STIKMKSSTIKMKS
Jurnal MitrasehatJurnal MitrasehatPengetahuan sangat dibutuhkan oleh setiap ibu agar dapat memberikan ASI dengan menyusui bayinya. Seorang ibu mungkin akan mengalami masalah ketika menyusui hanya karena tidak tahu cara-cara yang sebenarnya seperti kesalahan dalam memposisikan dan meletakkan bayi, mengakibatkan puting ibu menjadi lecet dan menimbulkan luka yang terkadang membuat ibu menjadi malas untuk menyusui, sehingga produksi ASI akan berkurang dan pada akhirnya bayi pun menjadi malas menyusu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum dengan cara menyusui di Rumah Sakit Ibu dan Anak Pertiwi Makassar.
Pengetahuan ibu post partum sebagian besar menunjukkan pengetahuan yang baik.Ibu post partum sebagian besar melakukan cara menyusui yang benar.Ada hubungan antara pengetahuan ibu post partum dengan cara menyusui.
Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan temuan ini dengan mengeksplorasi faktor-faktor lain secara mendalam, seperti kondisi psikologis dan sosial ibu. Sebuah studi dapat meneliti secara spesifik bagaimana tingkat stres pasca-melahirkan, kelelahan fisik, serta dukungan emosional yang diterima dari pasangan atau keluarga benar-benar memengaruhi keberhasilan seorang ibu dalam menerapkan cara menyusui yang benar, bahkan ketika pengetahuannya secara teoritis sudah baik. Selain itu, sangat menarik untuk membandingkan secara langsung pengalaman ibu yang baru pertama kali melahirkan dengan ibu yang sudah memiliki anak lebih dari satu. Penelitian komparatif ini bisa mengungkap apakah pengalaman praktis masa lalu membuat hubungan antara pengetahuan dan tindakan menyusui menjadi lebih kuat, atau justru menimbulkan kebiasaan yang kurang tepat yang sulit diubah. Terakhir, penting juga untuk mengevaluasi efektivitas dari berbagai metode pendampingan yang ada di fasilitas kesehatan. Sebuah penelitian intervensi baru bisa membandingkan mana yang lebih berdampak antara penyuluhan klasik di ruang rumah sakit, pendampingan intensif oleh konselor laktasi, atau bahkan program yang melibatkan kelompok dukungan sesama ibu, dalam membantu ibu mengatasi kesulitan praktis seperti puting lecet dan bayi yang enggan menyusu. Dengan demikian, program yang dibuat untuk ibu-ibu bisa lebih tepat sasaran, menyeluruh, dan benar-benar menjawab tantangan di lapangan.
| File size | 104.38 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Penelitian ini menggunakan 3 ekor kelinci yang dibuat luka bakar pada bagian punggungnya. Setiap punggung kelinci dibagi menjadi 3 area. Punggung kelinciPenelitian ini menggunakan 3 ekor kelinci yang dibuat luka bakar pada bagian punggungnya. Setiap punggung kelinci dibagi menjadi 3 area. Punggung kelinci
MALAHAYATIMALAHAYATI Dari hasil penyaringan, delapan artikel terpilih dianalisis menggunakan instrumen Joanna Briggs Institute untuk menilai kualitas dan metodologi. TemuanDari hasil penyaringan, delapan artikel terpilih dianalisis menggunakan instrumen Joanna Briggs Institute untuk menilai kualitas dan metodologi. Temuan
MALAHAYATIMALAHAYATI Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar yang mengukur beban kerja, burnout, dan pelaksanaan keselamatan maternal–neonatal. Analisis data dilakukanData dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar yang mengukur beban kerja, burnout, dan pelaksanaan keselamatan maternal–neonatal. Analisis data dilakukan
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari dengan jumlah peserta tujuh belas orang, menggunakan pendekatan 30 % teori dan 70 % praktek. Hasil pengolahanKegiatan ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari dengan jumlah peserta tujuh belas orang, menggunakan pendekatan 30 % teori dan 70 % praktek. Hasil pengolahan
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Ekstrak etanol kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) tidak dapat mencegah peningkatan kadar SGOT secara signifikan pada tikus yang diinduksi parasetamolEkstrak etanol kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) tidak dapat mencegah peningkatan kadar SGOT secara signifikan pada tikus yang diinduksi parasetamol
INTELEKMADANIINTELEKMADANI ) memberikan efek diuretik terhadap mencit jantan (Mus musculus). Pemberian Ekstrak Kulit Buah Mentimun pada Dosis 300 mg/KgBB menunjukkan efek diuretic) memberikan efek diuretik terhadap mencit jantan (Mus musculus). Pemberian Ekstrak Kulit Buah Mentimun pada Dosis 300 mg/KgBB menunjukkan efek diuretic
ITKESWHSITKESWHS Maka tak heran jika banyak masyarakat mengalami gangguan mental seperti rasa kekhawatiran yang berlebihan di tengah pandemi penyakit yang ditimbulkan olehMaka tak heran jika banyak masyarakat mengalami gangguan mental seperti rasa kekhawatiran yang berlebihan di tengah pandemi penyakit yang ditimbulkan oleh
JQWHJQWH Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pre-test and post-test with control group. Sampel dalam penelitian ini 30 orang ibu hamil,Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pre-test and post-test with control group. Sampel dalam penelitian ini 30 orang ibu hamil,
Useful /
STAIALAMISTAIALAMI Penerapan pengelolaan kelas, meliputi: (1) pengelolaan tempat duduk dan alat pengajaran, guru sudah pandai memberantas kesalahpahaman siswa kelas 10, (2)Penerapan pengelolaan kelas, meliputi: (1) pengelolaan tempat duduk dan alat pengajaran, guru sudah pandai memberantas kesalahpahaman siswa kelas 10, (2)
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Dalam hal ini, dilakukan pengujian terhadap 15 ekor tikus putih jantan yang dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok I diberi Na. CMC 1% sebagai kontrol negatif,Dalam hal ini, dilakukan pengujian terhadap 15 ekor tikus putih jantan yang dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok I diberi Na. CMC 1% sebagai kontrol negatif,
JQWHJQWH Kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche memerlukan adanya dukungan dari keluarga dan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pemahaman sertaKesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche memerlukan adanya dukungan dari keluarga dan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pemahaman serta
UNIVMEDUNIVMED o). Setiap kelompok diinduksi dengan 0,2 ml CFA (1 mg/ml) pada hari ke-1 dan diberikan injeksi booster dengan 0,1 ml CFA (1 mg/ml) pada hari ke-5. Ekstrako). Setiap kelompok diinduksi dengan 0,2 ml CFA (1 mg/ml) pada hari ke-1 dan diberikan injeksi booster dengan 0,1 ml CFA (1 mg/ml) pada hari ke-5. Ekstrak