mencegah terjadinya kelelahan mata dan potensi risiko kelainan refraksi.
| File size | 298.47 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSRATUNSRAT Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan dan persepsi masyarakat mengenai perbedaan antara obat tradisional dan obat modern di SulawesiPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan dan persepsi masyarakat mengenai perbedaan antara obat tradisional dan obat modern di Sulawesi
POLTEKTIARABUNDAPOLTEKTIARABUNDA Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa Politeknik Tiara Bunda terhadap antibiotika tergolong cukup yakni sebesar52,4%, 27,2%Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa Politeknik Tiara Bunda terhadap antibiotika tergolong cukup yakni sebesar52,4%, 27,2%
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Berdasarkan uji normalitas diperoleh hasil yang signifikan P>0,05 terdistribusi normal, uji homogenitas P>0,05 data statistik dengan menggunakan analysisBerdasarkan uji normalitas diperoleh hasil yang signifikan P>0,05 terdistribusi normal, uji homogenitas P>0,05 data statistik dengan menggunakan analysis
OJSOJS ) dan sirsak (Annona muricata) yang banyak digunakan secara tradisional. Daun sirsak dikenal memiliki potensi untuk membantu pengobatan kanker, menurunkan) dan sirsak (Annona muricata) yang banyak digunakan secara tradisional. Daun sirsak dikenal memiliki potensi untuk membantu pengobatan kanker, menurunkan
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Hal ini didasarkan pada keberadaan beberapa metabolit sekunder yang diketahui memiliki aktivitas biologis, termasuk antioksidan, antiinflamasi, antimikroba,Hal ini didasarkan pada keberadaan beberapa metabolit sekunder yang diketahui memiliki aktivitas biologis, termasuk antioksidan, antiinflamasi, antimikroba,
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Hasil pengujian sistem dengan metode black box menunjukkan kesesuaian 100%, sehingga sistem dapat memenuhi kebutuhan klinik secara optimal dan efisien.Hasil pengujian sistem dengan metode black box menunjukkan kesesuaian 100%, sehingga sistem dapat memenuhi kebutuhan klinik secara optimal dan efisien.
UMSBUMSB Ileus pasca operasi merupakan masalah utama dan sementara yang terjadi pada sekitar 25% pasien setelah operasi abdomen, ditandai dengan distensi abdomen,Ileus pasca operasi merupakan masalah utama dan sementara yang terjadi pada sekitar 25% pasien setelah operasi abdomen, ditandai dengan distensi abdomen,
ANTARBANGSAANTARBANGSA Pemasalahan yang dihadapi CV. Toga Nusantara dalam menjalankan kegiatan bisnisnya adalah belum optimalnya dukungan teknologi informasi sehingga seringkaliPemasalahan yang dihadapi CV. Toga Nusantara dalam menjalankan kegiatan bisnisnya adalah belum optimalnya dukungan teknologi informasi sehingga seringkali
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Aspek technology SISRUTE belum terbridging dengan Sistem Informasi Kesehatan lainnya, belum terciptanya integrasi data antara Puskesmas dengan Rumah sakit,Aspek technology SISRUTE belum terbridging dengan Sistem Informasi Kesehatan lainnya, belum terciptanya integrasi data antara Puskesmas dengan Rumah sakit,
STAIALAMISTAIALAMI Penerapan metode pengajaran, meliputi: (1) penerapan metode pengajaran serba guna, guru IPS kelas 10 mampu meningkatkan motivasi siswa kelas 10 untuk mengikutiPenerapan metode pengajaran, meliputi: (1) penerapan metode pengajaran serba guna, guru IPS kelas 10 mampu meningkatkan motivasi siswa kelas 10 untuk mengikuti
INTELEKMADANIINTELEKMADANI CMC 1% sebagai kontrol negatif, kelompok II, III, IV diberi ekstrak daun adam hawa dengan masing-masing konsentrasi 0,8% b/v, 1,6% b/v, dan 3,2% b/v. SedangkanCMC 1% sebagai kontrol negatif, kelompok II, III, IV diberi ekstrak daun adam hawa dengan masing-masing konsentrasi 0,8% b/v, 1,6% b/v, dan 3,2% b/v. Sedangkan
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Hasil menunjukkan bahwa ekstrak buah Pining konsentrasi 2%, 4%, dan 6% b/v mampu menurunkan kadar kolesterol total darah, namun efek terbaik dicapai padaHasil menunjukkan bahwa ekstrak buah Pining konsentrasi 2%, 4%, dan 6% b/v mampu menurunkan kadar kolesterol total darah, namun efek terbaik dicapai pada